KARO, Waspada.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui UP3 Bukit Barisan kembali menghadirkan program “Light Up The Dream” (LUTD), inisiatif sosial yang memberikan pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah terpencil.
Tiga keluarga di Kabupaten Karo dan Dairi kini telah merasakan cahaya listrik yang mengubah hidup mereka, berkat program penuh makna ini.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo menuturkan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi yang di mana listrik bukan hanya sekadar infrastruktur.
“Ini adalah cahaya harapan yang membuka pintu pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan tidak ada lagi keluarga yang tertinggal dalam gelap. Ini adalah bagian dari janji kami untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara, terutama mereka yang paling membutuhkan,” tuturnya, Kamis (6/3).
Salah satunya juga kisah, Agri Saputra Sembiring dan Rio Sitepu (Desa Gung Pinto, Karo), Kedua kepala keluarga ini sebelumnya mengandalkan lampu minyak untuk aktivitas malam hari.
“Kini, anak-anak mereka bisa belajar dengan nyaman, dan keluarga mulai mengembangkan usaha kecil berbasis listrik,” katanya,
Satu lagi yaitu Dina Aprilia, warga Desa Gunung Meriah, Dairi Sebagai ibu tunggal, Dina kerap kesulitan mengurus anak di malam hari tanpa penerangan.
“Sekarang, saya bisa menjahit untuk menambah penghasilan setelah anak-anak tidur,” ungkapnya.
Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Ramses Hutajulu juga menambahkan bahwa program ini adalah bentuk nyata sinergi antara PLN dan masyarakat.
“Listrik adalah hak dasar yang harus diakses semua orang. Melalui LUTD, kami tidak hanya memasang kabel dan meteran, tetapi juga membangun harapan. Setiap rumah yang terang adalah langkah kecil menuju desa yang mandiri dan produktif,” tambahnya.
Dengan gotong royong adalah kunci keberlanjutan. Mari jaga bersama infrastruktur ini agar cahaya ini tetap menyala untuk generasi mendatang.
“Selama ini, kami seperti hidup di zaman berbeda. Kini, anak-anak bisa mengerjakan tugas sekolah sampai malam tanpa takut minyak lampu habis. Terima kasih PLN, ini seperti mimpi yang jadi nyata,” ucap penerima manfaat, Agri Saputra.
Diungkapkan juga oleh Dina Aprilia, salah satu penerima manfaat dengan listrik, kini punya semangat baru untuk membesarkan anak-anak dengan lebih baik.
“Komitmen Berkelanjutan Program Light Up The Dream akan terus diperluas ke desa-desa lain di Sumatera Utara. Kami akan terus bekerja keras hingga tidak ada lagi sudut gelap di Sumut. Setiap keluarga berhak merasakan kemajuan melalui listrik yang andal,” tandas Agus Kuswardoyo. (wol/eko)
Editor: Ari Tanjung
Discussion about this post