Beranda blog Halaman 2

Arsenal Sudah Pasti Kehilangan Gelar Piala FA

foto: southampton

Southampton, Waspada.co.id – Arsenal dipastikan gagal mempertahankan gelar juara Piala FA, setelah tersingkir di babak keempat. The Gunners tersingkir karena dikalahkan Southampton 0-1 di St Mary’s Stadium, Sabtu (23/1) malam.

Mirisnya, tim asuhan Mikel Arteta harus mengubur impian juara akibat pemainnya sendiri. Menit 24, umpan Walker Peters dari sisi samping pertahanan tim tamu mengarah ke depan mulut gawang Bernd Leno.

Bola meluncur deras dan mengenai kaki Gabriel. Sial bagi Meriam London karena bola berubah arah dan masuk ke gawangnya sendiri. Tertinggal, Arteta memasukkan Alexandre Lacazette, Thomas Partey, dan Bukayo Saka.

Sayang, hingga peluit panjang dibunyikan gol tak kunjung datang dan Arsenal tersingkir dari persaingan Piala FA musim ini. (wol/aa/ls/d2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

iklan

Erick Thohir Ketua MES Pusat Terpilih, Aminullah: Semoga MES Bangkit

foto: istimewa

Banda Aceh, Waspada.co.id – Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) V yang dilakukan secara online dari Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021.

Ketua Umun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh H Aminullah Usman pun mengikuti acara tersebut di Pendopo Wali Kota Banda Aceh bersama pengurus lainnya via zoom.

Turut hadir, Kepala BI Perwakilan Aceh Achris Sarwani, Sekum MES Aceh Sugito, Dirut Mahirah Muamalah T Hanansyah dan para pengurus MES lainnya.

Munas merupakan forum tertinggi yang diselenggarakan secara rutin setiap 3 (tiga) tahun bertujuan untuk mengambil keputusan strategis organisasi, penyempaian laporan pertanggungjawaban dan evaluasi program kerja, serta memilih Ketua Umum MES untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Acara Munas tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pembina MES yang juga Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin.

Dalam sambutannya KH Ma’ruf Amin menyampaikan acara Munas ini menjadi catatat untuk menguatkan kembali tali silaturrahmi antar pengurus MES. “Selain itu kami mengucapkan terimakasih kepada ketua pusat, pengurus wilayah yang selama ini telah berkontribusi dalam mewujudkan ekonomi nasional,” katanya.

Usia 20 tahun merupakan momentum untuk repleksi terhadap pencapaian kinerja MES. “Apa yang sudah dicapai, apa yang belum dicapai, dan menyusun strategi besar untuk mewujudkan ekonomi nasional,” ungkap KH Ma’ruf Amin.

Tujuan bernegara untuk peningkatan ekonomi nasional, sebab itu diperlukan sistem ekonomi yang baik, rasional bagi masyarakat, bukan eklusif tapi universal. “Untuk itu perlu dukungan dan komitmen yang sungguh-sungguh dari MES agar cepat dalam mendukung perekonomian nasional,” ungkapnya.

Di akhir acara diumumkan, Erick Thohir yang juga Menteri BUMN sebagai Ketua Umum PP MES terpilih periode 2021-2024.

Ketua Umun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Aceh H Aminullah Usman pun mengucapkan selamat. “Alhamdulillah. Selamat dan sukses kepada Erick Thohir Menteri BUMN sebagai Ketua Umum PP MES terpilih periode 2021-2024. Semoga MES semakin jaya dan berkibar dengan gemilang. Aamiin ya Allah,”ucapnya.

Selain itu Aminullah mengajukan, kedepan Aceh bisa menjadi tuan rumah Munas VI.” Saya berharap Munas selanjutnya dapat dilaksanakan di Aceh. Semoga dapat diterima oleh MES Pusat” harapnya. (bandaacehkota/ags/d2)

iklan

4 Penyebab Make Up Wanita Tampak Tua

foto: ist

Waspada.co.id – Make up merupakan salah satu hal yang dibutuhkan untuk menunjang penampilan wanita agar semakin menarik. Tak hanya sekedar untuk tampak good looking, banyak wanita mengaku dengan menggunakan make up, rasa percaya diri sang wanita semakin bertambah. Belakangan sudah banyak beauty vlogger yang memberikan tips dan referensi tentang berbagai produk make up dan penggunaannya.

Namun, bagaimana jika ternyata make up yang digunakan kurang tepat dan justru membuat wajah tampak tua? Untuk menghindari hal tersebut, yuk kenali 4 jenis kesalahan dalam make up yang harus kamu hindari agar tak tampak tua!

1. Memenuhi kelopak mata dengan eyeshadow berwarna gelap

Menggunakan eyeshadow berwarna gelap membuat tampilan make up menjadi lebih chic. Namun, jika menggunakannya di seluruh kelopak mata akan membuat wajah terlihat semakin tua. Jika kamu memang ingin membuat riasan nuansa gelap pada mata, lebih baik letakkan di bagian luar mata ya!

2. Terlalu banyak memakai Concealer

Wanita yang sudah paham make up biasanya ingin terlihat efek matte di wajah sebagai hasil akhir make up. Namun perlu diketahui, penggunaan concealer yang berlebihan justru membuat keriput atau garis mata halus akan lebih terlihat. Jadi, pakai concealer secukupnya ya!

3. Aplikasi Maskara di bulu mata bawah yang terlalu tebal

Kembali pada soal keriput, penggunaan maskara yang terlalu tebal di bawah mata akan membuat orang lain tertarik untuk memperhatikan riasan kamu. Alhasil, keriput halus pada bagian mata akan semakin terlihat. Jadi, gunakan maskara sebutuhnya saja ya!

4. Blush on terlalu tebal

Menggunakan blush on tentu membuat warna wajah semakin bersinar dan menarik. Namun jika berlebihan, wajah kamu akan terlihat menor dan tampak tua. Akan lebih baik jika kamu mengenakan blush on dengan warna pucat.

Bagaimana? Apakah keempat hal di atas pernah kamu lakukan? Yuk dihindari ya agar hasil akhir make up kamu semakin menarik dan tidak tampak tua ya.. (grid.id/d2)

Sumber berita : https://www.grid.id/read/042522777/wajah-malah-terlihat-lebih-tua-4-kesalahan-makeup-ini-sebaiknya-dihindari-ya?page=2
Sumber foto : istimewa

tips make up, tips kecantikan, kesalahan dalam make up

tips make up, tips kecantikan, kesalahan dalam make up, ini 4 kesalahan dalam make up, hindari kesalahan dalam make up ini, hal yang tak boleh dilakukan saat make up, pakai maskara di bulu mata bawah, pakai maskara di bulu mata bawah jangan terlalu tebal, pakai concealer jangan terlalu banyak, tips pakai concealer, perhatikan saat pakai concealer, pakai blush on secukupnya, tips pakai blush on, jangan berlebihan pakai blush on, kenapa harus pakai blush on warna pucat, terlalu tebal pakai blush on membuat make up tampak tua, eyeshadow, pakai eyeshadow gelap secukupnya, eyeshadow gelap buat make up tampak tua, tips paka eyeshadow, ini tips agar make up tak tampak tua, tips agar make up menarik, wanita pakai make up, wanita dan make up

iklan

KPAI Sebut Siswi Dipaksa Berjilbab di Padang Pelanggaran HAM

foto: ist

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menyebut kasus intoleransi yang terjadi di SMKN 2 Padang, Sumatera Barat, termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Dia menegaskan bahwa peserta didik tidak boleh dipaksa mencopot maupun mengenakan maupun jilbab seperti yang dialami siswi nonmuslim di SMKN 2 Padang.

“Aturan sekolah seharusnya berprinsip pada penghormatan terhadap HAM dan menjunjung nilai-nilai kebangsaan, apalagi di sekolah negeri. Melarang peserta didik berjilbab jelas melanggar HAM, namun memaksa peserta didik berjilbab juga melanggar HAM,” kata Retno lewat siaran pers, Sabtu (23/1).

Retno juga menyebut tindakan itu melanggar prinsip keberagaman di tanah air. Padahal dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 tahun 2014 tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah sudah jelas diatur bahwa tidak ada kewajiban model pakaian kekhususan agama tertentu menjadi pakaian seragam sekolah.

KPAI, kata Retno, mendesak agar Kemendikbud melakukan sosialisasi peraturan itu terhadap para tenaga pendidik di seluruh penjuru tanah air.

Dirinya juga meminta Peraturan Menteri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan lebih disosialisasikan secara masif.

“Sekolah negeri adalah sekolah pemerintah, yang siswanya beragam atau majemuk. Oleh karena itu, sekolah negeri harusnya menyemai keberagaman, menerima perbedaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai HAM,” jelasnya.

Retno lalu mengajak kepada para orang tua peserta didik untuk berani bersuara dan mendidik anak-anaknya juga untuk berani bersuara ketika mengalami kekerasan di sekolah, baik kekerasan fisik, kekerasan seksual maupun kekerasan fisik.

“Salah satu cara menghentikan kekerasan adalah dengan bersuara,” katanya.

Sebelumnya, seorang siswi kelas X SMKN 2 Padang Jeni Cahyani menolak menggunakan jilbab sesuai peraturan sekolah. Hal itu berujung pemanggilan wali murid Jeni ke sekolah.

Dalam video yang viral tampak pihak sekolah dan wali murid beradu argumen soal penggunaan jilbab di sekolah. Kepala SMKN 2 Padang, Rusmadi kemudian menyampaikan permintaan maaf usai kasus sudah menjadi sorotan publik.

“Saya menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dari jajaran serta Bidang Kesiswaan dan Bimbingan Konseling dalam penetapan aturan dan tata cara berpakaian siswi,” kata Rusmadi. (wol/cnnindonesia/ari/d2)

iklan

Penyuntikan Vaksinasi Tahap Pertama Di Jabar Lancar

WOL Photo/ Rindy Nurjanah

BANDUNG, Waspada.co.id – Berdasarkan evaluasi penyuntikan vaksin pertama yang dilakukan pada Kamis (14/1), secara umum vaksinasi di tujuh kabupaten/kota tersebut berlangsung lancar.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Marion Siagiana Jumat (21/1).

“Vaksinasi termin kesatu sudah berjalan dengan baik, namun masih terkendala dengan sistem aplikasi, sehingga cakupan pada awal pelaksanaan masih rendah,” ujar Marion, seperti yang di rilis Humas Jabar.

Dirinya menjelaskan bahwa di luar tujuh daerah meliputi Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Kota Cimahi serta Kabupaten Bandung dan Bandung Barat sudah ada daftar kabupaten/kota yang akan divaksin selanjutnya.

“Tahap pertama akan dilakukan (28/2) mendatang dan udah ada alokasi untuk 20 kab/kota lainnya untuk pemberian dosis pertama dan kedua, serta untuk tujuh kab/kota awal untuk pemberian dosis kedua,” tutupnya.

Seperti diketahui, penyuntikan pertama di tujuh daerah dimulai pada (14/1) lalu, terdapat 18.034 tenaga kesehatan dan 69 tokoh masyarakat yang sudah divaksin. Tidak semua sasaran berhasil divaksin karena tidak lolos penyaringan kesehatan. (wol/rin/d2)

Editor: ANDA

iklan

Jawa Barat Siap Lakukan Vaksinasi Tahap Kedua

WOL Photo/ Rindy Nurjanah

BANDUNG, Waspada.co.id – Jawa Barat siap melakukan vaksinasi tahap kedua, yang akan dilaksanakan di tujuh daerah pada Kamis (28/1) mendatang.

Seperti diketahui sebelumnya bila suntikan pertama sudah dilakukan pada (14/1) lalu di Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Kota Cimahi serta Kabupatem Bandung dan Bandung Barat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jabar yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid -19 Jabar Marion Siagian mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sedang menunggu pengiriman 253.640 vial vaksin Covid-19 dari PT Bio Farma untuk keperluan vaksinasin tahap kedua.

“Kami sedang menunggu distribusi untuk termin kedua dari Bio Farma. Rencana mulai hari ini,” ujar Marion seperti yang rilis dari Humas Jabar pada, Jumat (22/1).

Dikatakan, distribusi akan dilakukan tiga kali yakni pada hari Jumat (22/1) sebanyak 55.880 vial dan Minggu (24/1) sebanyak 98.880 vial serta Senin (25/1) 88.880 vial, yang dimana vaksin tersebut akan disimpan di gudang milik Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Guna mendukung sukses vaksinasi, kabupaten/kota harus mempersiapkan diri mulai segi fasilitas kesehatan, tempat penyimpanan vaksin (cold chain), serta tenaga vaksinator,” tutupnya. (wol/rin/d2)

Editor: ANDA

iklan

Jawa Barat Bentuk Komda KIPI Untuk Layani Vaksinasi Covid-19

foto: istimewa

BANDUNG, Waspada.co.id – Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah membentuk Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk melayani penerima vaksinasi yang mengalami KIPI dengan gejala berat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Marion Siagian, menyatakan bahwa kabupaten atau kota juga harus menyiapkan Kelompok Kerja (Pokja) KIPI serta menetapkan rumah sakit rujukan untuk KIPI.

“Berdasarkan pemantauan, tidak ada laporan para nakes yang disuntik pertama mengalami KIPI dengan gejala berat, yang muncul KIPI ringan seperti kemerahan di tempat suntikan,” ujar Marion dilansir dari rilis yang diterima Waspada Online Jabar.

Marion yang juga Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar menambahkan bahwa, KIPI gejala ringan bisa diatasi tanpa ada yang harus dirawat inap.

Perlu diketahui, keluhan KIPI dapat langsung dilaporkan ke fasilitas kesehatan tempat vaksinasi dalam waktu 24 jam. Sementara untuk KIPI berat akan dicatat petugas ke website Keamanan Vaksin yang dapat diakses langsung seperti ke Komnas KIPI.

Untuk masyarakat jabar dapat menghubungi melalui Whatsapp di hotline Pikobar dengan nomor +62 856-9739-1854 atau call center nomor darurat 119. (wol/suy/d2)

Editor: ANDA

iklan

HIGHLIGHTS: Teman Bus Hadir di Rute Belawan Pinang Baris, Tahanan Polsek Medan Baru Terima Tausiyah, Puluhan Rumah Warga Banjir

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala bidang (Kabid) Bus Trans Metro Deli, Jimmy Tamba, mengatakan 30 unit bus telah resmi beroperasi di dua koridor baru sejak Jumat 22 Januari 2021.

Adapun jalur operasi Teman Bus yang baru tersebut yakni, Lapangan Merdeka-Belawan dan Lapangan Merdeka-Pinang Baris.

“Ada 10 unit bus besar untuk koridor Pinang Baris dan 20 unit bus sedang untuk bus Belawan yang sudah dioperasikan sekira pukul 04.30 WIB. Pagi tadi sudah kita berangkatkan semua unit menuju titik Pinang Baris dan Belawan,” tutur Jimmy saat di wawancarai, Sabtu (23/1).

Disebutkan, untuk koridor yang baru diresmikan, management Teman Bus memberi dispensasi kepada penumpang yaitu gratis dan tidak menggunakan kartu e-money. Hingga saat Teman Bus sudah beroperasi di 5 koridor.

“Jadi kita beri dispensasi sementara, selagi sosialisasi masih berlangsung. Tapi untuk 3 koridor lainnya masih gratis tapi wajib menggunakan e-money,” sebutnya.

Baca selengkapnya

Tahanan Polsek Medan Baru Terima Tausiyah

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo, yang diwakili Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus melaksanakan tausiyah agama bersama dengan para tahanan.

Sebelum melaksanakan salat bersama para tahanan terlebih dahulu dibagikan masker, sajadah dan kain sarung untuk selanjutnya bersama-sama melaksanakan ibadah dipimpin Ustad Hamzah Harid Siregar.

Usai salat berjamaah, para tahanan kemudian mendapatkan siraman rohani dan mental, berupa tausiyah agama dari Ustad Hamzah Harid Siregar yang bertujuan agar para tahanan bertaubat dan berdoa minta ampun kepada Penciptanya serta tidak akan mengulangi kembali perbuatan yang dapat merugikan orang lain.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo, Sabtu (23/1), mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan untuk Beragama Islam dilakukan setiap Hari Jumat, sedangkan untuk yang Beragama Kristen dilakukan setiap Hari Selasa.

Baca selengkapnya 

Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir

Hampir dua bulan rumah warga yang terletak di Gang Subur Lama, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun masih terendam air, Sabtu (23/1).

Yani salah satu warga mengaku bahwa dari bulan Desember, pemukiman yang dihuni 60 kepala keluarga (KK) terendam banjir.

Dikatakan bahwa upaya Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk menyelesaikan masalah banjir di lingkungannya kurang maksimal.

“Kalau hanya mengandalkan pompa air yang dikerahkan oleh Dinas PU Pemko Medan hanya sebentar, datang hujan tergenang lagi,” ucapnya.

Tidak hanya Yani, Ferry yang juga warga setempat menjelaskan, akibat dari musibah banjir ini banyak warga yang terasa was-was. Pasalnya, setiap kali hujan Gang Subur Lama, sudah digenangi air.

Baca selengkapnya 

(wol/man/d2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Diskusi Bersama IKAMBA, Aminullah Ajak Mahasiswa Edukasi Masyarakat Disiplin Prokes 4M

foto: ist

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengajak para mahasiswa Banda Aceh untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan (prokes) 4M: Mengenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan usai beraktivitas.

Hal itu disampaikannya saat berdiskusi bersama Ikatan Mahasiswa Banda Aceh (IKAMBA) dalam acara Talkshow Refleksi Banda Aceh Melawan Pandemi, pada Sabtu (23/1) di Gedung ITLC kawasan Blang Padang.

“Kita berharap IKAMBA menjadi wadah belajar untuk saling peduli terhadap sosial kemasyarakatan, peduli ekonomi, dan saya sangat mendukung segala kegiatan IKAMBA, dan agar dapat menjadi referensi organisasi lainnya di Aceh,” ujar Aminullah.

Dalam kegiatan bertemakan “Merajut Asa Dalam Rangka Menyongsong Kebangkitan Aneuk Banda di Era Pandemi”, Aminullah menyampaikan dukungan Pemerintah Kota, “Saya mengapresiasi IKAMBA, karena ini salah-satu organisasi yang paling aktif dan peduli di masa Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Aminullah mengungkapkan, sejak dari awal para mahasiswa ini sangat intens berkoordinasi dengan pihak pemko. “Kami melihat niat baik adik-adik sekalian dalam memutuskan mata rantai virus ini, maka kami mengajak IKAMBA mengambil peran dalam mempercepat penanganan covid di Banda Aceh,” terangnya.

Sementara itu, Ketua IKAMBA, Lazuardi Imam Pratama mengatakan, pihaknya aktif mengumpulkan donasi dengan cara menggelar konser secara online, membuat karikatur digital, dan hal serupa lainnya.

“Kita akan terus mendukung upaya pemerintah kota dalam menangani penyebaran virus mematikan ini di Banda Aceh. Terutama kepada seluruh mahasiswa kita sampaikan untuk tidak berkerumun dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku,” kata Lazuardi. (wol/rls/d2)

iklan

Di Talk Show Refleksi Banda Aceh Melawan Pandemi, Aminullah Persentasikan Upaya Pemko Tangani Covid-19

foto: ist

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Semenjak diberlakukan darurat Covid-19 secara Nasional pada 16 Maret 2020, Pemerintah Kota Banda Aceh bergerak cepat melakukan berbagai tindakan penanganan guna mencegah penyebaran virus mematikan tersebut. Pada awalnya, Pemko Banda Aceh merakit sinergitas antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

Selain itu, berbagai upaya mulai dari pembentukan Tim Siaga Covid-19 yang melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sampai membentuk tim di desa-desa dengan istilah ‘Pageu Gampong’, untuk mengawal siapa saja yang masuk kota Banda Aceh itu harus terdeteksi, dan diisolasi selama 14 hari.

Begitulah sekilas pemaparan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dalam acara Talk Show yang digelar Ikatan Mahasiswa Kota Banda Aceh (IKAMBA) di Gedung ITLC, kawasan Blang Padang pada Sabtu, 23 Januari 2021.

Lanjutnya lagi, 29 Maret 2020 Banda Aceh ditetapkan sebagai daerah yang rawan akan Covid-19, atau dilabeli dengan Zona Resiko Merah (Red Zone).

“Karena situasi semakin sulit, bahkan Plt Gubernur Aceh saat itu sempat menginstruksikan pemberlakuan jam malam (tidak ada yang boleh keluar), namun tak lama, mengingat aturan itu sangat berefek pada ekonomi, khususnya Banda Aceh,” ujar Aminullah.

paya selanjutnya, ungkap Aminullah, Pemko melakukan tahapan Rapid Tes, Swab masal, pembagian masker, hingga Pemko memberikan bantuan berupa modal usaha dan alat kerja bagi pelaku UMKM terdampak.

Kemudian, melihat kedisiplinan warga yang saat itu masih minim dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes), Aminullah pun menerbitkan Perwal 51 tahun 2020, dengan menetapkan sanksi administrasi dan adat bagi setiap pelanggar prokes.

“Tiap harinya juga kita jalankan razia di tempat publik dan keramaian, bahkan kita imbau bagi yang memiliki usaha agar menyiapkan tempat cuci tangan dan alat tes suhu tubuh,” ungkapnya.

“Kita juga terus mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan pentingnya menjalan prokoes. Alhamdulillah, zona merah ini menurun ke zona orange, dan hingga kini kita mengejar zona hijau (minim Covid-19),” tambahnya.

Hingga kini, kata Aminullah lagi, Pemko terus mengupayakan agar Banda Aceh tidak bertambah lagi kasus positif Covid-19. Untuk itu, ia pun meminta semua elemen termasuk mahasiswa sebagai generasi kritis untuk turut serta dalam menekan angka penyebaran corona di Banda Aceh, dan Aceh pada umumnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Saminan, Kepala Dinas Pariwisata Iskandar, Kabag Humas Setdako Said Fauzan, dan seratusan peserta yang didominasi mahasiswa dari berbagai paguyuban di Aceh. (wol/rls/d2)

iklan