LPA Sumut Dorong Paslon Wali Kota Medan Peduli Isu Anak

WOL Photo/Iman Harahap
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Lemaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan dialog dengan tema menakar komitmen calon kepala daerah tentang perlindungan anak.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka selebrasi Komnas Perlindungan Anak yang ke 22 tahun di Kantor LPA Sumut Jalan Pelajar Ujung, Kecamatan Medan Kota, Kamis (29/10).

Dalam diskusi tersebut menghadirkan pembicara Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait dan Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sumatera Utara, Darwin Sipahutar.

Dikatakan, fakta yang terkonfirmasi bahwa Kota Medan merupakan kota ke dua itu setelah Deliserdang menjadi zona kekerasan terhadap anak. Tentu ini berkaitan dengan kampanye bagaimana memutus rantai kekerasan terhadap anak di Kota Medan, Kata Arist Merdeka Sirait dalam pemaparannya.

“Bersamaan dengan pilkada yang akan dilakukan di Kota Medan, saya datang menyampaikan pesan moral secara road show hari ini. Juga mengkampanyekan bagaimana pemimpin daerah nanti benar-benar punya perspektif dan program perlindungan anak,” ungkapnya.

iklan

Selanjutnya, Darwin Sipahutar dalam penjelasanya mengungkapkan, Data yang dihimpun JPPR bahwa Kota Medan menjadi zona merah persoalan dalam perlindungan anak.

“Sudah 34 hari berjalannya masa kampanye, dari dua pasangan Wali Kota Medan ini tidak ada yang menyinggung persoalan anak. Dan sampai hari ini belum ada kami lihat calon Wali Kota Medan itu menyampaikan visi misi dalam kampanye terbuka ataupun dialog persoalan anak,” ujarnya.

Darwin juga menuturkan, Menjelang tahapan debat calon kandidat yang akan digelar pada tanggal 7 September 21 September 5 Desember mendatang KPU dan penelis membuat pertanyaan kepada para kandidat terkait persoalan anak.

“JPPR mendorong pada penelis dan KPU Medan agar membuat konsep, memberikan pertanyaan kepada calon Wali Kota Medan pada debat kandidat, bagaimana program konsep gagasan dan ide tentang perlindungan anak,” pungkasnya.(wol/man/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan