Pemain Barca Tolak Potong Gaji dan Kirim Surat Pertentangan

Foto: fcbarcelona
Iklan

BARCELONA, Waspada.co.id – Dewan Direksi Barcelona memiliki rencana untuk memotong gaji para pemain dan karyawan. Akan tetapi, rencana tersebut mendapat tentangan keras dari para pemain El Blaugrana.

Alasan Barca melakukan pemotongan gaji karena berlangsungnya pandemi Covid-19. Akan tetapi, Lionel Messi cs memandang bahwa klub hanya sengaja memanfaatkan kondisi pandemi untuk mengambil keuntungan.

Di akhir musim lalu, direksi Barca sudah meminta kepada para pemain agar bersedia dipotong gajinya. Karena saat itu situasi benar-benar genting, maka pemain pun bersedia memenuhi permintaan manajemen.

Kendati demikian, saat ini situasi dianggap berbeda. Apalagi, pihak klub dianggap telah melanggar hak pemain. Maka itu, para pemain yang dikepalai oleh empat kapten mereka, yaitu Messi, Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Sergi Roberto, kompak melayangkan tentangan.

“Kami tidak akan menolerir Barcelona yang melanggar hak kami dengan argumen yang mereka buat dalam pesan mereka,” bunyi surat yang dikirim pemain Barca kepada dewan direksi, Jumat (23/10) malam.

iklan

“Mereka menganggap satu-satunya cara untuk mencapai tujuan mengurangi biaya adalah melalui tindakan bersama dari semua kelompok dan bagian klub,” lanjut isi surat tersebut.

“Namun, pada saat yang sama mereka mengakui, memasuki kontradiksi yang jelas, bahwa beberapa kelompok dan bagian tersebut telah membuat penyesuaian ekonomi yang mereka inginkan,” tutupnya.

Meski saat ini kondisi di internal manajemen Barca sedang tidak harmonis, pelatih Ronald Koeman tetap berupaya menjaga fokus anak-anak asuhnya. Terlebih karena mereka akan menghadapi Real Madrid pada duel El Clasico di Camp Nou, Sabtu (24/10) malam.

Jelang pertandingan, Barca tumbang 0-1 dari Getafe. Akan tetapi, mereka mengalahkan Ferencvaros 5-1 di fase grup Liga Champions. Sebaliknya, tim asuhan Zinedine Zidane dalam kondisi terpuruk dengan dua kekalahan beruntun. (wol/aa/marca/data3)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan