Sempat Diserang Preman, Satgas Covid-19 Mebidang Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang) terus menegakkan protokol kesehatan. Walau sempat mendapat serangan preman, intensitas penegakan disiplin protokol kesehatan di Mebidang tidak berkurang.

Diketahui, Satgas Covid-19 Mebidang diserang preman saat operasi yustisi protokol kesehatan di tempat yang diduga menjadi tempat perjudian di Kompleks Brayan Trade Centre, Jalan Serbaguna Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, Rabu (21/10) malam lalu.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Mebidang, Azhar Muliyadi, menegaskan kejadian tersebut tidak menyurutkan intensitas timnya menegakkan protokol kesehatan. Azhar juga berharap kejadian itu tidak terulang lagi.

“Kejadian tersebut tentu tidak kita harapkan. Namun, itu tidak menyurutkan intensitas kami menegakkan protokol kesehatan,” tegas Azhar di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Jalan Sudirman Medan, baru-baru ini.

Pada operasi Jumat (23/10) malam, Tim Satgas Covid-19 Mebidang kembali merazia tempat hiburan malam dan kafe di Kota Medan. Tim I merazia Coffee Q di Kompleks Villa Zeqita, Katamso Land, Shoot Resto and Bar, dan Mie Aceh Simpang Johor. Keempat tempat usaha ini mendapat teguran non tertulis dari petugas karena pelanggaran ringan.

iklan

Tim II merazia Kopi Racing, Cafe Anjayani, Cafe Jack, dan Warung Bang Lim yang juga mendapat teguran non tertulis. Selama operasi, Tim Satgas Covid-19 juga memberi sanksi kepada warga yang tidak mengenakan masker. Total, terdapat 14 orang terkena sanksi fisik.

“Kebetulan hujan, jadi tempat hiburan malam, kafe, dan warung kopi agak sepi. Tetapi, kita terus mengingatkan kepada pengelola usaha agar disiplin dan konsisten menegakkan protokol kesehatan,” tambah Azhar.

Plt Kasubag Pemberitaan Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut, Salman Tanjung, menambahkan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut terus berupaya menekan penyebaran wabah Corona di tengah masyarakat.

“Bukan hanya operasi malam, siang hari kita juga razia. Selain itu, kita terus sosialisasi dan meningkatkan fasilitas kesehatan, seperti menambah jumlah laboratorium test swab PCR. Langkah-langkah ini telah mampu menurunkan angka penyebaran Covid-19,” kata Salman. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan