Beranda blog Halaman 10848

Gracias Chicharito!

AP

MADRID, WOL – Perjuangan gigih Real Madrid akhirnya membuahkan hasil, ketika sukses melangkah ke semifinal Liga Champions musim ini. Kepastian itu didapat begitu Madrid menang 1-0 atas Atletico Madrid pada leg II perempatfinal di Santiago Bernabeu, Kamis (23/4).

Hasil ini membuat Madrid lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 1-0. Gol tunggal El Real diciptakan Javier ‘Chicharito’ Hernandez pada menit 88 atau 12 menit berselang setelah Atletico bermain dengan 10 pemain.

Bermain imbang tanpa gol pada pertemuan pertama, Madrid berusaha mengendalikan permainan. Cristiano Ronaldo melepaskan ancaman pertama, namun tembakan bintang asal Portugal tersebut masih luput dari sasaran.

Tanpa Luka Modric, Gareth Bale, Karim Benzema, dan Marcelo, Madrid terus berupaya menggempur pertahanan Atletico. Namun, Ronaldo cs kesulitan karena solidnya pertahanan tim tamu yang dipimpin Diego Godin.

Kondisi ini membuat Los Blancos bermain sabar mencari celah. Jelang turun minum, Ronaldo nyaris menaklukkan Jan Oblak yang lagi-lagi tampil gemilang di bawah mistar tim asuhan Diego Simeone.

Selepas jeda, Chicharito membuat kejutan yang kemudian dibalas sundulan Koke. Menit 70, Oblak juga berhasil melakukan penyelamatan cemerlang saat menepis sepakan Ronaldo. Buah kegigihan Madrid baru mulai terlihat ketika Arda Turan menerima kartu kuning kedua dari wasit. Menurut sang pengadil, Turan melanggar Sergio Ramos.

Unggul jumlah pemain, seisi Santiago Bernabeu bersorak begitu melihat sontekan Chicharito menerima umpan CR7 menembus jala Atletico dan memastikan keberhasilan tim kesayangannya meraih tiket semifinal. Otomatis, target mempertahankan gelar yang diusung Madrid kian mendekati kenyataan.

“Syukurlah, kami bisa mengatasi masalah cedera pemain. Kami sudah pernah mengatasi permasalahan ini sebelumnya dan terbukti mampu mengulanginya lagi,” ujar Ancelotti.

“Harus saya akui Atletico merupakan tim yang tangguh. Dalam urusan bertahan, mereka salah satu yang terbaik di dunia. Bisa menang dan meraih tiket semifinal merupakan perasaan luar biasa dan tak terlukiskan,” lanjut sang pelatih.

Di laga perempatfinal lain, Juventus mengikuti jejak Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich menjadi semifinalis. Kendati ditahan imbang tanpa gol oleh AS Monaco, Juve tetap melenggang ke babak empat besar karena unggul agregat 1-0. (wol/uefa/espn/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

iklan

2 Kubu Pemuda Bentrok Rebutan Lahan

Ilustrasi

MEDAN, WOL – Warga yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Helvetia, tepatnya di sebelah area Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) mendadak heboh. Lantaran, ada dua kubu kelompok  pemuda nyaris bentrok di lokasi, Rabu (22/4) malam.

Informasi yang diperoleh, kedua kubu pemuda yang nyaris bentrok dikarenakan ingin memperebutkan sebuah lahan.
“Ada ribut-ribut tadi bang. Informasi yang ku tahu gara-gara memperebutkan sebuah lahan yang sedang dibangun di sekitar PRSU,” ujar salah satu warga kepada Waspada Online.

Mendapat informasi ada keributan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Helvetia langsung mendatangi lokasi. Melihat polisi datang, kedua kubu itu segera membubarkan diri. Polisi pun mengamankan beberapa senjata tajam kelewang yang tergeletak di depan sebuah ruko di lokasi tersebut.
“Sudah kondusif. Ada kita amankan senjata tajam di lokasi. Selain itu ada tiga orang pria kita amankan untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Helvetia, Kompol Ronni Bonic saat dikonfirmasi.

Kompol Ronni menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait motif keributan tersebut. “Belum bisa kita pastikan. Ini masih kita mintai keterangan yang tiga orang tadi,” pungkas pria tamatan Akpol 2003 itu. (wol/lihaves/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Marzuki: SBY Sebagai Pemersatu

ISTIMEWA

JAKARTA, WOL – Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengungkapkan saat ini waktunya Susilo Bambang Yudhoyono mempersatukan kader dan ketokohannya lebih diperlukan untuk mengikat dan membimbing.

“SBY itu sebagai pemersatu, pengayom, pelindung, yang membimbing siapa pun ketua umumnya. Sebaiknya, Pak SBY jadi negarawan, jangan diturunkan lagi. Jadi jangan ditarik untuk jadi Ketum lagi,” kata Marzuki di Gedung Migas Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/4).

Marzuki menduga, kabar mengenai akan kembali majunya SBY sebagai calon ketua umum Demokrat diembuskan oleh pengurus DPP Demokrat saat ini yang tak ingin kehilangan posisinya di partai.

“Saya yakin Pak SBY ini orang baik, tetapi lingkaran di sekitarnya ini yang ingin berkuasa, ada elite DPP yang selalu mendorong-dorongnya,” ujarnya.

Marzuki mempertanyakan permintaan syarat dukungan dari DPP untuk bisa mencalonkan diri sebagai Ketua Umum yang terus ditingkatkan hingga menurutnya sudah tidak rasional.

“Ketua Harian PD Syarief Hasan sempat bertemu dengan Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator PD Ventje Rumangkang. Pak Syarief minta ditingkatkan syarat dukungan minimal menjadi 30 persen, tetapi terakhir katanya mau dinaikkan jadi 40 persen. Saya bilang sekalian saja 50 persen karena sudah tidak rasional,” ungkapnya.

Kendati dirinya tidak menyetujui adanya aklamasi saat Kongres nanti, Marzuki mengaku akan mendukung SBY jika kembali terpilih menjadi ketua umum Demokrat.

Ia juga berharap proses demokrasi dalam kongres yang rencananya digelar sejak 11 Mei 2015 mendatang di Surabaya berjalan baik sehingga tidak menimbulkan masalah di internal nantinya.

“Kalau memang Pak SBY dapat dukungan luar biasa, saya akan dukung 1.000 persen. Saya ini kader beliau,” kata mantan Ketua DPR itu. (inilah/data2)

iklan

Anggaran Proyek Cair Mei Ini

JAKARTA, WOL  – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengharapkan penyerapan belanja pemerintah untuk keperluan proyek-proyek infrastruktur mulai berjalan efektif pada Mei 2015.

“Kita sudah melakukan konsolidasi dan melihat progress-nya, kita yakin Mei sudah ada improvement (peningkatan),” katanya  di Jakarta, hari ini.

Askolani menjelaskan beberapa kementerian terkait yang mendapatkan alokasi belanja modal terbanyak, telah berupaya untuk mendorong percepatan belanja setelah selesai menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Misalkan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tambah dia, Direktorat Jenderal Bina Marga dan Direktorat Jenderal Cipta Karya sudah menyelesaikan DIPA. Namun, masih ada penundaan penyerahan DIPA dari direktorat jenderal lainnya.

“Penyerapan ini tergantung eksekusi. Eksekusi selain kecepatan, kita juga harus hati-hati, dan nampaknya Kementerian PU sudah antisipasi proses bidding, cuma sayangnya tinggal menunggu DIPA,” kata Askolani.

Selain itu, Askolani memastikan kementerian lainnya yang terkait dengan belanja modal seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertanian telah berkomitmen untuk menyerahkan DIPA paling lambat pada Mei.

Askolani tidak khawatir, perlambatan penyerapan belanja modal serta penerimaan pajak yang relatif lebih rendah dibandingkan periode tahun lalu, bisa mempengaruhi kinerja anggaran yang mulai tercatat defisit sejak awal tahun.

“Kalau defisit, berdasarkan pengalaman kita fluktuatif. (Misalnya) kalau sekarang (defisitnya) 50 bukan berarti akan naik jadi 60 atau 70, tidak begitu. Karena bisa turun ke 20 atau 30 kemudian naik, dan diujungnya (sesuai target) 1,8 persen terhadap PDB,” katanya. (AntaRa/data2)

iklan

Mendagri: Penjabat Gubernur Tak Boleh dari Parpo

kompas.com

JAKARTA, WOL – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjamin Penjabat Gubernur yang dilantik sebagai pelaksana tugas kepala daerah tingkat provinsi, tidak terkait partai politik.

Sebelumnya ia mengatakan, Kementerian Dalam Negeri akan menugaskan pejabat eselon I untuk menjadi pelaksana tugas gubernur pada provinsi yang kepala daerahnya habis masa jabatan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Hal itu dikatakan Tjahjo seusai melantik Penjabat Gubernur Kalimantan Utara, Triyono Budi Sasongko, di Gedung Kemendagri, Jakarta, Rabu (22/4).

“Pejabat eselon I kami ini PNS semua, tidak berpartai. Justru saya mengambil keputusan bagi jabatan gubernur yang akan selesai atau maju untuk pilkada, posisinya tidak boleh digantikan oleh bekas sekretaris daerahnya. Semua netral PNS, tidak ada orang partai,” ujar Tjahjo.

Sebelum ditunjuk sebagai Penjabat Gubernur, Triyono menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Pusat. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Purbalingga, yang diusung oleh PDI-P. Namun, Tjahjo membantah jika penunjukan Triyono ada kaitannya dengan partai politik. Menurut dia, Kemendagri memang mengambil kebijakan untuk menempatkan semua pejabat eselon I sebagai pelaksana tugas gubernur yang telah habis masa jabatannya.’

Selain itu, Tjahjo beralasan bahwa penunjukan Triyono karena didukung latar belakang jabatannya sebagai Sekretaris Utama BNPP.

“Karena ini wilayah perbatasan, ya Pak Triyono. Kalau ini bukan wilayah perbatasan, ya bukan dia, bisa Sekjen, Irjen, atau bisa yang lain. Lagi pula semua pejabat eselon I kami akan kami bagi habis,” kata Tjahjo.

Lebih lanjut, Tjahjo mengatakan, semua Penjabat Gubernur harus menjamin dua poin pakta integritas. Pertama, melaksanakan tugas menyukseskan pilkada serentak, dan yang kedua, melaksanakan tugas dan fungsi utama berupa pemerataan pembangunan daerah, melakukan koordinasi dengan DPRD, dan forum pimpinan daerah lainnya. (kompas/data2)

iklan

Bayi 2 Tahun Tewas Ditangan Pembantu

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Kezya Natani Elia Boru Simanjuntak Bayi 2,4 tahun tewas dibekap pembantu rumah tangga (PRT) di Jalan Jamin Ginting gang saudara No 3 Kelurahan Kwala, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (22/4).

Informasi yang diperoleh Waspada Online di lokasi malam ini, peristiwa tersebut lantaran sang bayi malang tersebut sering menangis. Menurut ayah korban Simon Petrus Simanjuntak saat ditemui di RS Adam Malik Medan mengatakan, pembantu tersebut bernama Ria (18) yang sudah bekerja selama 2 tahun lebih bersama dirinya.

“Jadi yang pertama kali melihat anakku meninggal dunia tetanggu ku sendiri Oji boru Sembiring sore tadi,”ucapnya saat ditemui Waspada Online di RS Adam Malik.

Dia menyebutkan, ketika ditanyai terkait peristiwa sang pengasuh memberikan keterangan yang berbelit-belit. “Tidak ada aku apa- apain korban,”sebutnya sambil menirukan pengakuan pelaku.

Sementara itu, Erniati (42) sang Ibunda korban menuturkan, tidak ada penyakit yang diderita oleh anaknya tersebut.

Wanita yang seharinya bekerja di pabrik Aqua tersebut menyebutkan, korban selalau ditinggalkan berdua dengan pengasuh. “Selama ini anakku itu selalu bersama karena aku bekerja juga. Tapi ntahlah, kok bisa begini jadinya. Kejam kali dia (Pelaku),”ucapnya.

Hantas Simanjuntak kerabat dari ayah korban mengatakan, kejadian sekitar pukul 16.00 Wib. Saat itu dirinya di telpon sang istri bahwa cucu kita sudah meninggal.

“Kalo penyebabnya saya kurang tau. Dan informasi tersebut saya terima dari istri saya,”katanya.

Dia menyebutkan, kurang dekat dengan pengasuhnya karena interaksi dengan mereka kurang intens. “Yang saya tau pengasuhnya baik. Ya itu pun tahunya pas ketemu di acara pesta,”ujarnya.

Kapolsek Deli Tua, Kompol Anggoro Wicaksono saat dikonfirmasi wartawan terkait masalah tewasnya bayi di tangan pengasuh tidak bisa dihubungi. (wol/lihavez/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Konsulat Amerika Gelar AFS di CT Foundation

WOL Photo/ Eko Kurniawan

MEDAN, WOL – Puluhan siswa-siswi Yayasan Chairul Tanjung Foundation mengikuti kegiatan Amerikan Film Showcase (AFS) sekaligus memperingati Hari Bumi yang digelar oleh Konsulat Amerika Serikat Medan di Aula Sekolah Menengah Atas Unggulan CT Foundation, Rabu (22/4) malam.

AFS adalah inisiatif diplomasi kebudayaan dari Departemen Luar Negeri AS, dimana Biro Pendidikan dan Budaya Deplu AS bekerjasama dengan University of Southern California School of Cinematic Arts (SCA). AFS memberikan kedutaan dan Konsulat AS kesempatan untuk membawa film dokumenter kontemporer Amerika yang telah meraih penghargaan kepada penonton di seluruh dunia. Memberikan sebuah pandangan atas masyarakat dan budaya Amerika melalui sudut pandang pembuat film dokumenter independen.

Kegiatan ini juga berlangsung dengan pemutaran film tentang lingkungan hidup dan seminar tentang lingkungan hidup oleh mahasiswa pecinta alam Universitas Sumatera Utara (USU).

Konsul AS Y. Robert Ewing kepada Waspada Online mengatakan, saya sangat senang kami dapat membawa AFS ke Medan dan Banda Aceh. Dan di tahun ini kami punya satu program special karena pembuat film Amerika, Leah Mahan dapat berdiskusi secara langsung tentang filmnya Come Hell or High Water : The Battle for Turkey Creek.

“Film ini menginsiparasi tentang gerakan peduli lingkungan hidup demi kebaikan komunitas di seluruh dunia dan Leah membawakan ispirasi buat kita,” jelasnya.

Amerika dan Indonesia sudah bekerjasama dalam berbagai bidang yang semakin luas di bawah kerangka kemitraan komprejensif Amerika dengan Indonesia. Satu bidang kerjasama yang penting dan berkembang adalah kerjasama kita dalam mencari solusi efektif dalam mengembangkan sebuah program peduli terhadap lingkungan hidup.

“Harapan kita, dengan di gelarnya acara pemutaran Film tentang lingkungan hidup ini kita bisa sama-sama belajar tentang arti pentingnya dalam menjaga lingkungan sekitar yang harus di lestarikan,”pungkasnya.

Disamping itu, Hendri Bahrul Alam selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan juga mengatakan, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini kita harapkan siswa-siswi CT Foundation bisa terus melakukan upaya dalam melestarikan dan menjaga lingkungan. Sebenarnya untuk kepedulian anak terhadap lingkungan sudah menjadi program sekolah untuk mendapatkan penghargaan adiwiyata dari Kementrian Lingkungan Hidup dan itu yang menjadi target kita,” ungkapnya. (wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Pusat Naikkan DAK Pertanian Sumut Seribu Persen

WOL Photo

MEDAN, WOL – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menanam padi perdana menggunakan  transplanter atau mesin tanam padi di Desa Simodong Kabupaten Batubara Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batubara, Rabu (22/4).

Usai melakukan penanaman, Mentan kemudian menantang Gubernur Sumatera Utara (Gubsu)  Gatot Pujo Nugroho untuk menaikkan produksi beras.

Dalam pertemuan santai yang saat itu dihadiri ratusan petani, Amran Sulaiman mengatakan pemerintah mencoba menyelesaikan persoalan pertanian satu per satu. Mulai dari tenaga penyuluh, pupuk, bahkan anggaran bantuan untuk Sumut.

“Ada 27.000 Petugas Penyuluh Lapangan di Indonesia, masih ada kekurangan 43.000 orang. Kami mencoba menyelesaikan satu per satu,” ujarnya.

Dia menyebutkan tahun ini anggaran untuk pertanian yang disahkan mencapai Rp 16,9 triliun yang ditambahkan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ini, ucapnya, bisa terjadi karena dukungan dari komisi 4 DPR RI dan juga dukungan DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba.

Khusus untuk Sumut, lanjutnya, bantuan untuk Sumut sebesar Rp 1,14 triliun. Dia mengatakan terjadi kenaikan bantuan jika dibandingkan pada tahun lalu yang hanya tercatat Rp 100 miliar.

“Pak Kadis berapa usulan kenaikan (anggaran)? Pak Kadis bilang 20 persen. Kami beri 1.000 persen, tahun depan 2.000 persen. Saya menantang Pak Gubsu untuk menaikkan produksinya, melalui Pak Kadis Pertanian,” ujarnya sembari bertanya kepada para petani saat itu.

Selain persoalan itu, kata Amran, masalah distribusi pupuk yang sebelumnya bermasalah di seluruh Indonesia. Insya Allah, katanya, pada tahun ini dan kedepan sudah selesai.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho mengatakan program ini merupakan tindak lanjut kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama Kodam I Bukit Barisan dimana dalam MoU bagaimana Sumut menjadi lumbung padi tingkat nasional.

Gubsu menyebutkan, produksi beras Sumut mencapai 3,6 juta ton pada tahun lalu. Bersama dengan Kodam I BB, maka produksi beras ditargetkan pada 2015 mencapai 4,136 juta ton. “Karena ditantang oleh Pak Menteri Pertanian, target harus lebih. Akhirnya kami bersepakat dari 3,6 juta ton produksi tahun lalu menjadi 4,6 juta ton,” katanya.

Gubsu menyebutlan Desa Simodong-Kabupaten Batubara memiliki luas lahan 17.773 hektare dengan luas sawah 365 hektare. Kondisi irigasi teknis dan air tersedia dengan baik.

Dilaog yang dipimpin oleh Gubsu itu dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI Anton Sihombing, DPD RI Parlindungan Purba, Pangdam I BB Edy Rahmayadi Kepala Dinas Pertanian Sumut M Roem, Bupati Batubara OK Zulkarnaen, Kepala Bakorluh Bonar Sirait beserta jajaran SKPD Pemprovsu dan Batubara.

Pada saat itu juga Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga memberikan bantuan kepada kelompok tani setempat. Bantuan yang diberikan berupa handtractor yang diberikan kepada 4 kelompok tani, benih diberikan kepada 5 kelompok tani, pompa air kepada 11 kelompok tani. (data2)
 
Penulis: RIDIN
Editor: SASTROY BANGUN

iklan

2 Perampok Pecah Kaca Mobil Diringkus

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL– Terinspirasi dengan tayangan kriminal di televisi, membuat dua orang pria melakukan aksi kejahatan. Kedua pelaku melakukan aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil Nissan Livina BK 1832 R  milik Dr Joni (28) warga Jalan Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara yang sedang terparkir di Jalan Aman, Kecamatan Medan Helvetia.

Apes, aksi kedua pelaku dipergoki dan ditangkap warga serta menghajarnya hingga babak belur.

Akibatnya, kedua pelaku bernama  Darmawan Nasution (31) warga Jalan M Idris, Gang Becak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah dan Iksan alias  Etek (18) warga Sei Mencirim mendekam di sel tahanan Polsek Helvetia guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Keduanya merupakan pelaku dengan modus pecah kaca model baru. Sebelum melakukan aksinya, kedua pelaku terlebih dahulu mengambil busi dan memukulnya hingga pecah. Setelah busi pecah, kedua pelaku lalu mengambil pecahan kaca busi dan  melemparkannya ke tengah kaca mobil. Setelah kaca mobil pecah, kedua pelaku mengambil tas milik korban,” kata Kapolsek Helvetia, Kompol Ronni Bonic, Rabu (22/4).

DIa mengaku, kejadian ini berawal saat kedua pelaku melintas di Jalan Aman untuk mencari mangsanya pada Selasa (21/4) sore.

Kedua pelaku yang melintas, melihat mobil korban yang terparkir. Melihat suasana sepi, kedua pelaku lalu melancarkan aksinya dengan melemparkan pecahan busi ke kaca mobil tersebut.

Namun, aksi korban diketahui korban dan meneriakinya maling. Warga yang mendengar lalu menangkap dan menghajar kedua pelaku.

“Dari pengakuannya, kedua pelaku sudah dua kali melakukan aksinya. Dari pelaku kita mengamankan barang bukti tas berisikan uang, dompet dan pecahan kaca mobil,” ungkap Ronni.

Diungkapkan Ronni, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. “Kedua pelaku akan kita jerat dengan pasal 363 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”tukasnya. (wol/lihavez/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

iklan

Marzuki: SBY Tak Mungkin Dilawan

ISTIMEWA

JAKARTA, WOL – Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie menyatakan bahwa persaingan dalam Kongres III Partai Demokrat akan tertutup jika Susilo Bambang Yudhoyono kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum. Marzuki berharap SBY memenuhi janji untuk tidak maju sebagai calon ketua umum dalam kongres tersebut.

“SBY punya segalanya, SBY bukan lawan kita, enggak mungkin kita berkompetisi sama beliau,” kata Marzuki, di Jakarta Selatan, Rabu (22/4).

Marzuki menuturkan, ketokohan SBY di internal Demokrat tidak dapat diragukan karena berhasil menjadi Presiden RI dua periode dan memiliki citra yang relatif baik di mata masyarakat dibandingkan tokoh-tokoh sekelasnya.

Karena alasan itu, ia mengaku keberatan jika harus bersaing dengan SBY dalam kongres untuk memperebutkan posisi ketua umum Partai Demokrat.

Mantan Ketua DPR RI itu mengaku hanya akan maju sebagai calon ketua umum Demokrat jika mendapat dukungan memadai dalam kongres yang rencananya digelar di Surabaya pada 11 Mei 2015.

Ia juga berharap SBY tidak maju sebagai calon ketua umum dan memosisikan dirinya sebagai pengayom serta pembina partai.

“Kalau berkompetisi, kita enggak akan bisa apa-apa, beliau (SBY) punya segalanya, kita enggak ada apa-apanya,” ujar Marzuki.(kompas/data1)

iklan