Salman Diperiksa 6 Jam di Sentra Gakkumdu

WOL Photo/Iman Harahap
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Calon Wakil Wali Kota Medan, Salman Alfaris, diperiksa penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Medan, perihal dugaan pelanggaran kampanye beberapa waktu lalu.

Salman mendatangi Sekretariat Gakkumdu di Jalan Sei Bahorok sekitar pukul 16.00 WIB, dan diperiksa selama 6 jam dengan waktu jeda salat magrib hingga salat Isha.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 22.09 WIB, pada saat ia dicecar sejumlah 28 pertanyaan.

“Selama di dalam ada sekitar 28 pertanyaan dan pada intinya semua kita jawab, cuma kita sangat menyayangkan orangtua yang membagikan brosur itu bukan sebagai terlapor, justru saya yang jadi terlapor,” katanya usai menjalani pemeriksaan, Selasa (1/12).

Salman juga menyayangkan sikap Bawaslu yang terkesan terburu-buru menaikkan persoalan tersebut ke tahap penyidikan.

iklan

“Jadi kita kecewa dengan kasus ini, kemudian ada beberapa poin yang ditanyakan saat penyidikan Bawaslu, yang justru pada hari ini materinya berkembang pada hal yang lain,” ucap Salman dengan raut kecewa.

Lebih lanjut Salman menyebutkan kehadirannya di Bawaslu merupakan niat baik sebagai warga negara.

“Intinya saya sudah koperatif datang ke sini memberikan keterangan sebagai saksi terlapor, dan memberikan keterangan apa adanya. kita berharap penjelasan kita menjadi bahan untuk pertimbangan oleh Gakkumdu dan mudah-mudahan bisa diproses, dengan seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) tersebut diperikasa atas dugaan pelanggaran kampanye di rumah ibadah (Mesjid Al-Irma) beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini pemeriksaan atas kasus ini sudah memasuki tahap ke tiga. Adapun pasal yang disangkakan terhadap Salman ialah Undang Undang nomor 10 Tahun 2016 Pasal 187 Ayat 3.(wol/man/d2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan