Penagih Utang Tembak Polisi, Ini Kronologisnya

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Personil Polsek Medan Barat, Aiptu Robin Silaban, ditembak penagih utang di Doorsmer KD & RS Jalan Gagak Hitam, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (27/10).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Waspada Online menerangkan, aksi penembakan berawal ketika korban (Aiptu Robin Silaban-red) bersama rekannnya bernama Kadeo sedang berada di dalam doorsmer miliknya.

Lalu, datang pelaku bernama Kamiso warga Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung, dengan membawa double stick melakukan aksi pengerusakan menuntut penagihan utang kepada Kadeo.

WOL Photo

Tidak terima dengan cara pelaku yang anarkis saat menagih utang membuat korban bertindak cepat mencoba melumpuhkannya (pelaku-red). Namun, upaya korban gagal hingga melumpuhkan pelaku hingga terjadilah aksi pemukulan terhadap korban.

Tak sampai di situ, pelaku pun juga merampas senjata api dan langsung menambak hingga mengenai pinggang korban. Melihat korban terkapar, pelaku langsung kabur melarikan diri.

iklan

Selanjutnya, korban dalam kondisi bersimbah darah dibantu rekannya serta masyarakat setempat bergerak cepat membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk menjalani perawatan medis.

Sementara itu, tim gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Sunggal, dan Polsek Medan Barat, yang menerima laporan tentang adanya penembakan terhadap personil polisi itu langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian (TKP) sembari mengejar pelaku yang kabur.

Menanggapi kasus penembakan terhadap personil Polsek Medan Barat itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dikonfirmasi membenarkannya.

“Benar, pelaku masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (wol/lvz/gacok/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan