Sempat Terhenti Karena Covid, Akhirnya KPK Tahan Seorang Lagi Mantan Anggota DPRD Sumut

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto : Okezone)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka dalam perkara penerima suap dari eks Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Kali ini, KPK langsung melakukan penahanan terhadap satu orang anggota DPRD Sumut yakni NHS sebagai tersangka. Sebelumnya pemeriksaan sempat terhenti dikarenakan NHS reaktif Covid-19.

“Sebelumnya KPK telah melakukan penahanan terhadap 13 orang. Terus setelah memeriksa saksi dengan jumlah 59 orang, KPK kembali melakukan penahanan terhadap satu orang tersangka yakni NHS,” ucap Plt Jurubicara KPK, Ali Fikri saat dihubungi Waspada Online, Kamis (15/10).

Ali menjelaskan, tersangka ditahan selama 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 14 Oktober 2020 sampai dengan 2 November 2020 di Rutan Cabang KPK di Kavling K4 Gedung Merah Putih KPK.

“KPK menetapkan status tersangka kepada 14 anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019 pada 30 Januari 2020,” ucapnya.

iklan

“Para tersangka tersebut diduga menerima hadiah atau janji berupa uang yang diterima secara beragam antara Rp377.500.000,00 sampai dengan Rp 777.500.000,00 dari Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho,” tambahnya. (wol/ryan/data2)

Editor: Agus Utama

Iklan