Terbuka Soal Covid, Anggota DPR RI: Anies Contoh yang Baik

Saleh Partaonan Daulay. (ist)
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terbuka mengakui positif Covid-19 sembari menyindir tokoh yang enggan menunjukkannya.

Menurutnya, pengakuan itu berguna demi mencegah penyebaran lebih jauh Covid-19.

“Kita apresiasi Anies, karena ada orang yang tidak mau menunjukkan. Ini contoh yang baik, tidak ada yang harus ditutupi, itu bukan aib, bisa diantisipasi untuk penanganan yang lebih baik,” kata Saleh, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (1/12).

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tak meremahkan ancaman Virus Corona. Menurutnya, kasus Anies ini bukti bahwa Covid-19 bisa menular ke semua kalangan.

“Terbukti, Covid-19 tidak hanya menyerang masyarakat awam tapi juga para pejabat negara termasuk di DKI Jakarta yang sudah termasuk ada gubernur, wakil gubernur, bahkan sekretaris daerahnya. Ada yang sembuh dan ada yang enggak sembuh,” ucap Saleh.

iklan

Diketahui, Anies, melalui keterangan tertulisnya mengakui positif Virus Corona berdasarkan hasil tes yang keluar pada Selasa (1/12) dini hari. Tes swabnya sendiri dilakukan pada Senin (30/11) siang.

Ia menyusul Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria dan mendiang mantan Sekretaris Daerah DKI Saefullah yang lebih dulu terjangkit virus tersebut.

Saleh pun meminta orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Anies Baswedan dalam beberapa waktu terakhir untuk melakukan tes swab sekaligus meminta Satgas Covid-19 melakukan penelusuran kontak.

“Tracing diharapkan dapat dilakukan Satgas Covid-19 DKI [Jakarta]. Untuk gubernur saya rasa tidak sulit karena jadwal teragendakan, bisa diketahui kapan dan di mana dan siapa saja audience-nya,” kata dia.

“Mereka yang pernah ketemu Gubernur DKI harus rela di-swab dan tracing karena hanya itu kita bisa lihat dampaknya,” imbuh dia.

Sebelumnya, sejumlah pejabat dan tokoh publik tak serta merta mengumumkan status positif Covid-19. Padahal, mereka sudah berinteraksi dan berpotensi menyebarkan virusnya ke banyak orang. (cnnindonesia/ags/d2)

Iklan