Gubsu Yakin Kondusifitas Rakyat Saat Pilkada Serentak di Sumut

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, meyakinkan masyarakat dan Anggota DPR RI tentang kesiapan dan kondusifitas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 23 kabupaten/kota se Sumut.

Pernyataan itu disampaikan Gubsu pada Rapat Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 secara virtual yang dipimpin Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan sejumlah legislator lainnya di Pendopo Rumah Dinas, Jalan Sudirman Medan, Senin (23/11).

Dalam sambutannya, Gubsu menyampaikan sampai saat ini situasi pandemi Covid-19 masih terus dilakukan penanganan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Meski diakuinya masih ada beberapa kasus pelanggaran protokol kesehatan, termasuk dalam pelaksanaan tahapan Pilkada, hampir semua kabupaten/kota sudah menyiapkan keperluan pesta demokrasi tersebut.

“Saya hanya ingin menyampaikan khususnya pada partisipasi pemilih, kami ingin kita bersama meningkatkannya. Untuk data Covid-19, setiap hari ada yang terpapar hingga 250 orang. Tetapi pekan ini tinggal 70-an (per hari), turun cukup drastis. Kami tetap jaga dan menegakkan protokol kesehatan,” ujar Edy.

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menyebutkan kedatangannya dalam rangka memonitoring kesiapan dan perkembangan yang ada terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Apalagi, suasana pandemi Covid-19 membuat banyak perubahan dan penyesuaian terhadap aturan yang ada.

iklan

Doli menekankan ada tiga indikator kesuksesan Pilkada kali ini. Pertama, seluruh tahapan berjalan baik. Kedua, tingkat pertisipasi pemilih tinggi sebagaimana ditetapkan targetnya secara nasional sebesar 77,5% serta ketiga terkait keselamatan dan kesehatan masyarakat dari masalah pandemi Covid-19.

“Isu lain adalah netralitas ASN dan TNI/Polri. Kemudian soal DPT (Daftar Pemilih Tetap), ini masalah klasik, berkaitan soal data kependudukan. Kami akan rapat khusus dengan ini, termasuk kesiapan logistik. Kemudian soal keamanan Pilkada,” ujar legislator Dapil Sumut III DPR RI tersebut.

Menanggapi soal keamanan, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan ada 12.350 personil dikerahkan dengan persentase 2/3 dari total jumlah personil yang ada di Sumut yakni 20.669 orang.

Martuani juga menyampaikan bahwa ada TPS yang masuk kategori aman (18.502 TPS), rawan (1.223), sangat rawan (179), dan TPS khusus (15 TPS). Adapun jumlah penempatan personil pengamanan disesuaikan dengan kategorisasinya. Termasuk juga dukungan dari personil TNI, jajaran Kodam I/BB.

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin, melaporkan pihaknya telah menyosialisasikan tahapan Pilkada Serentak 2020 melalui berbagai media, termasuk pendidikan pemilih kepada kaum disabilitas. Anggaran disiapkan sebesar Rp655,383 miliar berupa dana hibah serta dana tambahan khusus Covid-19 dari APBN sebesar Rp246,596 miliar sudah disampaikan serta dibelanjakan (APD).

“Adapun jumlah pemilih (daftar pemilh tetap/DPT), sebanyak 6.138630 orang, sedangkan yang belum memiliki e-KTP sebanyak 138.648 pemilih,” sebut Herdensi. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan