“Tidak Ada Sanksi Menolak Vaksinasi Covid-19”

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, memastikan bahwa tidak ada sanksi bagi masyarakat yang tidak mau di suntik vaksin Covid-19.

“Atas perintah Gubernur Sumatera Utara, sanksinya tidak ada. Sanksinya kita cari diketentuan-ketentuan lain, seperti UU bencana dan sebagainya. Jadi itulah yang diterapkan, kita juga tidak mau melakukannya,” ucapnya, kepada Waspada Online, Kamis (14/1).

Kapolda itu juga mengatakan bahwa pertama kali yang mendapatkan vaksin Covid-19 yaitu para tim medis, satgas dan masyarakat.

“Jadi rekan-rekan kita harus bersabar, karena ketersediaan vaksin juga terbatas,” ucapanya.

Namun dirinya memastikan bahwa di Sumut sudah ada kelambatan dalam penyebaran Covid-19.

iklan

“Nasional kita ada di urutan no 9 tapi ini sudah turun jadi ke 10/11. Angka penyebaran Covid-19 kita cukup terkendali tidak seperti Bali dan Jawa,” katanya.

Kapolda itu juga tidak lupa untuk mengingat masyarakat agar selalu menjaga protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan.

Diketahui hari ini bahwa Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, menjadi orang pertama di Sumut yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan diikuti oleh sejumlah pejabat dan pelayanan publik Sumut lainnya. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan