Vladimir Putin Sampaikan Belasungkawa Atas Tragedi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Foto: Presiden Rusia, Vladimir Putin. (REUTERS/Mikhail Klimentyev/RIA Novosti/Kremlin)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Presiden Rusia, Vladimir Putin menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu (9/1) di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

Dilansir dari CNN, Putin turut berduka dan mendukung keluarga dan teman para korban.

“Presiden Rusia menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya penumpang dan awak pesawat yang jatuh di lepas pantai Jawa itu. Pemimpin Rusia menyampaikan kata-kata simpati dan dukungan kepada keluarga serta teman-teman para korban,” tulis pemerintah Rusia lewat siaran resminya, Minggu (10/1).

Selain Putin, Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishamuddin Hussein juga turut menyampaikan ungkapan belasungkawanya atas jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 128 melalui akun Twitter pribadinya @Hishammuddinh2O.

“Malaysia turut berdukacita dan mengucapkan takziah kepada pemerintah khususnya @Menlu_RI serta rakyat Indonesia atas tragedi yang menimpa pesawat #SriwijayaAir semalam. Semoga ahli keluarga dan sahabat handai penumpang serta kru pesawat tabah mendepani ujian berat ini,” ungkap Hishamuddin.

iklan

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar pesawat tersebut bisa segera ditemukan. Jokowi juga memastikan agar upaya pencarian pesawat dan korban terus dilakukan.

Ia menuturkan bahwa pemerintah telah mengerahkan berbagai lembaga dalam pencarian dan penyelamatan tersebut. Hal tersebut disampaikannya saat memberi sambutan pada HUT ke-48 PDIP yang digelar secara virtual pada hari ini, Minggu (10/1) siang.

“Sejak kemarin, pencarian terus dilakukan. Kita doa bersama-sama agar penemuan korban dan pesawat bisa segera dilakukan,” ungkap Jokowi.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB. Namun pada pukul 14.40 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak.

Pesawat itu membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin. (wol/cnnindonesia/julia/data3)

Iklan