Pesan Pilu Tunanetra Untuk Calon Wali Kota Medan

Seorang Tunanetra sedang membungkus kerupuk yang akan dijual (WOL Photo/Iman)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sumatera Utara menyampaikan pesan, kepada para calon Wali Kota Medan, agar mendekati, mengenali, dan memperhatikan nasib tunanetra saat terpilih nanti.

“Harapan kami untuk wali kota terpilih nanti agar mendekati, mengenali, dan memperhatikan nasib kami jangan hanya janji saat pilkada,” kata perwakilan Pertuni, Dar kepada Waspada Online, Rabu (28/10).

Dikatakan, Sampai saat ini Pertuni sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan pihak dermawan. Pasalnya di tengah pandemi Covid-19 ekonomi para tunanetra sedang memburuk bahkan untuk mempertahankan hidup saja sudah sangat sulit.

“Sekarang kami ada yang bekerja sebagai tukang pijat dan penjual kerupuk. Untuk pendapatan kami berkurang-lah sekitar 70 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dar mengungkapkan sering sekali calon yang menjadi wali kota tidak melaksanakan janjinya. Diketahui sekarang ini memang ada dua calon yang mendaftar menjadi Wali Kota Medan.

iklan

“Pertuni sendiri akan memilih mana calon yang memberi perhatian. Terlebih tunanetra pastinya mengandalkan pendengaran,” sebutnya.

“Suara kami ini juga berpengaruh, karena ada sekitar 800 orang untuk Sumut dan 400-an anggota di Medan. Seandainya kami golput semua jadi berapa suara yang hilang,” tambahnya.

Selain itu, Dar juga menceritakan wali kota sebelumnya yang datang menjelang waktu pilkada, namun setelah itu lupa dengan janjinya kepada Pertuni. Sewaktu itu berpesan ingin memperhatikan nyatanya setelah menjabat tidak ada.

“Padahal dulu kami pernah mendapatkan bantuan panti pijat Rp1 juta, tapi itu sekitar 10 tahun silam. Namun sekarang sudah tidak ada. Jadi harapannya ingatlah kalau Pertuni itu ada. Datanglah ke sini. Lihatlah keadaan dan nasib kami,” pungkasnya.(wol/man/d2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan