Sudah 6 Korban Pesawat Sriwijaya Air Teridentifikasi, Ini Datanya

Foto: Istimewa
Iklan
agregasi

JAKARTA, Waspada.co.id – Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, sejauh ini tercatat sudah mengidentifikasi enam korban insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Keenam penumpang itu teridentifikasi melalui proses pemeriksaan sidik jari oleh tim Inafis Bareskrim Polri. Adapun keenam korban tersebut adalah;

1. Jenazah atas nama Okky Bisma, laki-laki, Islam, Jakarta 12 Desember 1991 alamat Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia merupakan Crew Flight Attendant.

2. Jenazah atas nama Asy Habul Yamin, tempat tanggal lahirnya di Sintang, 31 Mei 1984, jenis kelamin laki-laki, agama Islam, alamat Jalan Sakti Nomor 7A, RT 05/06, Kelurahan Patukangan Selatan di Pesanggrahan, Jakarta.

3. Fadly Satrianto yang merupakan kelahiran, Surabaya 6 Desember 1982, berjenis kelamin laki-laki, Agama Islam, alamatnya Teluk Penanjung 17 RT 04/05 di daerah Pabean Cantian Jawa Timur. Ia merupakan Co-Pilot atau crew ekstra.

iklan

4. Khasanah yang merupakan kelahiran, Lamongan 28 Desember 1970, perempuan, agama Islam, alamatnya Gang Lentoro Jalur III, RT 05/05, Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat.

Baca juga:

Maskapai Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang

Black Box Sriwijaya Air SJ 182 Akhirnya Ditemukan

Kado Dari Sang Istri Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tinggal Kenangan

Sriwijaya Air SJ 182 Dipastikan Laik Terbang

5. Indah Halimah Putri, kelahiran Sungai Pinang, 01-10-1994, perempuan, Islam, alamat dusun 4 RT 7, Desa/Kelurahan Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang Provinsi Sumsel.

6. Agus Minarni, tempat lahir Mempawah, tanggal lahir 01-08-1973, jenis kelamin Perempuan, aalamaIslam, alamat Dusun Sikadamai RT 5/2, Kecamatan Mempawah Hilir, Provinsi Kalimantan Barat, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil atau PNS.

“Kami dari Inafis ingin menyampaikan bahwa hari ini bisa identifikasi dua korban,” kata Kabid Fotografi kepolisian (Topol) Pusat Inafis Bareskrim Polri Sriyanto dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021).

Sriyanto mengungkapkan, proses identifikasi sidik jari itu diperoleh dari Body Part jempol tangan yang diketemukan oleh tim pencarian dan evakuasi korban.

Setelah dicocokan dengan data E-KTP, ternyata memiliki 12 kesamaan. Sehingga, dapat diyakini adalah korban tersebut merupakan penumpang dari pesawat tersebut.

“Kami cari dari sidik jari kami bandingkan sidik jari E-KTP, ternyata jempol kiri ada kesesuain, identik 12 titik ini menurut kami sudah tidak bisa terbantahkan,” ujar Sriyanto.

Iklan