Kompetisi Belum Jelas, Manajemen PSMS Bakal Rapat

WOL Photo/Ega Ibra
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sejauh ini, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum memberikan izin keramaian penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim ini. Padahal, hasil extraordinary club meeting PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI memutuskan liga digelar pada 7 November mendatang.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum PSMS Julius Raja mengatakan masih akan merapatkan ketidakjelasan kompetisi kepada Pembina PSMS, yakni Edy Rahmayadi dan Kodrat Shah. Hal ini agar semuanya jelas terkait persiapan tim dan sebagainya.

“Rencananya mau rapat dulu sama Pak Edy. Hanya saja, memang sepertinya tim akan lanjut, supaya tidak dari awal lagi,” tegas pria akrab disapa King ini, Jumat (16/10).

Ditanya masalah gaji mulai November dan Desember termasuk nominalnya, Julius mengatakan rencananya masih akan dibahas lagi dengan pembina. Bila tim asuhan Gomes de Oliviera diliburkan, Julius juga berpendapat patut disayangkan karena skuad Ayam Kinantan harus mulai dari nol lagi.

“Kalau kita liburkan tentu sangat disayangkan karena tim sudah padu dan nanti mulai lagi dari awal. Kalau kita latihan, hanya tambah biaya catering plus biaya latihan dan uji coba,” ujarnya.

iklan

Gelandang senior PSMS, Legimin Raharjo, berharap agar kompetisi dapat kembali bergulir. Hal ini dikarenakan memang para pesepakbola menggantungkan hidupnya di lapangan dan tak sabar ingin bertanding lagi.

“Namun tentunya pemerintah atau pihak yang berkompeten sudah menakar plus minusnya dan memang harus kita ikuti juga lah. Intinya, minta yang terbaik sajalah sembari berdoa pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” tukasnya.(wol/ari/data3)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan