Lapas dan Rutan Sumut Menjadi Kluster Baru, 51 Orang Positif Covid-19

Foto: Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut, Pujo Harinto.
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan (Rutan) di Sumut menjadi kluster baru. Pasalnya, puluhan narapidana maupun petugas dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut diucapkan langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sumut, Pujo Harinto, saat dikonfirmasi Waspada Online, Kamis (29/10).

“Warga binaan yang banyak, dan ada penambahan dari data yang lalu, tambahannya hanya satu, dari Pakam. Jadi totalnya menjadi 51 orang,” terangnya.

Pujo Joga menjelaskan bahwa, baik warga binaan maupun pegawai yang terpapar Covid-19 sudah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

“Senin depan sudah boleh dinas kembali,” katanya.

iklan

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa kasus terinfeksi serupa di Lapas Gunungsitoli. Dari 97 napi yang menjalani tes swab, terdapat sembilan orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

“Masih ada 100 warga binaan lagi yang belum menjalani tes swab,” jelasnya.

Sejumlah pegawai lapas dan rutan di Sumut juga diketahui terkonfirmasi Covid-19. Dengan rincian 6 sipir di Lapas Teluk Dalam, Nias Selatan, 3 sipir di Lapas Medan, dan 1 sipir lainnya masing-masing di Lubuk Pakam, Deliserdang seorang dan Rutan Labuhan Deli.

Menurut Pujo, tertularnya warga binaan tidak terlepas dari kondisi lapas yang kelebihan warga binaan (over kapasitas). Mereka terpaksa melakukan langkah antisipasi dengan cara melakukan desinfektan di lapas dan rutan dua kali seminggu.

“Warga binaan dipastikan tidak dapat menjaga jarak. Mereka berdesakan karena jumlahnya melampaui kapasitas,” pungkasnya.

Sementara diberitakan sebelumnya, napi korupsi Tamin Sukardi (77) di Lapas Tanjung Gusta Medan, meninggal dunia dengan status terkonfirmasi Covid-19. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan