KPU: Debat Calon Wali Kota Medan Akan Digelar Secara Berpasangan

Foto: Komisioner KPU Kota Medan Divisi Parmas dan SDM, Edy Suhartono
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan menggelar Debat Kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan secara berpasang-pasangan dan setiap materi debat akan memuat materi penanganan Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Komisioner KPU Kota Medan Divisi Parmas dan SDM, Edy Suhartono saat dikonfirmasi Waspada Online melalui telepon seluler, Jumat (23/10).

“Selama tiga kali debat, paslon akan secara berpasang-pasangan berhadapan satu sama lain. Paslon satu kasih pertanyaan ke paslon dua, begitu juga sebaliknya secara berpasangan,” katanya.

Lebih lanjut Edy mengungkapkan, para panelis yang dihadirkan pada saat debat kandidat calon Wali Kota dan Wakil Walik Kota Medan merupakan akademisi dari berbagai universitas yang ada di Sumatera Utara.

“Untuk panelis kita akan dihadirkan akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU), Universiatas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU),” ujarnya.

iklan

Untuk teknis pelaksanaan debat Edy membeberkan, “Saat debat kedua kita akan memunculkan video dan melemparkan pertanyaan kepada paslon. Dan itu sedang kita diskusikan dengan panelis,” bebernya.

Edy menyebutkan terkait materi debat KPU memprioritaskan materi penanganan covid 19.

“Intinya dalam setiap debat, materi penanganan Covid 19 akan dimasukkan,” sebutnya.

Diberitakan Sebelumnya, KPU Kota Medan akan melaksanakan Debat kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada tanggal 7 November, 21 November, dan 5 Desember.

Dalam debat tersebut akan ada enam materi debat yang akan diperbincangkan, seperti kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, masalah pembagunan daerah/nasional, memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kesatuan bangsa, dan strategi penanganan Covid-19.

Dalam kontestasi Pilkada Kota Medan menghadirkan dua pasangan calon nomor urut satu merupakan petahana Akhyar Nasution berpasangan dengan Salman Alfarisi yang diusung oleh partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Nomor urut dua merupakan menantu Presiden RI, Bobby Nasution berpasangan dengan Aulia Rachman yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, Nasdem, PAN, PPP, PSI, dan Hanura.(wol/man/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan