Tiga Bulan Tidak Digaji, Karyawan Geruduk Hotel Danau Toba

WOL Photo/Iman
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan karyawan Hotel Danau Toba Internasional yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) unjuk rasa mendesak management untuk membayar upah yang tidak dibayar selama tiga bulan.

Dikatakan, Aksi tersebut digelar untuk meminta kepastian hasil mediasi yang dilakukan dengan pihak management, terkait dirumahkannya karyawan selama tiga bulan tanpa menerima gaji.

Demikian dikatakan Ketua PUK SP PAR SPSI Hotel Danau Toba Internasional, Agus Azhar Siregar, kepada Waspada Online, Senin (19/10).

“Hari ini kita lakukan aksi damai untuk meminta kepastian, kami tidak meminta banyak, hanya meminta empati dari pihak perusahaan. karena dalam 3 bulan itu kita tidak ada penghasilan, kita mau makan apa, anak istri kita sekolah online tetap wajib bayar, listrik dibayar, air dibayar,” katanya.

Labih lanjut Azhar menyebutkan, Alasan dirumahkannya para karyawan sebab Covid 19. Namun pihaknya juga sudah menyampaikan hal tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan.

iklan

“Alasannya karena Covid-19, tapikan ada surat edaran menteri terkait perlindungan pengusaha dan buruh. Disnaker juga sudah mengeluarkan anjuran agar gaji kami selama dirumahkan dibayar,” ungkapnya.

Selain itu, Azhar juga memaparkan, jika aksi damai yang mereka gelar tidak mendapat tanggapan dari pihak management Hotel Danau Toba, mereka akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak.

“Jika tidak ada tanggapan mungkin kita akan membawa massa yang lebih banyak lagi, kami tidak minta banyak, Hanya meminta empati dari perusahaan dan membayar gaji kami serta memperkerjakan kami kembali,” pungkasnya.(wol/man/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan