Kasus Pencurian di PT Kreasi Dituntut 2,6 Tahun

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Terdakwa Abdul Latif Lubis, warga Jalan Kedondong, Kelurahan Sei Lalas, Kecamatan Medan Barat, dituntut jaksa dengan hukuman 2 tahun dan 6 bulan penjara.

Pria tamatan SD itu terbukti bersalah melakukan pencurian barang-barang PT. Kreasi Edulab Indonesia milik dan menjualnya.

“Meminta hakim yang menyidangkan perkara ini, agar menjatuhkan terdakwa dengan hukuman 2 tahun dan 6 bulan penjara,” ujar jaksa penuntut umum Elvinas Elisabeth Sianipar dalam sidang di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (26/11).

Di hadapan Hakim Ketua Dahlia Panjaitan, jaksa menyebutkan terdakwa bersalah melawan hukum memiliki barang sesuatu memiliki barang kepunyaan orang lain.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana pasal 363 ayat 1 Ke-3 KUHP,” kata jaksa.

iklan

Atas tuntutan terdakwa diberi kesempatan untuk menyusun nota pembelaan.

Sebelumnya dalam dakwaan jaksa disebutkan, penangkapan terdakwa bermula pada Selasa 23 Juni 2020 sekira pukul 20.00 WIB.

Terdakwa sedang melaksanakan tugas jaga malam dan menjaga aset-aset milik PT. Kreasi Edulab Indonesia di Yayasan Kreasi Edulab Indonesia yang beralamat Jalan H.Agus Salim, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia.

Kemudian saat itu timbul niat terdakwa untuk menggelapkan barang-barang milik PT. Kreasi Edulab Indonesia yang berada di ruangan tidur terdakwa.

Barang-barang yang diambil berupa speaker ukuran besar, speaker ukuran sedang, satu unit laptop HP Compac 610, dan satu unit kamera Fujifilm XA20 Mirrorless.

Kemudian Microskop, tabung gas 12 Kg, dua unit TV, printer handphone, biola dan juga sepedamotor.

Kemudian terdakwa lansung pergi menjual beberapa barang tersebut dengan lelaki yang tidak dikenalnya dengan keuntungan sebesar Rp5 juta.

Namun, saat menjual sepeda motor dan biola pihak dari Kepolisian polsek Medan Baru langsung menangkap terdakwa dan menyita barang bukti berupa satu unit Sepeda motor Merk Yamaha Mio warna hitam dan satu unit biola.

Saat diinterogasi, terdakwa mengakui perbuatannya yang telah menggelapkan barang-barang milik PT. Kreasi Edulab Indonesia. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan