Aplikasi Perlu Tukang Solusi Cari Jasa Servis

Istimewa
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Memberikan kemudahan dan menjadi solusi kebutuhan hidup, Aplikasi Perlu Tukang menjadi solusi bagi masyarakat dalam mencari jasa servis yang andal dan berpengalaman.

Aplikasi Perlu Tukang merupakan hasil karya salah seorang yang berawal dari pengalaman sulitnya mencari mencari tukang. Ya, dia adalah Syamsul Effendi Siregar yag membuat sebuah aplikasi yang dinamakan Perlu Tukang.

Perlu Tukang kini menjadi wadah yang mempertemukan antara tukang sebagai penyedia jasa dan konsumen yang memerlukan jasa. Jasa yang ditawarkan dalam platform ini juga beragam mulai dari service kendaraan, elektronik, service AC, mesin jahit, perawatan kolam renang, jasa servis Cat, CCTV, Bangunan, Mobil Derek, furniture, HP & tab, komputer, listrik dan kendaraan bermotor dan lain sebagainya.

“Tujuan dari diciptkannya aplikasi adalah untuk mempermudah masyarakat mencari jasa servis di Kota Medan. Perlu Tukang idenya karena saya tinggal di kompleks dan rasanya sulit untuk menemukan jasa servis. Kadang kalau ada kontaknya juga belum tentu bisa dipanggil, makanya dengan adanya aplikasi ini kontak tukang yang ditawarkan jadi beragam, berbagai jenis servis,” tuturnya, Selasa (24/11).

Dan aplikasi ini sebagai platform untuk mempromosikan jasanya sehingga bisa mendapatkan konsumen yang lebih banyak lagi. Selain itu, kehadiran aplikasi ini membantu tukang yang tidak mempunyai toko untuk menawarkan jasanya.

iklan

“Di mana ide aplikasi ini sudah ada sejak dua tahun lalu, dan baru tahun ini baru dikembangkan dan diluncurkan pada Sepetember 2020 di tengah pandemi, Perlu Tukang juga membantu tukang yang mengalami PHK,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa aplikasi ini tidak mencampuri harga jasa servis dan negosiasi konsumen dan tukang. Perlu Tukang hanya sebagai wadah untuk mempertemukan penyedia jasa dan konsumen saja.

“Untuk keahlian tukangnya, saya tidak melakukan penjaringan. Namun konsumen bisa memilih tukang yang ia inginkan melalui beberapa informasi yang terlampir seperti deskripsi keahlian, foto-foto kegiatan tukang, jika ingin memanggil tukang, pengguna harus top up dana minimal Rp 20 ribu. Pengguna akan mendapatkan 10 kali kesempatan untuk memanggil tukang,” tambahnya.

10 kali kesempatan panggil itu untuk melihat kontak tukangnya saja. Untuk harga jasa nanti pengguna sendiri yang berkomunikasi dengan tukang melalui kontak yang terlampir di aplikasi. Dan hingga saat ini sudah ada sekitar 600 tukang yang bergabung dengan aplikasi ini. Aplikasi ini dibuat pada September 2020. Hingga pertengahan November Perlu Tukang sudah diunduh oleh sekitar 1600 pengguna.

Untuk sementara, aplikasi ini hanya tersedia di Play Store. Bagi tukang yang berminat bergabung, caranya bisa download di Play Store, lalu daftar menjadi tukang. Kemudian pilih jasa yang ditawarkan.

“Tukang juga bisa menambah galeri foto kegiatan yang dilakukan tukangnya. setelah itu untuk mendeskripsikan keahliannya ada pula kolom deskripsi. Bagi tukang yang memiliki lebih dari satu keahlian bisa menambahkannya pada kolom tag,” lanjutnya.

“Dari sisi keamanan, calon tukang harus mengunggah foto KTP. Setelah semua proses selesai, admin akan melakukan verifikasi. Verifikasi ini dilakukan hitungan menit namun hanya pada jam kerja,” tandasnya.(wol/eko/data3)

Iklan