Hina Presiden, Poldasu Tetapkan Ketua FPI Galang Jadi Saksi dan Wajib Lapor

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Dit Reskrimsus Polda Sumut menetapkan Ketua FPI Galang, Welly Putra (33) yang menghina Presiden Joko Widodo melalui media sosial Facebook wajib lapor.

“WP setelah kita amankan dan menjalani pemeriksaan yang bersangkutan kita tetapkan sebagai saksi dan wajib lapor atas kasus postingan Megawati Soekarno Putri menggendong Presiden Joko Widodo melalui akun Facebook miliknya,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (27/11).

Menurutnya, penetapan saksi terhadap WP karena ia mendapatkan foto Megawati menggendong Joko Widodo dari akun media sosial lainnya lalu kembali mempostingnya di akun Facebook miliknya.

“Sehingga penyidik mengambil keputusan untuk sementara WP hanya menjalani hukuman wajib lapor,” terang Tatan.

Diketahui, Tim Subdit V Cyber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap Welly Putra warga Dusun III Nusa Indah, Kelurahan Sei Karang, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, pelaku penghinaan Presiden, Joko Widodo, melalui media sosial Facebook, Kamis (26/11).

iklan

“Pelaku terbukti memposting foto Megawati Soekarno Putri menggendong Presiden Joko Widodo melalui akun media sosial Facebook,” kata Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan.

Dari hasil pemeriksaan, Nainggolan menuturkan WP nekat menyebarkan foto Megawati menggendong Presiden Joko Widodo melalui media sosial karena merasa kebijakan dan sistem pemerintahan yang diamanatkan tidak sesuai dengan keinginannya.

“Atas perbuatannya WP dikenakan Pasal 45 ayat (3) JO Pasal 27 ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP JO Pasal 316 KUHP atau Pasal 207 KUHP,” pungkasnya.(wol/lvz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan