Sumut Dukung Visi Misi Ketum PP PBSI

WOL Photo/Ari
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Agung Firman Sampurna, resmi memimpin PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam Munas yang digelar 5-6 November lalu di Hotel JHL Serpong.

Pada Munas tersebut, Agung mendapat dukungan 29 dari 34 pengprov untuk sah memimpin PP PBSI periode 2020-2024. Begitu terpilih meneruskan tongkat kepemimpinan dari Wiranto, Pengprov PBSI Sumatera Utara pun menaruh segudang harapan terhadap Agung.

Ketum Pengprov PBSI Sumut, Suripno Ngadimin, menyakini dan percaya bahwa pemaparan program kerja serta visi misi yang disampaikan Agung dapat terealisasi. Dalam paparannya, Agung berjanji melakukan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, pemberdayaan Pengprov dalam sarana di daerah, struktur sponsorship dan dukungan finansial yang mandiri dan profesional, rekrutmen atlet dan pelatih serta prestasi hingga pembinaan bulutangkis menjadi industri olahraga.

“Kami dari Pengprov PBSI Sumut yakin dan percaya Pak Agung bisa mengimplementasikan visi misi yang telah beliau paparkan,” kata Suripno, Rabu (25/11) kemarin.

iklan

“Kami yakin PBSI di bawah Pak Agung dapat berkolaborasi dengan mitra yang dilandasi rasa hormat. Artinya, pihak swasta akan terlibat aktif dalam kolaborasi ini dengan PBSI. Tidak hanya di tingkat PP PBSI saja, namun sampai ke tingkat provinsi,” tambahnya.

Dengan semakin banyaknya sponsor yang masuk, lanjut Suripno, ini tak lain bertujuan pengembangan yang lebih baik hingga ke daerah. Terutama wacana program Pelatwil yang tak pernah terealisasi sejak dua periode lalu.

“Khusus untuk Pulau Sumatera, PBSI Sumut akan memperjuangkan Pelatwil. Di awal periode PBSI Sumut 2018-2022, kami fokus membenahi sarana prasarana (Gedung PBSI Sumut) yang tentunya nantinya dapat berkesinambungan dengan prestasi,” sambungnya.

Lebih lanjut, Suripno berharap wacana Pelatwil yang tertunda itu dapat terlaksana di bawah pimpinan Agung. Selain itu, pihaknya berharap ada bantuan untuk ke daerah-daerah agar pengprov-pengprov hingga pengkot/pengkab dapat menggelar Pelatda.

Mindset lama ingin diubah pak Agung, agar perkembangan, pembinaan hingga pembibitan calon atlet itu tidak hanya berpusat di Jawa saja. Di pulau-pulau lainnya, banyak potensi-potensi yang tentunya dapat berdampak dan mendukung timnas kita,” sebut mantan Ketum Pengkab PBSI Asahan itu.(wol/aa/ari/d2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan