Tak Gubris Wartawan, Ombudsman Ingatkan Pengelola Informasi Untuk Terbuka

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Ombudsman Republik Indonesia wilayah Sumut, Abyadi Siregar, mengingatkan kepada para pengelola informasi publik untuk tidak menutup-nutupi informasi yang sifatnya tidak rahasia. Apalagi yang meminta informasi itu adalah wartawan.

Peringatan itu disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, saat dikonfirmasi Waspada Online terkait salah satu pejabat di wilayah Kejaksaan Negeri Medan khususnya Kasi Intelijen Bondan Subrata yang tidak menggubris pertanyaan awak media saat dimintai keterangan.

Menurut Abyadi, ini adalah terkait layanan informasi publik. Karena itu, sepanjang informasinya sifatnya bukan dirahasiakan, maka tidak ada alasan bagi pejabat pengelola informasi untuk tidak memberi informasi itu kepada publik.

“Jadi, jangan tutup-tutupi informasi publik kepada masyarakat. Itu adalah hak publik. Kecuali, informasinya memang tidak bisa dipublikasi,” jelas Abyadi.

Di sisi lain, Kajari Medan Teuku Rahmatsyah saat ditanya Waspada Online terkait perilaku pejabatnya yang tidak merespon awak media, dirinya hanya menyebutkan bahwa ini hanya miss komunikasi.

iklan

“Ini masalah komunikasi saja, saya pikir kita mitra yang baik dengan media,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Senin (19/10) pihak Kejaksaan Negeri Medan menerima tersangka dan barang bukti dalam perkara narkotika. Informasi tersebut di publish melalui media sosial Kejari Medan.

Saat informasi tersebut sudah tersebar, awak media mencoba konfirmasi Kasi Intelijen, Bondan Subrata, untuk diminta keterangan. Namun sayangnya sampai berita ini dinaikkan Kasi Intel yang baru menjabat itu tidak merespon pesan tersebut. (wol/ryan/d2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan