Beranda blog Halaman 3

Polrestabes Tangkap 4 Pemain “Becak Hantu,” 1 Ditembak

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap empat kawanan maling menggunakan becak bermotor dalam penyergapan di dua lokasi berbeda.

Bahkan, 1 dari 4 kawanan maling yang aksinya sempat viral di Media sosial (Medsos) itu terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri dan melawan petugas saat akan dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti kejahatannya.

Adapun ke empat kawanan maling yang terkenal dengan istilah “Becak Hantu” ini masing-masing berinisial ASP alias Toni (17) warga Jalan Cendrawasih, Elang II Ujung, Kelurahan Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, A alias Lulu (21) warga Jalan Pasar I, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deliserdang.

Lalu, 2 rekan wanitanya yakni HP (28) warga Jalan Elang II, Kelurahan Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, dan LS (40) warga Jalan Asrama Kodam, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

“Ke empat kawanan maling ini kita bekuk Sabtu (26/9) sekira Pukul 13.00 WIB dan pukul 16.00 WIB dari Jalan Pasar I, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, dan di Jalan Pasar VIII, Kecamatan Helvetia, Kabupaten Deliserdang,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, Selasa (29/9).

Kawanan maling dengan sasaran sepeda motor ini, Martuasah menerangkan terakhir beraksi di Jalan Alamanda Raya, Komplek Permai Siantar Martoba, Kota Medan.

Di rumah milik Dina Triana (42), para tersangka berhasil membawa kabur 2 unit sepeda motor Honda Beat warna merah BK 2341 WAP dan sepeda motor Honda Beat warna Hitam BK 2885 ABE yang diparkirkannya di garasi rumahnya tersebut.

“Para pelaku membawa kabur sepeda motor milik korbannya dengan cara merusak gembok gerbang pintu rumah korban. Selanjutnya kasus inipun dilaporkannya ke Polrestabes Medan,

Dari laporan korban, Martuasah mengungkapkan petugas berhasil membekuk tersangka A alias Lulu dari Jalan Pasar I, Desa Tambak Rejo Tanah Garapan, Kecamatan Medan Tembung, Kabupaten Deliserdang.

Dari pengakuan tersangka A alias Lulu inilah, sambung Martuasah, ke tiga tersangka lainnya yakni ASP alias Toni, HP dan LS berhasil diciduk dari kawasan Pasar VIII, Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang, dapat diamankan.

Namun, pada saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti hasil curiannya, tersangka A alias Lulu malah melawan petugas dan berusaha kabur. Sehingga dilakukan upaya paksa dengan cara menembak kakinya.

“Saat diinterogasi para tersangka sudah 18 kali beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Adapun barang bukti yang disita dari para tersangka berupa 2 unit kunci letter Y dan Letter L, 6 unit anak kunci letter T, 1 unit magnet kunci, 4 unit handphone, 1 unit gunting potong, 2 buah jaket merah dan biru, 1 unit rice cooker dan rekaman CCTV dari medsos,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Laporan Kliennya Diproses, Razman Arif Apresiasi Kapolda

Dr H. Razman Nasution SH SAg MA (PhD) /ist

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus dugaan pelanggaran perjanjian kerjasama antara pemegang saham tempat hiburan di kawasan Central Bisnis District (CBD) Polonia Blok G 50 Medan telah diproses oleh Polisi Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Menanggapi hal tersebut, Dr H Razman Nasution SH SAg MA (PhD) selaku kuasa hukum pelapor mengapresiasi Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin, atas proses yang telah dilakukan terhadap laporan kliennya.

“Terimakasih kepada penyidik Polda Sumut yang telah memanggil klien saya sebagai saksi pelapor, semoga secepatnya dilakukan gelar perkara,” Kata Razman Kepada Waspada Online, Selasa (29/9).

Baca juga: Terkait Laporan di Poldasu, Razman Nasution: Penyidik Harus Profesional

Sesuai Peraturan Kapolri No. 14 Tahun 2012, selain gelar perkara biasa ada juga gelar perkara khusus, Gelar perkara khusus ini bertujuan merespons laporan dari pihak yang berperkara atau penasihat hukumnya, dan itu dilakukan setelah ada perintah dari atasan penyidik.

“Kalau gelar perkara khusus dilakukan saya akan hadir, saya juga meminta kepada para penyidik agar secepatnya memanggil terlapor dan oknum notaris yang diduga ikut terlibat,” ucapnya.

Baca juga: Razman: Klien Sya Laporkan HK ke Poldasu

Diberitakan sebelumnya, Sugianto Alex, Suwanto dan Willy melaporkan rekannya HR Bersama Oknum Notaris ke Polda Sumut atas dugaan pelanggaran kerjasama dengan nomor LP: STTLP/1688/IX/2020/SUMUT/SPKT “I” tertanggal 5 September 2020. (wol/man/data2)

Editor: Agus Utama

iklan

Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr Siap Hadapi Gugatan Tommy

Ilustrasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Kepengurusan Partai Berkarya pimpinan Muchdi Purwopranjono (Muchdi Pr) menyatakan siap menghadapi gugatan yang dilayangkan kubu Hutomo Mandala Putra atau dikenal Tommy Soeharto.

Tommy menggugat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly, terkait keputusan pengesahan kepengurusan Partai Berkarya kubunya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

“Yang digugat kan menteri, pada dasarnya kami siap saja, kan ini saling terkait, menteri keluarkan SK berdasarkan hasil Musyawarah Nasional Luas Biasa yang kami laksanakan,” kata Sekretaris Jenderal Partai Berkarya pimpinan Muchdi Pr, Badaruddin Andi Picunang, pada Senin (28/9).

Dia menerangkan bahwa gugatan yang terdaftar di PTUN Jakarta ini merupakan gugatan ketiga yang dilayangkan kubu Tommy terkait keputusan pengesahan kepengurusan Partai Berkarya kubunya.

Badaruddin mempertanyakan mengapa petitum yang dituangkan dalam tiga gugatan tersebut sama.

“Kami mempertanyakan, karena ini gugatan ketiga, gugatan pertama sejak 16 Agustus sudah masuk, gugatan pertama, kedua, dan ketiga itu petitumnya sama, penuntutannya sama, cuma orang yang menggugat diwakilkan atas nama Tommy atau partai,” ucap Badaruddin.

Tommy secara resmi telah melaporkan Yasonna ke PTUN soal pengesahan kepengurusan Partai Berkarya di bawah Muchdi. Gugatan itu teregister pada 21 September lalu dengan nomor perkara 182/G/2020/PTUN.JKT.

Dalam gugatannya, Tommy meminta majelis hakim PTUN Jakarta mengabulkan gugatannya. Putra Presiden RI ke-2 itu juga meminta keputusan Menkumham RI Nomor M. HH-16.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran rumah Tangga Partai Beringin Karya (Berkarya) tertanggal 30 Juli 2020, dinyatakan tidak sah dan dibatalkan.

Selanjutnya, mewajibkan tergugat untuk mencabut Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH- 16. AH. 11. 01 Tahun 2020 dan Nomor M. HH- 17. AH. 11. 01 Tahun 2020. Mewajibkan tergugat untuk merehabilitasi kedudukan, harkat dan martabat penggugat seperti semula.

Pemeriksaan persiapan gugatan Tommy kepada Yasonna ini bakal bakal digelar PTUN Jakarta pada Selasa 29 September 2020 mendatang. “Saya siap menghadapi gugatan tersebut dan akan mengikuti semua prosedur hukum yang berlaku,” kata Yasonna dalam keterangannya. (cnnindonesia/ags/data2)

iklan

Highlight PSMS: Datangkan Pemain Anyar, Gomes Optimis, Liga 2 Tertunda

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, Waspada.co.id – Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020, PSMS Medan terus menjadi sorotan dengan sejumlah pemberitaan. Di antaranya, Ayam Kinantan mendatangkan sejumlah pemain anyar dari Liga 1, pelatih Gomes de Oliviera optimis mengarungi Liga 2 hingga Polri tidak memberikan izin keramaian kelanjutan kompetisi.

1. Ayam Kinantan Datangkan Pemain Anyar
PSMS resmi menambah amunisi baru di era kepelatihan Gomes de Oliveira. Manajemen resmi mengontrak Imanuel Wanggai dan OK John pada Senin (21/9) lalu. Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, menyebutkan kedua pemain resmi dikontrak hingga Desember mendatang.

Sepekan kemudian, giliran Silvio Escobar didatangkan dari Tira Persikabo dengan status pinjaman. Setibanya di Medan, Escobar bahkan langsung latihan bersama Rachmad Hidayat cs di Stadion Kebun Bunga Medan.

Deal! Silvia Escobar Jadi Amunisi Anyar PSMS

2. Gomes Optimis Arungi Liga 2
Dengan sejumlah pemain anyar yang didatangkan, PSMS Medan memiliki kepercayaan diri tinggi mengarungi Liga 2 Indonesia musim ini. Hal ini dikemukakan pelatih PSMS, Gomes de Oliviera.

De Oliviera mengatakan skuad Ayam Kinantan ini memiliki persiapan yang matang dan materi solid di tiap lini. Dengan begini, semua pihak mulai pengurus, manajemen, tim pelatih, pemain, dan fans harus optimis Legimin Raharjo cs bisa bersaing di Liga 2.

“Di sisa waktu yang ada, tentu semuanya harus dioptimalkan, mulai dari fisik mental dan lainnya,” katanya.

Miliki Materi Bagus, PSMS Optimis Arungi Liga 2

3. Liga 2 Tertunda Izin Polri
Kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020 yang rencananya bakal dimulai pada Oktober mendatang terancam batal. Pasalnya, Polri tidak mengeluarkan izin keamanan. Terkait hal ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengaku kecewa karena sejak awal permasalahan tidak diantisipasi.

“Kami saja estimasinya, kalau dihitung mulai Januari hingga Desember mendatang sudah mengalami kerugian Rp10 miliar. Kalau begini, mau bagaimana, siapa yang bertanggung jawab?” tanyanya.

Polri Tak Izinkan Kompetisi Bergulir, Ini Kata Manajemen PSMS

(wol/ari/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

iklan

Kabaharkam Perkenalkan Smart Helmet KC Wearable

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memperkenalkan Smart Helmet KC Wearable.

Perkenalan helm smart ini dilakukan saat Kabaharkam datang ke Mapolda Sumut dalam agenda kunjungan kerja, Selasa (29/9).

Didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Kabaharkam langsung menggunakan helm smart mengecek suhu tubuh setiap personil yang berada di Mapolda Sumut.

“Itu ada yang suhunya 35 C, 36 C,” ucap Agus saat menggunakan helm canggih berwarna hitam tersebut.

Diketahui, Smart Helmet KC Wearable berfungsi sebagai pendeteksi suhu setiap orang yang beraktivitas di luar dalam upaya pencegahan Covid-19. Selain itu, helm canggih ini juga berfungsi melacak setiap para pelaku tindak kejahatan yang menjadi burononan (DPO).

Kabagdalops Roops Polda Sumut, AKBP Hilman Wijaya, menyebutkan Smart Helmet KC Wearable ini dibeli sebanyak 20 unit dari Negara Tiongkok. Nantinya, helm ini akan digunakan personil mengecek suhu tubuh setiap orang yang beraktifitas di luar rumah.

“Jadi, personil tidak perlu menggunakan alat suhu (termometer-red). Sebab dengan menggunakan helm smart kc wearable sudah bisa mengecek suhu tubuh setiap orang melalui kamera yang telah dipasang di helm,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Eks Manajer Kampanye Trump Nyaris Bunuh Diri, Ini Dugaan Motifnya

Mantan Manajer kampanye Trump, Brad Parscale (AFP Photo)

Waspada.co.id – Mantan manajer kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Brad Parscale dilaporkan nyaris bunuh diri. Istri Brad melaporkan kejadian itu pada polisi, Minggu (27/9).

Polisi menjelaskan bahwa Brad memiliki 10 pucuk senjata api. Brad diduga memukul istrinya hingga mengancam akan melukai dirinya sendiri.

Dalam video bodycam polisi, istri Brad bernama Candice, terlihat di luar rumah dengan bikini dan handuk mengatakan sang suami “bertingkah gila” dan memasukkan pistol.

“Saya melihatnya membuka tirai di halaman depan dan dia menutupnya dan saya mendengar apa yang saya pikir adalah tembakan,” kata polisi dikutip dari AFP, Selasa (29/9).

Rekaman itu menunjukkan Brad muncul dari rumah dengan bertelanjang dada dan memegang kaleng bir. Brad pun ditangkap oleh polisi, dijatuhkan ke tanah lalu diikat dengan borgol saat dia berulang kali mengatakan “Saya tidak melakukan apa-apa.”

Laporan polisi menyatakan Brad tampak mabuk. Menurut sang istri, Brad belakangan menjadi pribadi yang penuh kekerasan.

“Saya melihat beberapa luka memar berukuran besar di kedua lengan, pipi dan dahinya,” tulis Detektif Steven Smith dalam laporan tersebut.

Smith lalu bertanya kepada istri Brad mengenai beberapa luka memar di tubuhnya.

“Ketika saya bertanya bagaimana dia menerima memar itu, (dia) menyatakan bahwa Brad Parscale memukulnya,” ucap Smith.

Brad Parscale dipecat pada bulan Juli, empat bulan jelang pilpres. Dia diberhentikan tak lama setelah kampanye Trump di Tulsa, Oklahoma dikritik karena penampilannya yang buruk.

Kendati demikian, Brad tetap menjadi anggota senior tim kampanye capres petahana itu.

Kampanye Trump di Tulsa juga kena prank fans K-Pop dan pengguna TikTok. Jutaan orang sudah mendaftar, namun mereka adalah fans K-Pop dan pengguna Tiktok. Banyak dari mereka yang mendaftar tapi tidak datang, sehingga jumlah peserta yang hadir jauh dari harapan. (cnn/data2)

iklan

Polri Tak Izinkan Kompetisi Bergulir, Ini Kata Manajemen PSMS

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, Waspada.co.id – Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020 yang rencananya bakal dimulai pada Oktober mendatang terancam batal. Pasalnya, Polri tidak mengeluarkan izin keamanan.

Setidaknya, ada tiga alasan Polri tidak memberikan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, salah satu alasannya dikarenakan situasi pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat.

“Terkait Liga Indonesia Baru 1 dan 2 yang akan dilaksanakan mulai Oktober 2020, Polri tidak mengeluarkan izin keramaian,” kata Argo, Senin (28/9) malam.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengaku kecewa karena sejak awal permasalahan seperti ini tidak diantisipasi. Disebutkan, klub-klub terutama Liga 2 termasuk PSMS mengalami kerugian besar.

“Kami saja estimasinya, kalau dihitung mulai Januari hingga Desember mendatang sudah mengalami kerugian Rp10 miliar. Kalau begini, mau bagaimana, siapa yang bertanggung jawab?” Tanya pria yang akrab disapa King ini, Selasa (29/9).

Dikatakan, untuk mengambil sikap atas kebijakan Polri tersebut, seluruh klub Liga 1 dan Liga 2 bersama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah rapat virtual kemarin malam. Salah satu poinnya bahwa tanggung jawab akan diambil alih oleh Kemenpora.

“Makanya harus kita kawal ini bagaimana keputusannya nanti. Saya, secara pribadi, berharap PSSI dan PT LIB cepat mengambil keputusan. Kalau bisa, satu dua hari ini sudah ada keputusannya,” serunya berharap apapun keputusan PSSI dan PT LIB tidak merugikan klub.

“Kalau saya maunya, kontrak yang ada saat ini berlanjut. Namun pembayaran gaji dilanjutkan begitu kompetisi tahun depan dimulai. Jadi nggak ada lagi uang muka dan lainnya. Kalau begini, sponsor pun berlarian semua lah,” tambahnya agak kecewa.

Diakui, kalau memang kompetisi resmi terhenti, maka para pemain, tim pelatih, dan ofisial Ayam Kinantan termasuk klub lain yang akan menjadi korbannya.

“Karena untuk PSMS sendiri, jika memang kompetisi terhenti, maka pembayaran gaji untuk Oktober lah terakhir. Artinya, mereka tidak akan menerima gaji lagi sampai kompetisi dimulai,” tutup King. (wol/ari/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

iklan

Pilkada Serentak 2020, KPU Usul Terapkan Kotak Suara Keliling

Ilustrasi (WOL Photo)
agregasi

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin kerahasiaan apabila pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, menerapkan tahapan pemungutan suara dengan metode Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan kotak suara keliling (KSK). Usulan ini ditawarkan dalam rangka mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan, metode ini yang harus dilakukan agar menjamin kerahasiannya adalah dengan cara menguatkan fungsi pengawasan, dari sejumlah pihak kepada petugas yang membawa kotak suara tersebut.

“Petugas yang membawa KSK diawasi oleh pengawas TPS, disaksikan saksi-saksi calon,” kata Pramono saat dihubungi wartawan, Senin (28/9/2020).

Dia melanjutkan, pemilih baru diberikan surat suara saat petugas KSK mengunjungi. Sehingga, surat suara yang dicoblos adalah surat suara yang masih utuh.

“(Dan) mencoblosnya secara rahasia (tertutup), tetapi bisa disaksikan oleh KPPS, pengawas, maupun sanksi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19, kata dia, para petugas KSK juga tetap menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, sarung tangan, pelindung wajah (face shield), dan juga membawa pembersih tangan (hand sanitizer).

Pramono menyebut, cara ini juga sudah pernah diterapkan pada saat tahapan Pilkada beberapa waktu lalu.

“Perlengkapan yang sama pernah dipakai PPS saat verifikasi faktual dukungan paslon perseorangan. Juga dipakai oleh PPDP saat melakukan coklit,” tuturnya.

“Dan dari dua tahapan itu terbukti pelaksanaan tahapan berjalan aman, sehat, tidak terjadi penularan covid-19,” kata dia melanjutkan.

Kendati demikian, jika ingin menerapkan metode TPS dan KSK ini dalam Pilkada 2020, maka dibutuhkan adanya perubahan dari undang-undang. Dalam hal ini, melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

“Kalau soal Perppu, tentu KPU hanya sebatas mengusulkan. Karena kewenangan ada di pihak lain,” pungkasnya.

iklan

Kegembiraan Luar Biasa Diogo Jota

foto: twitter

LIVERPOOL, Waspada.co.id – Juara bertahan Liverpool berhasil mengandaskan Arsenal pada lanjutan Liga Premier di Anfield, Selasa (29/9). Tertinggal lebih dulu, The Reds mampu bangkit untuk menang 3-1.

Tim asuhan Jurgen Klopp mampu tampil dominan, namun harus kebobolan terlebih dulu di menit 25 dari Alexandre Lacazette. The Reds membalikkan keadaan sebelum babak pertama berakhir lewat gol Sadio Mane dan Andrew Robertson.

Liverpool melengkapi kemenangannya dengan gol striker anyar Diogo Jota. Masuk di babak kedua dan melakoni debut kandang di Anfield, striker asal Uruguay mencetak gol di menit 88. Tambahan tiga angka mengantarkan The Reds berada di peringkat ketiga dengan sembilan poin.

Sadio Mane cs kalah selisih gol dari Leicester City di puncak klasemen. Sebaliknya, The Gunners kini menempati posisi kelima klasemen hasil mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan musim ini.

“Ini adalah perasaan yang luar biasa, saya hanya berharap stadion bisa penuh tetapi saya senang untuk memastikan kemenangan tim dan mendapatkan hasil,” ungkap Jota.

“Dalam sepakbola, Anda terkadang ingin mencetak gol, terkadang Anda meleset dan Anda harus percaya bahwa Anda akan mencetak gol dan untungnya saya melakukannya,” sebutnya. (wol/aa/sky/ls/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

iklan

Warga Sipil Jadi Korban, Erdogan Desak Armenia Angkat Kaki dari Nagorny-Karabakh

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (AFP/Adem Altan)

Waspada.co.id – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Armenia segera menarik diri dari Nagorny-Karabakh. Seruan itu dilontarkan Erdogan setelah bentrokan mematikan pecah di sepanjang perbatasan wilayah Azerbaijan yang memisahkan diri itu.

“Waktunya untuk mengakhiri krisis di kawasan, yang dimulai dengan pendudukan Nagorny Karabakh,” kata Erdogan, Senin (28/9) seperti dikutip dari AFP.

Menurut dia, kawasan itu akan kembali damai setelah Armenia angkat kaki dari wilayah yang didudukinya.

Armenia dan Azerbaijan terlibat dalam sengketa wilayah Nagorny-Karabakh selama beberapa dekade. Mereka berperang pada awal 1990-an yang merenggut 30 ribu nyawa.

Turki mendukung Azerbaijan dan secara historis memiliki hubungan buruk dengan Armenia.

Erdogan menyalahkan Armenia karena memulai eskalasi baru. Dia menuduh Amerika Serikat, Rusia serta Prancis yang tergabung dalam “Grup Minsk” gagal menangani konflik tersebut.

“Mereka tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut,” kata Erdogan. “Sekarang Azerbaijan harus mengatasi sendiri masalah ini.”

Nagorny-Karabakh merupakan bagian wilayah Azerbaijan yang dihuni oleh mayoritas etnis Armenia. Sejarah konflik dua pihak yang berada di wilayah Kaukasus ini sudah terjadi sejak perang Nagorno-Karabakh pada 1980 hingga 1994.

Usai keruntuhan Uni Soviet, wilayah ini memproklamasikan kemerdekaannya pada 1991. Namun, itu tak diakui dunia internasional. Referendum kemudian dilakukan pada 2017 dengan mayoritas mendorong kemerdekaan.

Negara-negara besar pun kembali tak mengakui hasilnya. Hanya kepada Armenia Karabakh bergantung.

Perundingan berlarut-larut yang dimediasi negara-negara besar hingga kini tetap tak menemui hasil signifikan. Gencatan senjata antara Karabakh dengan Azerbeijan terakhir terjadi pada 1994.

Sementara itu korban tewas perang terbaru antara Armenia dengan Azerbaijan terus bertambah.

Kementerian Pertahanan Karabakh pada Senin malam mengatakan sedikitnya 26 tentara mereka tewas, sehingga totalnya 84.

Jumlah korban tewas secara keseluruhan meningkat menjadi 95, termasuk 11 warga sipil, sembilan di Azerbaijan dan dua di pihak Armenia. (cnn/data2)

iklan