Update 13 Januari 2021: Kasus Positif Covid Tambah 11.278, Total 858.043 Orang

WOL Ilustrasi
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah sebanyak 11.278 , Rabu (13/1). Dengan demikian jumlah akumulatif konfirmasi paparan Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi 858.043 kasus.

Dari jumlah akumulatif itu sebanyak 703.464 sembuh (bertambah 7.657) dan 24.951 meninggal (bertambah 306).

baca: Tingkat Efikasi Vaksin Sinovac: Indonesia 65,3 Persen, Brasil 50,4 Persen, Turki 91 Persen

Sebagai catatan, tambahan harian untuk kasus positif dan kematian ini merupakan rekor baru.

Berdasarkan data yang diterima dari Satgas Covid-19 per pukul 12.00 WIB hari ini jumlah spesimen yang diperiksa dalam 24 jam terakhir adalah 71.689.

iklan

Sementara itu, jumlah suspek yang tercatat hari ini di Indonesia adalah 59.667.

Paparan kasus positif ini sendiri telah berada di 34 provinsi, di 510 kabupaten/kota.

Sehari sebelumnya, jumlah akumulatif Covid-19 di Indonesia adalah 846.765 orang. Dari jumlah tersebut yang sembuh 695.807 orang dan 24.645 meninggal.

Baca: Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Pertama

Update 12 Januari 2021: Positif Covid Tambah 10.047, Kematian Pecah Rekor 302 Kasus

Pemerintah sendiri telah menetapkan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah daerah Pulau Jawa dan Bali untuk menekan penyebaran virus corona mulai 11 Januari sampai 25 Januari 2021.

Selain itu, proses vaksinasi Covid-19 pun telah dimulai dengan yang disuntik pertama adalah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi disuntik dengan vaksin merek Sinovac yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan Pemeriksa Obat-obatan dan Makanan (BPOM) RI. BPOM menyebut bahwa vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.

baca: Menkes Ungkap Alasan Pemerintah Pesan Ratusan Juta Vaksin Dari Berbagai Negara

Pemerintah menjadwalkan vaksin dimulai pada 13 Januari. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para pejabat lainnya menjadi klaster pertama yang disuntik vaksin Covid-19. (cnnindonesia/ags/d2)

Iklan