Beranda blog

Cegah Covid-19, Suplemen Jamur Cordyceps Militaris Bantu Bangkitkan Imunitas

Jamur Cordyceps
agregasi

Waspada.co.id – Peneliti masih terus berjuang mencari vaksin yang bisa mencegah Covid-19. Selain itu, hingga saat ini belum ada satu pun obat yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) untuk menyembuhkan Covid-19.

Guru Besar Fakultas MIPA dan Pakar Biomolekuler Universitas Brawijaya, Prof Widodo, SSi, MSi, PhDMedSc mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19 saat ini adalah dengan menjaga imunitas tubuh. Cara ini dinilai efektif untuk mencegah penularan penyakit, sambil menunggu vaksin Covid-19 ditemukan.

Imunitas tubuh yang terjaga akan memicu antibodi yang berfungsi untuk menangkal segala macam virus yang menyerang tubuh manusia.

Menurutnya, manusia telah diberi kelebihan oleh Tuhan untuk beradaptasi dengan virus menggunakan antibodi yang dimilikinya.

“Ketika tubuh lelah dan mesti istirahat, tapi dipaksa kerja, ini yang menyebabkan imunitas tubuh menjadi lemah,” ungkap Prof Widodo Webinar Tangguh Hadapi New Normal, Rabu (1/7/2020).
Lebih lanjut, sebut Prof Widodo, imunitas tubuh bisa dibentuk dengan pola hidup sehat dan teratur. Selain itu, penggunaan asupan suplemen juga sangat disarankan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Salah satu yang disarakan adalah suplemen herbal yang mengandung jamur cordyceps militaris. Jamur cordyceps militaris, dijelaskan Prof Widodo, memiliki bahan aktif yang memiliki fungsi antivirus, antiinflamasi, antioksidan, dan imuniregulator.

“Semua itu bisa berfungsi untuk menangani gangguan pernapasan dan berpotensi menangkal virus,” pungkasnya.

Advertisement

Zidane Coret Hazard Dari Skuad Real Madrid

Foto: reuters

MADRID, Waspada.co.id – Dalam lanjutan La Liga melawan Getafe di Estadio Alfredo Di Stefano, Jumat (3/7), Real Madrid tidak akan diperkuat Eden Hazard. Ternyata, pelatih Zinedine Zidane sengaja tidak membawa kapten Timnas Belgia tersebut.

Keputusan Zidane jelas menimbulkan tanda tanya besar. Sejak La Liga kembali dilanjutkan pasca-pandemi Covid-19, Hazard merupakan salah satu pemain terbaik Los Blancos. Sempat absen lama, Hazard kini sudah pulih cedera.

Apalagi, pertandingan menjamu Getafe tergolong krusial bagi Madrid yang wajib menang untuk memperlebar jarak jadi empat poin di puncak klasemen dari kejaran Barcelona. Enggan menjadi polemik berkepanjangan, Zidane menjelaskan bahwa alasan pencoretan Hazard semata-mata untuk melindungi sang pemain.

Diketahui, ini merupakan musim debut Hazard bersama El Real dan awalnya tidak berjalan mulus karena badai cedera. Karena itu, Zidane tidak mau memaksa Hazard terus-terusan bermain dan berhati-hati melindungi sang bintang dari cedera.

“Kita tahu Hazard pemain seperti apa dan dia penting bagi kami. Lawan-lawan kami pun memahami itu. Mari berharap tidak ada usaha melukai pemain tertentu,” beber Zidane, Kamis (2/7).

“Lawan-lawan kami selalu bermain keras saat menghadapi kami. Kami harus berhati-hati dengan dia, sebab dia sempat lama menepi karena berbagai masalah,” sebutnya. (wol/aa/realmadrid/data3)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement

Sambut Hari Bhayangkara ke-74, Pemuda Pancasila Berikan Kejutan ke Kapolrestabes

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Usai melaksanakan upacara korps kenaikan pangkat, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mendapatkan kejutan di Hari Bhayangkara ke-74, Kamis (2/7).

Kejutan itu pun disampaikan Pemuda Pancasila Kota Medan yang datang ke Polrestabes Medan dengan membawa nasi tumpeng dipimpin Ketua Pemuda Pancasila Kota Medan, M Rahmaddian Shah SH, bersama seluruh pengurus.

Mengetahui kedatangan Pemuda Pancasila Kota Medan sontak Kapolrestabes bersama para Kasat dan Kapolsek yang berada di lapangan apel tergerak menyambut hangat dan menerima nasi tumpeng yang dibawakan.

Selanjutnya, Kapolrestabes Medan mengajak seluruh pengurus Pemuda Pancasila Kota Medan menuju lobbi utama Mapolrestabes Medan untuk makan nasi tumpeng bersama-sama.

Sebagai bentuk penghormatan Ketua Pemuda Pancasila secara simbolis mengambilkan sekaligus menyuapi nasi tumpeng kepada Kapolrestabes Medan. Melihat momentum keakraban itu, seluruh personil serta kader Pemuda Pancasila memberikan aplaus (tepuk tangan-red) secara meriah.

Tak hanya itu, usai makan bersama dilanjutkan dengan pemeriksaan rapid test dalam upaya pencegahan Covid-19.

Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Pancasila Kota Medan, M Rahmaddian Shah SH, mengaku kedatangannya bersama seluruh kader memberikan aprisiasi kepada Polrestabes Medan dan jajaran di Hari Bhayangkara ke-74.

Menurutnya, institusi Polri telah bekerja profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya di Kota Medan. Hal itu dibuktikan dengan situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas-red) cukup kondusif.

“Semoga di Hari Bhayangkara ke-74, Polrestabes Medan tetap menjadi pengayom, pelindung, dan pelayan terbaik dalam memberikan rasa aman, nyaman, kepada masyarakat,” tuturnya.

“Kami pun dari Pemuda Pancasila siap membantu Polrestabes Medan dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” sambung M Rahmaddian Shah.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Pemuda Pancasila Kota yang telah memberikan penghargaan di Hari Bhayangkara ke-74.

“Momentum ini dapat kami jadikan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas sebagai institusi Polri memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement

Resmi! Achraf Hakimi Jadi Bek Termahal Inter Milan

Foto: intermilan

MILAN, Waspada.co.id – Real Madrid mengumumkan bahwa mereka telah melepas bek sayap Achraf Hakimi ke Inter Milan di bursa transfer musim panas, setelah dipinjamkan ke Borussia Dortmund selama dua musim.

Wing back Timnas Maroko ini merupakan produk asli binaan Madrid. Sejak promosi ke tim utama pada 2017, Hakimi baru mengecap sembilan pertandingan dengan torehan dua gol untuk Los Blancos di La Liga.

“Real Madrid dan Inter Milan telah mencapai kesepakatan transfer Achraf Hakimi. Kami mengucapkan terima kasih untuk Achraf atas dedikasi, profesionalisme, dan sikap teladannya sejak bergabung akademi klub di tahun 2006. Semoga sukses untuk pengalaman barunya,” demikian pernyataan resmi Real Madrid, Kamis (2/7) malam.

Kabarnya, Inter harus mengeluarkan daan sebesar 40 juta euro (Rp644 miliar) plus bonus 5 juta euro untuk Hakimi. Nerazzurri pun mendapatkan tanda tangan Hakimi dengan durasi kontrak lima tahun.

Selama dipinjamkan ke Dortmund, Hakimi mencatatkan 73 penampilan dan mencetak 12 gol di semua kompetisi. Pelatih Inter, Antonio Conte, pun tergoda dengan penampilan pemain berusia 21 tahun ini dan dinilai bisa menambah kualitas lini belakang.

Selanjutnya, Nerazzurri menjadikan Sandro Tonali dari Brescia dan Arturo Vidal dari Barcelona sebagai prioritas transfer. (wol/aa/inter/data3)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement

Poltekpar Medan Dukung Kemenparekraf Peduli Pelaku Pariwisata

WOL Photo

Medan, Waspada.co.id – Politeknik Pariwisata Medan mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dalam menyalurkan sejumlah bantuan berupa paket BaLaSa (Bahan Pokok Lauk Siap Saji) bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumut yang terdampak pandemi.

“Poltekpar Medan hadir dan mendukung penuh kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf untuk pelaku pariwisata yang terdampak Covid 19. Mulai dari fasilitasi tempat sampai dengan penyediaan tengaa kerja.” tutur Anwari Masatip selaku Direktur Politeknik Pariwisata Medan.

Tentu berharap bantuan yang telah disediakan akan tersalurkan dengan baik dan tepat guna.

“Dalam situasi pandemi ini kita harus tetap kompak dan memperkuat kerjasama satu sama lain agar mampu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat disekitar kita,”tandasnya.(wol/rls/data3)

Advertisement

Pasien Sembuh Corona Hari Ini Pecahkan Rekor, Capai 1.072 Orang

Penanganan pasien corona. (Ilustrasi/Shutterstock)
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan sebanyak 1.072 pasien sembuh dari virus corona (Covid-19) pada Kamis, 2 Juli 2020. Jumlah tersebut memecahkan rekor pasien sembuh dalam satu hari.

“Sembuh 1.072 orang sehingga total 26.667,” kata Yuri saat konferensi pers live streaming di Graha BNPB, Jakarta.

Jumlah 1.072 pasien sembuh itu memecahkan rekor sebelumnya pada 28 Juni 2020, dengan 1.027 orang.

Yuri mengatakan, Provinsi Jawa Timur melaporkan kasus sembuh 192 orang hari ini. Jumlah itu menjadi yang terbanyak dibandingkan provinsi lainnya.

DKI Jakarta melaporkan 191 kasus sembuh pada hari ini. Jawa Tengah menjadi provinsi ketiga terbanyak dengan melaporkan 98 pasien sembuh dari corona.

Sebagaimana diketahui, pasien dinyatakan sembuh dari virus corona apabila dalam 2 kali pemeriksaan berturut-turut menunjukkan hasil negatif.

Sementara itu, hari ini kasus positif virus corona bertambah 1.624 sehingga total menjadi 59.394 orang. Pasien meninggal bertambah 53 sehingga menjadi 2.987 orang.

Yuri mengatakan, sebanyak 452 kabupaten/kota di 34 provinsi telah terdampak virus corona.

Advertisement

New Normal Bukan Kehidupan Sebelum Pandemi Covid-19

Foto: Biro Humas Dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara kembali mengingatkan masyarakat bahwa New Normal atau kenormalan baru bukan berarti kembali ke kehidupan saat sebelum pandemi Covid-19.

Masyarakat diminta selektif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas di luar rumah dan beberapa tempat yang terindikasi memiliki peluang besar terjadinya penularan Covid-19. Di antaranya, pasar atau pusat perbelanjaan, kantor, kendaraan umum, dan rumah makan.

“Ini harus menjadi perhatian khusus untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat berada di tempat-tempat tersebut. Penting bagi kita yang beraktivitas di luar rumah menjaga imunitas dan kesehatan diri, agar tidak tertular dan sakit,” ucap Relawan Tim Komunikasi GTPP Covid-19 Sumut, Putri Mentari Sitanggang, pada live streaming, Kamis (2/7).

Dikatakan, penerapan New Normal dibarengi penerapan protokol kesehatan merupakan upaya masyarakat dalam membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penularan wabah Corona tersebut.

“Karena apabila kita tertular maka akan berisiko juga bagi keluarga yang berada di rumah. Risiko bagi keluarga kita akan menjadi semakin besar manakala kita yang aktif di luar rumah membawa penyakit ke dalam rumah,” katanya.

GTPP Covid-19 Sumut juga mengajak masyarakat saling mengingatkan akan komitmen melaksanakan protokol kesehatan. Putri menambahkan informasi dari ahli dan pakar kesehatan dunia memastikan kemungkinan paling cepat vaksin ditemukan pada tahun 2021.

“Kita ketahui bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Ketentuan-ketentuan pencegahan ini kami informasikan dalam bentuk protokol kesehatan,” katanya.(wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement

Pilkada di Sumut, Gubsu Berharap Koordinasi Aktif Penyelenggara dan Pemda

Foto: Biro Humas Dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengimbau para penyelenggara Pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) beserta jajarannya, aktif koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) memaksimalkan persiapan serta pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Menurut Gubsu, penyelenggara dan pemerintah kabupaten/kota harus aktif berkomunikasi untuk tujuan lancarnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Sumut yang akan diselenggarakan di 23 kabupaten/kota. Mengingat tahapannya sudah berjalan sejak Juni lalu, maka urusan teknis seperti kebutuhan penyelenggaraan jangan sampai mengganggu pesta demokrasi.

“Jika memang ada masalah, tolong komunikasikan dengan pemerintah kabupaten/kota, karena kita ini ibarat satu keluarga. Jangan sampai ada persoalan yang bisa diketahui orang luar, jadi harus kita selesaikan bersama,” ujar Edy, Kamis (2/7).

Gubsu juga menyampaikan komitmennya terhadap penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Sumut. Berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), APBD Sumut sebesar Rp247,97 miliar dan dicairkan bertahap sesuai kebutuhan.

Secara teknis, Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah soal teknis penyelenggaraan. Meskipun diakuinya ada beberapa daerah yang perlu percepatan, menurutnya seluruh tahapan hampir tidak ada kendala berarti.

“Ini kan baru 30% tahapan berjalan. Pada umumnya dana di NPHD itu sudah 44% secara rata-rata. Hanya ada beberapa daerah yang belum sampai 40%, itu yang kita dorong untuk percepatannya,” jelas Basarin.

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin, menyebutkan persentase pencairan anggaran Pilkada secara umum tidak memengaruhi pelaksanaan. Meskipun ada masih 7% (dari total pengajuan anggaran/NPHD) seperti Tapsel, hal itu dikarenakan sempat ada penundaan tahapan pelaksanaan.

Tetapi yang terpenting, kata Herdensi, adalah kerja sama penyelenggara Pilkada dengan GTPP Covid-19 di 23 kabupaten/kota. Dalam waktu dekat, pihaknya akan rapid test seluruh jajaran penyelengara, khususnya yang terlibat pemutakhiran data. Disebutkan, jumlahnya diestimasi 19.250 lebih orang terlibat.

Selain itu, rapid test dan Alat Pelindung Diri (APD) juga harus disediakan untuk tahapan berikutnya dalam jumlah besar sebanyak 19 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan, berharap arahan Gubsu terkait komitmen Pemprovsu terhadap Pilkada dapat dimaksimalkan sesuai jadwal tahapan Pilkada Serentak 2020. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Advertisement

Aminullah: Bank Aceh Tahun 1989 Pernah Go Public

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Pada 1989 silam, Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh disingkat Bank BPD Aceh -kini Bank Aceh Syariah (BAS)- pernah menjadi perusahaan go public alias masuk ke dalam bursa efek dengan melakukan emisi obligasi yang dijual terbuka /TBK kepada masyarakat.

Saat itu, direktur utama bank milik pemerintah daerah tersebut dijabat oleh H Syamsunan Mahmud. “Kondisi moneter kala itu sedang tidak stabil sehingga bank mengalami kesulitan likuiditas,” ungkap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Kamis 2 Juli 2020 di pendopo.

Menurut Aminullah yang saat itu ditunjuk sebagai ketua pelaksana go public tersebut, Bank Aceh melakukan kegiatan go public melalui emisi obligasi yang hanya sebesar Rp 5 miliar. “Saya mengetahui persis karena ditunjuk direksi sebagai ketua pelaksananya.”

Obligasi yang diterbitkan Bank Aceh berjangka waktu lima tahun, “dan laku keras di pasar bursa di bawah dukungan Ficorinvest -perusahaan yang bergerak di pasar efek saat itu,” ujar Aminullah yang menutup karir di Bank Aceh setelah menjabat direktur utama selama 10 tahun.

Dengan pengalaman tersebut, ujarnya lagi, maka setidaknya Bank Aceh sudah tercatat di pasar bursa saham sebagai bank yang mampu menjalankan amanah dengan baik.

Sebelumnya, Aminullah telah memberi masukan kepada jajaran direksi BAS untuk mengambil kebijakan yang pernah ia lakoni pada 1989 silam. “Ini untuk memenuhi modal setor Rp 3 triliun pada 2024 agar tidak turun peringkat menjadi bank BPR atau bank kecil nantinya.”

Hal dimaksud mengingat kemampuan setor modal dari pemilik untuk memenuhi Rp 3 triliun sangat minim. “Masih terjadi kekurangan sebesar Rp 1,9 triliun, atau rata-rata harus disetor oleh PSP maupun pemegang saham lainnya sebesar Rp 500 miliar per tahun,” ujarnya.

Dan berdasarkan pengalaman selama ini, para pemegang saham baru mampu menyetor Rp 100 miliar per tahun. “Hal itu sangat dimaklumi karena keuangan daerah juga harus membiayai pembangunan sektor lainnya,” kata Aminullah.

Jika pun seluruh deviden dibayarkan setiap tahunnya, maka baru terhimpun dana lebih kurang Rp 250 miliar, dan itu juga masih belum mampu mencapai modal minimum Rp 3 triliun. “Solusinya, Bank Aceh Syariah perlu berbenah untuk go public atau masuk bursa saham nasional agar ini terpenuhi,” katanya.

Di mata Aminullah, penerapan go public oleh BAS sangat mungkin dilakukan. “Pertimbangannya, ROE (return on equity) Bank Aceh Syariah sangat menjanjikan yaitu lebih dari 24 persen per tahun. Bank dalam keadaan sehat dan didukung oleh pemda untuk pendanaan ekspansi.”

Kemudian asetnya kini Rp 25 triliun dan memiliki modal Rp 1,1 triliun. “Dan hasil audit akuntan publik terhadap laporan keuangan juga sangat baik dengan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” katanya.

“Lalu sebagaimana kita maklumi bersama bank ini sekarang telah beroperasi total secara syariah, dan tentu bank syariah telah teruji di masa krisis karena memiliki daya tahan yang lebih baik,” katanya lagi. (bandaacehkota/ags/data3)

Advertisement

Jika Pindah, Pemko Medan Tetap Manfaatkan Taman Budaya Sebagai Tempat Kesenian

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Jika Pemprov Sumut jadi memindahkan Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Jalan Gatot Subroto Medan, Pemko Medan nantinya tetap akan menjadikan bekas lokasi TBSU sebagai tempat pengembangan kesenian dan kebudayaan. Dengan demikian, warga Kota Medan tetap dapat berekspresi dan berinovasi menyalurkan jiwa seni dan budayanya.

“Jika Pemprov Sumut menyerahkan kembali lahan tersebut kepada Pemko Medan, kita akan lakukan berbagai perbaikan dan pembenahan fasilitas di sana sehingga aktifitas kesenian dan kebudayaan dapat berjalan baik. Jadi siapapun dapat merasa nyaman mengeksplorasi minat, bakat dan kemampuannya,” kata Akhyar di Balai Kota Medan, Kamis (2/7).

Penjelasan ini disampaikan Akhyar menanggapi rencana pemindahan TBSU oleh Pemprovsu yang semula di Jalan Perintis Kemerdekaan ke PRSU Jalan Gatot Subroto Medan. “Sebagai ibukota Provinsi Sumut, Kota Medan sangat membutuhkan ruang kesenian dan kebudayaan sebagai simbol peradaban kota,” ungkapnya.

Akhyar menjelaskan bahwa Kota Medan selama ini kurang akan sentuhan nilai artistik dan humanis. Padahal Kota Medan banyak memiliki seniman-seniman handal yang hasil karyanya diyakini mampu untuk memberikan sentuhan artistic dan humanis sehingga membuat Kota Medan tidak kalah dengan kota lainnya di Indonesia.

“Dengan adanya pusat kesenian di eks TBSU nanti, kita harapkan para seniman bisa bersatu dan berkreasi untuk memberikan sentuhan artistik dan humanis untuk menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

Guna mewujudkan keinginan tersebut, Akhyar berencana lahan eks TBSU nanti akan akan dibangun berbagai fasilitas mulai dari gedung pertunjukan, pameran serta ruang-ruang diskusi yang dapat menjadi wadah lahirnya para seniman-seniman handal yang mampu membanggakan nama Kota Medan di masa mendatang.

Mantan anggota DPRD Medan ini juga mengatakan ruang kesenian dan kebudayaan memiliki nilai tinggi sebagai investasi budaya, pendidikan dan masa depan yang menjanjikan.

“Produk seni dan budaya yang bernilai dapat menjadi inspirasi sekaligus energi penggerak munculnya berbagai kemajuan di bidang seni dan budaya serta menjadi pemersatu dan pendorong terwujudnya peradaban kota,” pungkasnya.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Advertisement