Spanduk Bobby-Aulia Diduga Dicopot Oknum ASN Jelang Tengah Malam

Istimewa
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Suhu politik jelang Pilkada Kota Medan yang digelar 9 Desember 2020 mendatang mulai memanas. Hal itu terlihat, spanduk atau baliho salah satu pasangan Calon Wali Kota Medan yakni Bobby Nasution dan Aulia Rahman, dicopot diduga oknum ASN, Sabtu (24/10) malam.

Spanduk pasangan calon (Paslon) Nomor Urut 02 itu dicopot di lapangan Gajah Mada Krakatau Medan sekira pukul 22.00 WIB. Oknum ASN itu diketahui berinisial Sg. Spanduk yang dicopot berasal dari Partai Gerindra dan Pemuda Pancasila (PP).

Warga yang mengetahui bertanya dan menegur oknum tersebut. Kenapa dicopot dan ditanya surat tugas, oknum tersebut berusaha menghindar.

“Oknum itu mengelak begitu kami tanya,” kata Wandi, penjaga di lokasi saat ditemui wartawan di Jalan Krakatau Medan, Sabtu malam.

Herry selaku Ketua PP Medan Timur yang merasa dirugikan karena spanduknya juga dicopot ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, kecewa karena keterlibatan oknum ASN mencopot baliho salah satu pPaslon tersebut.

iklan

“ASN mempunyai sejumlah kode etik yang harus dipatuhi. Seharusnya bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai ASN,” katanya.

Sesuai pasal 2 huruf f Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, salah satu asas penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN adalah Netralitas. Artinya tidak memihak kepentingan siapapun.

Selanjutnya pasal 9 ayat (2), pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik.

Pasal 27 ayat (4) huruf b, Pegawai ASN diberhentikan dengan tidak hormat karena menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. “Kami berharap ulah oknum supaya ditindak tegas,” pintanya. (wol/pel/data3)

Iklan