Enam UMKM Raih Penghargaan, Sabrina: Kekuatan UMKM Luar Biasa

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sebanyak enam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menerima Penghargaan Produktivitas Siddhakarya Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020 di Le Polonia Hotel and Convention, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (30/11).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu) Dr Hj R Sabrina mewakili Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi. Penerima penghargaan didampingi bupati/wali kota masing-masing.

Empat di antaranya merupakan usaha kecil menerima kategori penghargaan ‘Good Performance’, yakni PT Usaha Suka Maju dengan jenis usaha pengolahan kopi dari Tapanuli Utara, Donita Food (usaha bakery) dari Deliserdang, LPK Anugerah (tenun ulos) dari Pematangsiantar, dan Samfood (pengolahan mi) dari Pematangsiantar.

Dua usaha menengah menerima penghargaan kualifikasi ‘Emerging Leader’ adalah Mawar Bakery and Cake Shop dari Medan dan UD Harum Manis dengan usaha pengolahan roti dari Tebingtinggi. Nantinya, keenam penerima penghargaan tingkat provinsi akan berlaga di tingkat nasional untuk menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo.

Sekdaprovsu mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan. Sabrina menyebutkan apresiasi merupakan bonus sebagai motivasi, agar lebih giat dan produktif lagi. Selain itu,

iklan

kehadiran, keberadaan, dan kekuatan pelaku usaha UMKM turut menggerakkan perekonomian Sumut serta membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak.

Kekuatan luar biasa yang dimiliki UMKM, terang Sabrina, telah terbukti. Salah satunya bisa bertahan saat gelombang resesi ekonomi dunia beberapa tahun lalu. Dengan semakin banyaknya UMKM bermunculan, kemandirian bangsa dan kekuatan ekonomi akan terbangun dengan sendirinya.

“Bagi siapapun yang memiliki ide usaha, mulai saja pelan-pelan dengan skala kecil. Konsisten dan fokus, bukan tidak mungkin bisa meningkat menjadi skala internasional. Kopi dan ulos kita bisa menembus skala internasional,” jelas Sabrina.

Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Kebijakan Publik, Reyna Usman, menjelaskan tujuan penganugerahan penghargaan melalui Kementerian Ketenagakerjaan untuk memotivasi dunia usaha agar standard of excellence berlaku dan tetap dipertahankan oleh perusahaan dan mencapai kualifikasi usaha kelas dunia.

“Penghargaan produktivitas ini terbagi dua, yakni Siddhakarya dan Paramakarya. Siddhakarya merupakan penghargaan tingkat provinsi yang diberikan gubernur setiap tahun genap dan Paramakarya merupakan penghargaan produktivitas tingkat nasional yang diberikan oleh presiden setiap dua tahun sekali pada tahun ganjil,” ungkap Reyna.

Reyna menyebutkan delapan kriteria yang harus dipenuhi, yakni kepemimpinan, perencanaan strategik, fokus pada pelanggan dan perluasan pasar, fokus pada pengembangan kompetensi SDM dan organisasi, data informasi dan analisa, manajemen proses, hasil usaha, dan produktivitas.

Kadis Ketenagakerjaan Sumut, Baharuddin Siagian, menjelaskan rangkaian penilaian telah berlangsung sejak bulan Agustus hingga November 2020. Dari 15 perusahaan yang diusulkan kabupaten/kota, diperoleh tujuh perusahaan kecil dan tiga perusahaan menengah yang memenuhi syarat administrasi dan dokumen untuk verifikasi lapangan. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan