9 Bulan Pandemi Covid-19, Satgas: Disiplin Prokes Masih Kurang

Ilustrasi
Iklan
agregasi

JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah berlangsung sembilan bulan. Namun, dari data perubahan perilaku justru menunjukkan terjadinya penurunan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (Prokes). Saat ini, tingkat kepatuhan di Indonesia hanya mencapai 59,20%.

Apalagi, pada Kamis, 3 Desember 2020 menunjukkan penambahan kasus Covid-19 yang sangat signifikan, yaitu sebanyak 8.369 kasus. Karena itu, peran seluruh elemen bangsa dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sangatlah berarti.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, bahwa tanggung jawab pribadi atau individu masyarakat disiplin protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun) masih kurang.

“Tanggung jawab pribadi itu masih kurang. Ada yang mempunyai tanggung jawab pribadi yang sangat tinggi, mengingatkan orang lain juga ada. Tapi kurang banyak yang seperti itu,” ungkap Wiku dalam diskusi “Pandemi Belum Berakhir: Patuhi Protokol Kesehatan!” dari Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Saat ini, kata Wiku, tingkat penularan juga masih tinggi sehingga protokol kesehatan harus tetap disiplin dijalankan.

iklan

“Jadi sebenarnya tingkat penularannya di masyarakat juga masih tinggi, meningkat ya. Dan itulah pentingnya protokol kesehatan,” kata Wiku.

Wiku pun tidak menampik jika ada kejenuhan di masyarakat selama 9 bulan menghadapi pandemi Covid-19.

“Dan memang ini waktunya sudah cukup lama, hampir 9 bulan sekarang, pasti ada kejenuhan dan efektivitas masyarakat kita bersama-sama untuk mensosialisasikan juga masih terbatas belum sampai dipahami dan bisa melekat di setiap orang untuk melakukannya,” pungkasnya.

Iklan