Beranda blog Halaman 10478

Wenger Minta Fans Arsenal Hormati Fabregas

AP

LONDON, WOL – Cesc Fabregas bakal kembali ke Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Premier pada Minggu (26/4) nanti. Namun, Fabregas akan mengunjungi Emirates Stadium dengan status sebagai pemain Chelsea.

Di Emirates, Fabregas harus mengalahkan mantan klubnya agar bisa mengantarkan The Blues Chelsea meraih gelar juara Liga Premier musim ini. Ini adalah pertama kali bagi Fabregas datang ke Emirates Stadium dengan status sebagai pemain dari seteru abadi Arsenal. Dapat dipastikan pertandingan nanti akan menjadi sangat emosional bagi gelandang asal Spanyol itu.

Jelang pertandingan, ada pesan khusus dari manajer Arsenal, Arsene Wenger, untuk fans The Gunners. Saat menjamu Chelsea yang ditukangi Jose Mourinho, Wenger meminta fans Arsenal tak mencaci maki Fabregas. The Professor meminta para Gooners bisa menunjukkan sikap hormat kepada mantan kapten Arsenal tersebut.

“Saya ingin semua pemain dihormati, termasuk Fabregas. Ketika dia datang sebagai pemain Chelsea, Minggu nanti, dia harus dihormati dengan layak,” pinta Wenger baru-baru ini.

Fabregas membela Arsenal pada 2003 hingga 2011. Di periode tersebut, Fabregas berhasil mempersembahkan 2 trofi untuk Arsenal, Piala FA dan Community Shield (musim 2004/2005). Pada Agustus 2011, Arsenal melepas Fabregas ke Barcelona di mana dirinya gagal meraih tempat di tim reguler. Alhasil, Cesc kembali ke Inggris untuk membela Chelsea.

“Penyesalan terbesar saya adalah melepasnya ke klub lain dan dia ingin pergi. Klub ini dan saya sangat berpengauh pada karir Fabregas. Jadi, akan sangat tidak nyaman untuk menyadari dia tidak di sini lagi,” cerita Wenger.

Selain sosok Fabregas yang bakal menjadi pembahasan, pelatih Jose Mourinho juga mencuri perhatian. Pasalnya, Wenger tak pernah menang dalam 12 pertemuan melawan Chelsea yang dilatih Mourinho. Total, Wenger kalah tujuh kali dan lima kali seri. Kini, Meriam London menempel Chelsea di papan klasemen dengan selisih 10 poin. (wol/mirror/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement

IMM Nilai Wali Kota Medan Kanibal

(WOL Photo/muhammad rizki)

MEDAN, WOL – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menilai, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin seorang kanibal. Pasalnya demi memuaskan keinginan kapitalis, orang nomor satu di Kota Medan tersebut membumi hanguskan para pedagang tradisional seperti di Pasar Sutomo dan Pasar Akik.

Hal itu dikatakan Koordinator Aksi Wijri Wardian saat berunjukrasa di depan kantor Wali Kota Medan, Jumat (24/4).

Menurut Wijri, dengan membunuh tempat mencari nafkah para pedagang tradisional, Wali Kota secara tidak langsung sudah mematahkan masa depan anak bangsa. Sebab secara otomatis anak para pedagang akan berhenti mengejar cita-cita mereka yang sejak dahulu telah di impikan.

“Benahi dan perbaiki pasar tradisional, pertanyakan proses pembangunan gedung pencakar langit Agung Podomoro di bekas lahan Deli Plaza Medan, jangan biarkan pembangunan Podomoro yang tanpa IMB dan hancurkan bangunan tanpa izin,” teriaknya.

Wijri menambahkan, pihaknya meminta Wali Kota beserta jajarannya bekerja dengan baik dan benar. Jangan pernah menyakiti masyarakat miskin. “Ingat Wali Kota, masa depan anak cucu kita ada ditangan anda sekarang,” sebutnya.

Setelah menyampaikan aspirasinya, massa IMM membubarkan diri dengan memberikan shok terapi kepada petugas Satpol PP yang berjaga dengan menggoyangkan pagar. Karena sebelumnya, mereka menolak perwakilan Wali Kota yang di hadiri Asisten Ekonomi, Qamarul Fattah. (wol/muhammad rizki/dat1)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement

10 Kepala Negara tidak Ikut Napak Tilas

ANTARA

BANDUNG, WOL –  Sepuluh 10 kepala negara dan pemerintahan negara Asia-Afrika tidak dapat mengikuti kegiatan napak tilas di Jalan Asia Afrika, Bandung, dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA).

Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Esty Andayani di Bandung, Jumat, Raja Jordania, Perdana Menteri Jepang, Perdana Menteri Singapura, dan Perdana Menteri Thailand termasuk di antara yang tidak ikut napak tilas.

Selain itu ada Sultan Brunei Darussalam, Perdana Menteri Bangladesh, Perdana Menteri Mesir, Presiden Iran, Wakil Presiden Seychelles, dan Perdana Menteri Palestina.

Mereka telah mengikuti Pertemuan Tingkat Tinggi Konferensi Asia-Afrika (KAA) namun tidak dapat mengikuti kegiatan Peringatan KAA di Bandung.

Sementara jumlah kepala negara-pemerintahan atau wakilnya yang akan mengikuti peringatan 60 tahun KAA di Bandung, menurut Esty, ada 24 orang.

Acara utama peringatan 60 tahun KAA adalah napak tilas, di mana 24 kepala negara-pemerintahan atau perwakilan dan delegasi Asia Afrika akan berjalan kaki dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka melalui Jalan Asia Afrika, Bandung.

Selanjutnya, para pemimpin negara-negara Asia Afrika akan berfoto di Gedung Merdeka. Selain itu akan ada acara mengheningkan cipta dan pembacaan Dasasila Bandung.

Presiden Joko Widodo akan menyampaikan sambutan dalam acara peringatan itu. Satu perwakilan dari negara Asia, satu perwakilan negara Afrika, dan perwakilan negara peninjau juga akan menyampaikan sambutan.

Kemudian akan ada penandatanganan simbolis Bandung Message oleh tiga pemimpin negara yaitu Presiden Joko Widodo sebagai tuan rumah KAA, Presiden Tiongkok Xi Jinping sebagai perwakilan negara Asia, dan Raja Swaziland Mswati II sebagai perwakilan negara Afrika. Selain itu akan ada peresmian Monumen Asia-Afrika.(antara/data1)

Advertisement

Pemecatan Kader Partai Demokrat Picu Konflik

metrotvnews.com
JAKARTA, WOL –  Ketua Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD), Vence Rumangkang, mengungkapkan, pemecatan beberapa Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PD dapat memicu konflik yang lebih besar di partai berlambang mercy ini.

Sebagai pendiri partai, dirinya memastikan siap menjembatani konflik yang sedang terjadi. “Saya sanggup menjembantai, untuk mencari solusi yang akan disampaikan kepada ketua umum Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono),” kata Vence,  Kamis (24/4).

Vence menuturkan, konflik pemecatan sejumah ketua PAC di daerah harus segera dijembatani. Hal ini dilakukan agar secepatnya pula ditemukan solusi terbaik bagi pihak yang merasa dirugikan.

“Pihak yang dirugikan itu harus dicarikan solusinya. Sehingga hal-hal seperti somasi itu bisa tidak terjadi, karena Partai Demokrat lebih mengedepankan musyawarah,” tuturnya.

Vence berharap, pemecatan sejumlah ketua PAC itu dapat dibatalkan. Menurutnya, pemecatan tersebut tidak mimiliki alasan yang kuat sehingga FKPD-PD melakukan upaya menjembatani agar mendapat solusi yang terbaik.

“Kalau unsur pemecatan itu hanya karena ada yang lain, itu tidak benar. Pemecatan itu mesti didasarkan karena satu kesalahan, seperti korupsi dan sebagainya. Ini yang perlu diluruskan kembali,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Soekarwo menyatakan bahwa pencopotan empat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Jawa Timur sudah final. Pencopotan juga berdasarkan usulan sejumlah PAC di kabupaten/kota tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Pakde Karwo menanggapi tiga dari empat DPC Partai Demokrat yang mensomasi Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Harian Syarief Hasan dan Sekjend Edhie Baskoro (Ibas), beberapa waktu lalu.(okezone/data1

Advertisement

Satpol PP Medan akan Razia Prostitusi Berkedok Rumah Kos

ISTIMEWA

MEDAN, WOL – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Muhammad Sofyan berjanji dalam waktu dekat ini akan merazia sejumlah kos-kosan yang ada di seluruh Kota Medan. Pasalnya tempat tersebut acap kali dijadikan lokasi prostitusi terselubung.

Menurut pengakuannya, pihaknya selalu berkoordinasi dengan aparat kecamatan agar terus lakukan pendataan terhadap warga pendatang. Agar rumah kos yang disediakan warga masyarakat tidak disalahgunakan.

“Indikasi rumah kos-kosan yang dijadikan prostitusi terselubung ada di Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Petisah. Begitupun kami terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan agar intens mendata para pendatang,” ungkapnya kepada Waspada Online, Jumat (24/4), menyikapi mulai maraknya prostitusi berkedok rumah kos.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, jika pengelola rumah kos memberikan laporan kepada pihak kelurahan terkait orang-orang baru yang datang dan menyewa tempat tersebut, diyakini pelanggaran hukum sosial tidak mungkin terjadi. Namun faktanya tidak seperti yang kita harapkan.

“Di sinilah kurang kooperatifnya pemilik kos. Kalau kita tidak menindak, maka praktek itu terus dibiarkan. Alasan selalu klasik, demi menjaga privasi dan lainnya. Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan rumah kos yang disinyalir lakukan pembiaran praktek prostitusi,” ujarnya.

Sofyan juga tidak akan memberikan toleransi kepada pemilik kos yang dianggap melanggar aturan Pemerintah Kota Medan. “Kami akan menindak pemilik kos sesuai dengan aturan yang berlaku. Bila diperlukan, legalitas rumah tersebut akan kita tinjau ulang, melalui rekomendasi kita ke Wali Kota,” pungkasnya. (wol/muhammad rizk/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement

Presiden Jokowi Pantau Kesiapan KAA

ilustrasi (WOL Photo/Ega Ibra)
JAKARTA , WOL – Presiden Joko Widodo memantau kesiapan tempat-tempat perayaan Konferensi Asia-Afrika 2015 di kawasan Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4). Presiden terlihat berkeliling dengan kendaraan dinasnya dikawal dengan pengamanan khusus dari pasukan pengamanan presiden.

Presiden terlihat memantau meski hanya melintas di kediaman Gubernur Jawa Barat di Jalan Pakuan, Bandung. Selanjutnya, presiden melintasi Bandara Husein Sastranegara dan dalam perjalanan sempat menyapa masyarakat.

Masyarakat terlihat berkumpul di pinggir jalanan sambil mengibarkan bendera kecil Merah Putih. Presiden mengakhiri perjalanan di Hotel Savoy Homan yang menjadi titik berkumpul para kepala negara dan kepala pemerintahan.

Pantauan terlihat, tamu negara yang sudah hadir yakni Presiden Vietnam Truong Tan Sang dan Presiden Myanmar Thein Sein. Selain itu, hadir pula jajaran menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan Puan Maharani, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dakhiri. Ada pula Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Rencananya, ratusan tamu negara akan bersama Presiden Joko Widodo melakukan historical walk berjalan sepanjang 100 meter dari Hotel Savoy Homan menuju Gedung Merdeka. Di Gedung Merdeka, mereka akan menandatangani Pesan Bandung.( kompas/data1)

Advertisement

Tommy Tidak Berambisi Kuasai Partai Golkar

tempo.co

JAKARTA, WOL – Politikus Golkar asal Keluarga Cendana, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) mengatakan dirinya tidak punya ambisi untuk menguasai Partai Golkar. Ia menjelaskan, dirinya ikut campur dalam penyelesaian konflik kepengurusan Golkar hanya karena terpanggil untuk mempersatukan semua kader.

“Saya turut angkat bicara bukan karena ambisi ingin menguasai Partai Golkar. Saya hanya menginginkan kader bersatu membesarkan partai,” ujar Tommy lewat akun twitter-nya, @HutomoMP_9  Jumat (24/4).

Oleh karena itu, ia berusaha menenangkan semua kader Golkar. Kata dia, tak perlu was-was dengan kedudukan. Sebab dirinya hanya ingin melihat Golkar terus tumbuh.

“Tidak perlu was-was dengan kedudukan. Saya menghargai usaha kalian membesarkan Partai Golkar selama ini. Tapi tolong jangan permalukan diri kalian sendiri,” ucapnya.

Kiruh kepengurusan Golkar sendiri hingga kini masih berlanjut. Mediasi antara kubu Aburizal Bakrie (Ical) dengan kubu Agung Laksono sudah dilakukan. Namun berakhir buntu. Kepada kedua kubu tersebut, Tommy berpesan agar tidak saling menjatuhkan. (okezone/data1)

Advertisement

Berkas Dugaan Korupsi Alkes RSUPM Diekspos di Kejatisu

WOL PHoto/Ega Ibra

MEDAN, WOL – Berkas dakwaan dugaan korupsi alat-alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Umum Pringadi Medan (RSUPM) telah diekspos (gelar perkara) oleh pihak kejaksaan penuntut umum Kejari Medan di Kejati Sumut, guna menetapkan berkas P21. Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Wahyu Bram di Mapolresta Medan, Jumat (24/4).

“Seminggu lalu berkas dugaan korupsi alkes RSU Pirngadi Medan sudah kita serahkan ke kejaksaan, setelah diteliti dan dinilai lengkap, kemarin pihak kejaksaan melakukan ekspos/gelar di kejati Sumut untuk menetapkan berkas P21,” kata Bram sambil berharap berkasnya P21.

Bram berharap berkas kasus dugaan korupsi alkes RSUPM yang mereka kirim  materinya sudah lengkap dan berkas diputuskan P21 untuk segera diajukan untuk disidang.

Berkas yang mereka kirim adalah berkas
PPK, Panita Lelang dan rekanan yakni Ka, Su dan Ar. Hal itu seseuai permintaan pihak Kejari Medan.

Sementara, ketika disinggung keterlibatan tersangka mantan Dirut dr AL, Kasat Reskrim mengatakan, dr AL tidak langsung membuat kerugian besar pada kasus pengadaan Alkes RSUPM. Namun jika nantinya dalam persidangan dr AL terlibat dugaan korupsi, maka pihak kepolisian tinggal mengirim berkasnya. “Kita lihat saja nanti di persidangan, jika nanti dr AL ikut terlibat, maka berkasnya akan lengkap,” ujar Bram.

Kasus dugaan korupsi pengadaan alkes  RSU dr Pirngadi Medan itu memiliki total anggaran senilai Rp3 miliar, yang dananya bersumber dari Direktorat Jendral (Dirjen) Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Tahun Anggaran 2012.

Terkait kasus itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp1,1 miliar.  Hingga saat ini, polisi telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka masing-masing, inisial  Ka, Su, Ar dan dr AL. (wol/lihavez/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement

Jumlah Penduduk Produktif RI Harus Diikuti Kualitas

dukcapil.kemendagri.go.id

JAKARTA, WOL – Indonesia akan memasuki masa dimana adanya bonus demografi, yaitu penduduk produktif di rentang usia 15-64 tahun, pada tahun 2020-2030.

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat forum High-level Dialogue on Capitalizing on the Demographic Dividend menekankan, bahwa kuantitas yang besar ini harus juga dibarengi dengan kualitas penduduk. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti pendidikan, kesehatan serta kebijakan ekonomi yang tepat.

“Karena itu, taruhannya pendidikan dan kesehatan. Bagaimana menjaga 60 hingga 65 persen penduduk nanti menjadi potensial. Kalau dewasa ini penduduk Indonesia ada di rural dan urban. Pada masa nanti akan lebih banyak ke urbanisasi, perkotaan, penduduk kota lebih banyak,” jelasnya seperti dikutip melalui laman Wapres.

Di kesempatan yang sama, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago juga menyatakan bahwa untuk meningkatkan produktivitas, generasi yang berkualitas serta masyarakat yang beretos kerja gigih adalah suatu keharusan. Selain itu, mobilitas penduduk ini juga dapat menjadi masalah, sehingga perlu adanya pemetaan kembali demografi masyarakat Indonesia. “Contohnya saja, ketimpangan pertumbuhan penduduk 0,3 persen di Jawa Tengah dibandingkan total pertumbuhan 3,5-4 persen di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,” jelasnya seperti dilansir melalui laman Bappenas.

Isu yang tidak kalah penting adalah kepadatan penduduk, dengan fokus utama terkait persebaran 58 persen penduduk yang terkonsentrasi di Pulau Jawa. Namun dengan luas pulau tersebut hanya sebesar 7 persen dari total daratan di Indonesia. (wol/data2)

Advertisement

Angga/Ricky

JAKARTA, WOL – Ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, menyebutkan tidak memiliki target khusus jelang Piala Sudirman 2015 di Dongguan, Tiongkok. Padahal, pasangan ini sempat sukses merebut gelar juara Singapura Terbuka Super Series.

Pada Piala Sudirman, Mei mendatang, Indonesia akan bergabung dengan Grup C bersama Denmark dan Inggris. Manajer Tim Indonesia, Rexy Mainaky, mengatakan bahwa pihaknya perlu mengunci gelar juara grup untuk memuluskan langkah menuju final.

Ricky/Angga juga enggan menganggap remeh lawan-lawan yang akan dihadapi di fase grup. Baik Denmark maupun Inggris, menurut mereka, pantas diwaspadai. Meski demikian, kedua pemain ini harus memberikan perhatian lebih kepada ganda putra Denmark.

“Sebenarnya lawan terberat adalah melawan diri sendiri. Tapi, jelas pasangan Denmark akan menjadi lawan paling kuat di grup,” ujar Ricky baru-baru ini.

Bagi pasangan ini, menjadi juara di Singapura merupakan pengalaman berharga untuk menghadapi kejuaraan ini. Ricky dan Angga mengaku masih banyak kesalahan-kesalahan kecil dalam teknik permainan. Selain itu kondisi fisik juga menjadi masalah utama.

“Kami banyak main terburu-buru di kejuaraan sebelumnya. Karena itu kami sering kelelehan karena kondisi fisik yang menurun drastis. Hal ini akan coba kami siasati dan jelas akan kami tingkatkan selama perisapan ini,” kata Angga. (wol/pbsi/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement