Kadinkes: Ratusan TKI Dikarantina di Lima Lokasi

WOL Photo/Iman Harahap
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengatakan ratusan warga Indonesia yang datang dari Malaysia dan Singapura sedang dikarantina di lima (5) lokasi di Medan.

Disebutkan, Proses karantina tersebut sudah berjalan satu minggu lebih dan durasinya selama lima hari, bahkan sudah ada beberapa yang sudah keluar.

“Mereka dikarantina di tiga hotel, yaitu Grand Darusallam, Putra Mulia, dan Madani. Ditambah lagi gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Sumut dan gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut,” tutur Alwi saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Rabu (13/1).

Alwi menjelaskan, karantina tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19, dan mematuhi surat edaran dari pusat.

“Kalau jumlahnya satu kali penerbangan bisa sampai seratusan, ada 115 orang, 150 orang, bahkan ada yang 180 orang,” sebutnya.

iklan

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Yankes Dinas Kesehatan Sumut, dr Nelly Fitriani menjelaskan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang dari luar Negeri wajib dikarantina di tempat yang sudah ditentukan.

“Begitu mereka turun, langsung di Swab oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Sambil menunggu hasilnya keluar, diletakkanlah di tempat karantina,” jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, setiap TKI yang reaktif atau positif Covid-19 akan ditempatkan di RS GL Tobing sebagai rumah sakit rujukan.

“Itu masih dana dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sumut dan pemerintah daerah.
Biaya Swab dari KKP yang ada di bandara dan gratis,” katanya.

Selain itu, untuk total TKI yang masuk sudah lebih 500 orang, dan hal tersebut sejak tanggal 2 Januari dan sampai tanggal 19 Januari 2021 mendatang.

“Ini sebenarnya diperpanjang, seharusnya sampai tanggal 14 saja,” pungkasnya.(wol/man/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan