Kurir 1000 Butir Pil Ekstasi Divonis 11 Tahun Penjara

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Seorang sopir truk, Muhammad Sulistio, warga Jalan Besar Petumbukan, Dusun II Tanah Merah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang dijatuhi hukuman 11 tahun penjara karena terbukti memiliki 1.000 pil ekstasi.

“Menjatuhkan terdakwa dengan pidana 11 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” ucap Majelis Hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan dalam sidang di Ruang Cakra VI, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (25/11).

Hakim dalam amar putusan mengatakan, terdakwa bersalah menyalahgunakan narkotika golongan satu, yang beratnya melebihi lima gram.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 114 ayat 2 Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar hakim.

Sebelumnya jaksa penuntut umum Tiorida menuntut terdakwa dengan hukuman 14 tahun penjara denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

iklan

Menyikapi putusan, hakim memberikan waktu kepada terdakwa untuk menentukan sikap apakah menerima putusan atau pikir-pikir.

Mengutip surat dakwaan jaksa, terdakwa ditangkap polisi pada Maret 2020. Petugas polisi mendapat informasi soal peredaran ekstasi yang dikendalikan oleh Irwansyah (DPO), di Jalan Besar Galang, Desa Tanah Abang Pasar Miring, Galang.

Petugas kemudian menyamar jadi pembeli dan memesan ekstasi 1.000 butir ke Irwansyah dengan harga Rp85 juta. Setelah sepakat, Irwansyah menyuruh saksi polisi menghubungi handphone terdakwa Muhammad Sulistio.

Mereka lalu berjanji bertemu di depan Indomaret Lubukpakam untuk memberikan tester pil ekstasi itu. Kemudian petugas menghubungi kembali Irwansyah. Namun, dikatakan Irwansyah agar polisi langsung saja berurusan dengan terdakwa.

Pada Kamis 19 Maret 2020 sekira pukul 17.00 WIB petugas polisi sampai di Jalan Besar Galang tepatnya di pinggir jalan dan bertemu dengan terdakwa.

Terdakwa lalu memberikan satu buah goni beras ukuran lima kilogram warna putih dibungkus dengan kantongan plastik yang di dalamnya berisikan pil ekstasi 1.000 butir bentuk diamond warna hijau logo S.

Di saat bersamaan petugas langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa. Di hadapan petugas polisi, terdakwa mengakui, dirinya disuruh Irwansyah mengantarkan ekstasi itu. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan