Tingkat Efikasi Vaksin Sinovac: Indonesia 65,3 Persen, Brasil 50,4 Persen, Turki 91 Persen

Vaksin Sinovac. (Foto : BNPB)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Brasil mengumumkan vaksin corona CoronaVac buatan Sinovac Biotech efektif 50,4 persen dalam uji coba tahap akhir pada Selasa (12/1).

CoronaVac telah disuntikkan kepada petugas medis yang berada di garda depan saat menangani pasien Covid-19.

Sebelumnya pada pekan lalu telah Institut Butantant merilis vaksin Sinovac 78 persen efektif dalam mencegah kasus ringan yang membutuhkan perawatan, dan 100 persen manjur dalam mencegah kasus sedang hingga serius.

Pada saat itu, mereka tidak menyebutkan tentang kelompok relawan vaksin yang terinfeksi virus corona, meski dengan gejala sangat ringan.

Baca:
Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Pertama

iklan

Update 12 Januari 2021: Positif Covid Tambah 10.047, Kematian Pecah Rekor 302 Kasus

Dengan dimasukkannya hasil dari kelompok tersebut, CoronaVac memiliki efektivitas umum 50,4 persen mencegah penyakit pada pasien. “Ini adalah vaksin yang aman dan efektif yang memenuhi semua kriteria untuk digunakan dalam kondisi darurat,” kata Direktur Butantan Dimas Covas seperti dilansir AFP.

Hasil uji klinis vaksin Sinovac melibatkan 12.500 sukarelawan yang menunjukkan tidak ada efek samping atau reaksi alergi yang signifikan. “Jika vaksin menolak tes ini, maka bisa jauh lebih baik di tingkat komunitas,” kata manajer medis untuk uji klinis di Butanta, Riardo Palacios.

baca juga:

Menkes Ungkap Alasan Pemerintah Pesan Ratusan Juta Vaksin Dari Berbagai Negara

MUI Keluarkan Fatwa: Vaksin Sinovac Suci dan Halal

Ini 3 Kelompok yang Bakal Disuntik Perdana Vaksin Covid-19 Bareng Jokowi

Beredar Isu Vaksin Covid Sinovac Bisa Perbesar Kelamin Pria, What!

Pada Jumat (8/1) lalu Butantan telah menyerahkan permintaan otorisasi vaksin pertama kepada badan pengawas kesehatan Brasil, Anvisa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan batas minimal efikasi vaksin corona 50 persen. Hasil uji klinis yang ditetapkan Brasil mencatat efektivitas vaksin Sinovac di atas batas minimal yang ditetapkan WHO.

Sementara itu Indonesia mengumumkan hasil uji klinis Sinovac mencapai 65,3 persen. Turki mengumumkan nilai efikasi hasil uji klinis vaksin Sinovac mencapai 91 persen. Efikasi Sinovac ini juga berada di bawah Pfizer yang memiliki efikasi 90 persen, atau Moderna 95 persen, atau AstraZeneca yang berada di kisaran 60-90persen.

Vaksin Sinovac juga lebih mudah didistribusikan karena cukup disimpan di suhu kulkas pada umumnya, sehingga menjadi incaran negara-negara tropis dengan sistem logistik yang tertinggal dari Amerika Serikat atau negara Eropa.

Pemerintah Brasil encananya akan memesan 100 juta dosis vaksin Sinovac. Angka ini dua kali lipat dari angka pemesanan sebelumnya yang sempat diumumkan sebanyak 46 juta dosis. (cnnindonesia/ags/d2)

Iklan