Turnamen Tenis Wali Kota Cup I Digelar Januari 2021

Istimewa
Iklan

Banda Aceh, Waspada.co.id – Dalam rangka meningkatkan geliat olahraga tenis, Pemko Banda Aceh berkolaborasi dengan Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) akan menggelar turnamen tenis Wali Kota Cup.

Hal ini mengemuka dalam rapat yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (19/11/2020) di Pendopo Wali Kota.

Dalam rapat bersama Ketua Panitia Said Mukarram, Kadispora T Syahluna Polem dan sejumlah pengurus Baveti Aceh lainnya, Aminullah menyampaikan turnamen yang memperebutkan piala bergilir Wali Kota Banda Aceh ini direncanakan akan digelar pada Januari 2021 nanti.

“Kita rencanakan digelar pada Januari 2021 nanti. Tentunya dengan harapan pandemi Covid-19 akan berakhir,” kata wali kota yang juga sering tampil sebagai juara turnamen tenis veteran ini.

Panitia akan mengundang seluruh klub yang ada di Aceh sebagi peserta turnamen yang mengusung tema ‘Meningkatkan Imunitas dan Menjalin Silaturrahmi’.

iklan

Peserta dibolehkan dari Instansi, Pengprov dan Pengcab, BAVETI dan dari klub-klub yang terdaftar pada Pelti atau BAVETI. Turnamen tenis beregu ini menggunakan format setengah kompetisi, dimana setiap klub akan memainkan 5 partai ganda. Maksimal klub yang diterima mendaftar sebanyak 32 klub tenis dengan masing-masing klub mengirim 5 pasangan ganda.

“Turnamen ini, selain untuk meningkatkan imunitas tubuh juga menjadi ajang memperkuat silaturrahmi sesama insan tenis. Dan tentu saja akan memberikan multiplier effect bagi masayarakat Banda Aceh karena akan banyak peserta yang datang dan akan membelanjakan uangnya di sini,” kata Ketu MES Provinsi Aceh ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Said Mukarram menyampaikan turnamen tenis beregu Wali Kota Cup I ini akan mempertandingkan Kelompok Umur (KU). Ada KU 120 dengan minimal usia petenis 60 tahun, KU 110 (Usia minimal 55 tahun), KU 100 (Usia minimal 50 tahun), KU 90 bebas dan KU 40 tahun keatas untuk putri.

“Jadi masing-masing klub harus mengirimkan lima pasangan termasuk ganda putri,” kata sosok yang akrab disapa Waled ini seraya menyebutkan turnamen ini nanti tidak dipungut biaya pendaftaran.

Turnamen ini khusus diperuntukkan bagi para petenis dari seluruh Aceh, syaratnya dengan menunjukkan KTP berdomisili di Aceh. Pendaftaran akan ditutup ketika sudah ada 32 klub, karena turnamen ini akan dibagi dalam 8 grup dimana masing-masing grup terdiri dari 4 klub.

Lanjutnya, sesuai arahan Wali Kota, event yang berhadiah total Rp50 juta itu akan digelar dengan protokol kesehatan ketat. Setiap yang terlibat dalam turnamen tersebut, baik pelatih, official, wasit hingga penonton wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai amanah Perwal 51 Tahun 2020.

“Harus menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Panitian akan memastikan ini bisa berjalan. Di lapangan juga diatur jarak penonton. Bagi pemain ketika usai berlaga juga wajib mematuhi prokes,” kata Waled.

Lanjutnya, pendaftaran dalam beberapa waktu kedepan akan dibuka panitia. “Waktu pendaftaran nanti akan kita umumkan. Turnamen ini akan kita gelar tanggal 8 s/d 10 Januari 2021,” tutup Waled. (bandaacehkota/ags/data3)

Iklan