Sumut dan Aceh Resmi Tuan Rumah PON 2024

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

JAKARTA, Waspada.co.id – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 bersama Provinsi Aceh. Hal ini ditandai penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Kamis (19/11).

SK penetapan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprov) Dr Hj R Sabrina didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis di Wisma Kemenpora, Jakarta.

“Kami tentu sudah siap menjadi tuan rumah PON 2024, apalagi penentuan tuan rumahnya sudah dipilih tahun 2018 lalu. Dengan SK ini, tentu Provinsi Sumut semakin bersemangat untuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk PON 2024,” kata Sabrina

Sumut sendiri telah matang merencanakan kawasan olahraga yang akan menjadi tempat penyelenggaraan PON 2024. Diketahui, Pemprovsu telah menyiapkan lahan seluas 300 hektare beserta desain kawasan Sumut Sport Center. Sabrina menjelaskan desain kawasan olahraga ini nantinya tetap bisa dimanfaatkan dan menjadi sumber pendapatan Pemprovsu.

“Kami perlu belajar dari provinsi lain agar pasca-event nanti venue kita tetap bisa dimanfaatkan dan menjadi sumber pendapatan masyarakat dan provinsi,” kata Sabrina lagi.

iklan

Aceh dan Sumut sebenarnya telah terpilih sebagai tuan rumah PON 2024 saat Rapat Tahunan KONI Pusat, April 2018 silam. Namun, SK penetapan secara resmi baru diserahkan karena belum adanya peraturan terkait PON diselenggarakan di dua provinsi.

“SK penetapan tuan rumah PON XXI tahun 2024 memang terasa cukup lama. Karena memang aturan lama hanya mengenal satu provinsi untuk menjadi tuan rumah. Tapi saat ini tempatnya ada di dua provinsi sehingga kalau dipaksakan jalan dengan aturan awal akan bermasalah. Maka kami upayakan revisi aturan PP Nomor 17 tahun 2007. Alhamdulillah, sudah selesai,” ucap Menpora.

“Saya mohon Aceh dan Sumut ini sama. Jadi ini yang saya mohon betul apalagi ini beda provinsi. Dari awal ini, saya ingatkan jangan sampai penyelenggaraan dua provinsi ini jadi tidak akur. Tapi saya yakin ini bisa sukses. Jadi itu saya ingatkan,” terang Menpora.

Aceh sendiri telah menyiapkan lahan 110 hektare untuk dibangun menjadi kawasan olahraga persiapan PON 2024. Selain itu, Kadispora Provinsi Aceh Dedy Yuswandi menyebutkan Aceh menambahkan 60 hektare untuk membangun stadion utama. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan