Banjir Melanda Medan, Mulia: Catatan Untuk Pemimpin Masa Depan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi I DPRD Medan, Mulia Syahputra Nasution, bersama Wadan Wing Letkol Fajar turun melihat titik banjir yang berada di Jalan Brigjen Katamso. Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian langsung atas apa yang menimpa warga di Kecamatan Medan Maimun, Jumat (4/12).

Dikatakan, peristiwa banjir ini kerap terjadi, namun kali ini yang terbesar dan menyebabkan ratusan rumah warga di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli terendam lebih dari 1 meter. Sejatinya kejadian ini tak perlu terulang, jika Pemko Medan memiliki formulasi tepat dalam penanganan masalah banjir.

“Ini salah satu bukti ketidakseriusan Pemerintah Kota Medan menyikapi persoalan (banjir) ini. Karena ini sering terjadi, seharusnya sudah bisa diantisipasi. Anggaran yang besar tidak dimaksimalkan dengan baik untuk penyelesaian banjir,” ketusnya.

Mulia menambahkan, Pemerintah Kota Medan di masa akan datang harus memiliki konsep penataan kota yang baik. Mulai dari kota bebas banjir, bebas lubang, bebas sampah, dan lainnya. Sehingga anggaran besar yang dipersiapkan tersebut tidak terbuang begitu saja.

“Inspektorat juga harus benar-benar melakukan pengawasan terhadap instansi yang mendapat amanah untuk mengelola anggaran APBD Kota Medan. Jangan hanya terima laporan saja, tapi berbeda fakta di lapangan. Ini lah yang akan kita dorong di tampuk pemerintahan berikutnya. Anggaran yang dikeluarkan harus tepat sasaran dan berguna untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

iklan

Untuk diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mencatat sebanyak 2.773 rumah dari 7 kecamatan terendam banjir. Luapan Sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura, dan Sungai Denai tersebut mencapai 3 hingga 5 meter.

“Kami mencatat sebanyak 2.773 rumah terdiri dari 1.983 KK dan 5.965 jiwa terdampak oleh banjir. Jumlah ini terangkum dari 7 kecamatan dan 13 kelurahan, yaitu Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia. Saat ini sudah dilakukan evakuasi di Kecamatan Medan Johor, Medan Maimun, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan,” kata Manajer Pusdalops BPBD Kota Medan, Nurly.

Dijelaskan, ada 181 jiwa yang sudah berhasil dievakuasi dengan rincian, anak-anak 50 jiwa, balita 38 jiwa, dewasa 67 jiwa, serta lansia 26 jiwa. Berdasarkan data yang terkumpul terdapat 6 orang dinyatakan hilang akibat banjir. 5 di antaranya dewasa dan balita.(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan