Momen Libur Panjang, KAI Sumut Operasikan 32 Perjalanan

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – PT KAI Divre I Sumut mengoperasikan 32 perjalanan kereta api pada momen libur panjang periode 27 Oktober hingga 1 November 2020 dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti penetapan cuti bersama oleh pemerintah.

Manager Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono, menuturkan 32 perjalanan KA tersebut diantaranya KA Sri Lelawangsa relasi Medan – Binjai sejumlah 24 KA, KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai sejumlah 6 KA, KA Siantar Ekspress relasi Medan – Siantar sejumlah 2 KA.

“Ada 6.300 tempat duduk yang disediakan setiap harinya sehingga masyarakat yang hendak berpergian tidak perlu khawatir kehabisan tiket. Sehingga total ada 60.300 tiket yang disediakan pada periode keberangkatan 25 Oktober – 2 November 2020. Dari jumlah tersebut sudah terjual sebanyak 20 persen atau sebanyak 12.205 tiket,” tuturnya, Rabu (28/10).

Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan angkutan KA, dapat melakukan pemesanan maupun pembelian melalui aplikasi KAI Access sebagai aplikasi resmi dari PT KAI. Selain itu pembelian tiket juga dapat dilakukan di stasiun yang dibuka pada saat 3 jam sebelum keberangkatan KA.

“Adapun melalui data pemesanan tiket per tanggal 27 Oktober 2020 menunjukkan angka tertinggi untuk keberangkatan terjadi menjelang momen libur panjang yakni pada Selasa 27 Oktober 2020 sebanyak 2.891 penumpang. Angka tersebut meningkat 18 persen jika dibandingkan minggu lalu yang hanya berjumlah 2.447 penumpang,” terangnya.

iklan

Data tersebut masih dapat berubah mengingat masih mungkin ada tambahan penumpang yang melakukan reservasi ataupun membeli tiket go show 3 jam sebelum keberangkatan untuk tanggal 28 Oktober s/d 02 November 2020.

Mengantisipasi lonjakan penumpang KA yang meningkat, PT KAI Divre I SU tetap konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 baik di area Stasiun dan perjalanan KA di atas KA, seperti pemeriksaan kondisi tubuh calon penumpang ketika memasuki stasiun, pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70 persen dari kondisi normal, pembatasan jarak antar penumpang baik di area stasiun maupun diatas KA, pemeriksaan kondisi tubuh penumpang secara berkala di atas KA, petugas juga akan aktif untuk memastikan penumpang selalu menggunakan APD ketika berada di lingkungan stasiun maupun di atas KA.

“Untuk menunjang protokol kesehatan tersebut, PT KAI Divre I SU juga telah menambah sejumlah fasilitas pencuci tangan, ketersediaan cairan antiseptik dan pemasangan batas jarak fisik disejumlah area pelayanan. Setiap 30 menit sekali, seluruh fasilitas di stasiun dan kereta juga dilakukan proses pembersihan menggunakan disinfektan,” tandasnya.(wol/eko/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan