Kasus Neymar dan Alvaro Gonzalez. Sama-sama Tak Bersalah

foto: reuters
Iklan

PARIS, Waspada.co.id – Kasus dugaan rasisme yang dilakukan Alvaro Gonzalez ke Neymar menemui titik terang. Bek Olympique Marseille itu dinyatakan tak bersalah dan lolos sanksi.

Sebelumnya, Neymar menuding Alvaro melontarkan kata-kata hinaan rasial ke dirinya saat Paris Saint-Germain (PSG) tumbang 0-1 dari Marseille di pekan kedua Ligue 1 Prancis. Hal tersebut membuat striker Timnas Brazil itu kesal dan menampar kepala Alvaro.

Pertikaian keduanya bahkan berlanjut hingga ke luar lapangan. Neymar menyebut bek asal Spanyol itu sebagai sosok rasis, sedangkan Alvaro mengelak segala tuduhan yang dilontarkan mantan bintang Barcelona tersebut.

Umpatan rasisme yang diduga dilakukan Alvaro kemudian diselidiki oleh Komite Disiplin Liga Prancis. Hasilnya, Ligue 1 menyatakan bila bek berusia 30 tahun itu bersih dan tidak bersalah. Keputusan itu diumumkan pada Kamis (1/10) di mana Komite Disiplin menyebut pihaknya tak menemukan bukti-bukti jelas soal dugaan aksi rasisme yang dilakukan Alvaro kepada Neymar.

“Setelah memeriksa file, mendengarkan para pemain dan perwakilan klub, komisi mencatat bahwa tidak ada cukup bukti untuk membuktikan komentar diskriminatif yang dibuat Alvaro terhadap Neymar selama pertandingan atau oleh Neymar kepada Alvaro,” begitu isi pernyataan Komite Disiplin Liga Prancis dikutip dari Daily Mail.

iklan

Dengan keputusan tersebut, Alvaro lolos sanksi atas tuduhan rasisme. Adapun hukuman bagi para pemain yang terbukti melakukan kekerasan rasial adalah larangan bertanding selama 10 pertandingan.

“Mimpi buruk ini, sebagian, diganjar dengan hukuman yang lebih dari pantas. Saya tidak pernah dan tak akan mungkin menjadi seorang rasis,” kata Alvaro via akun Twitter miliknya. (wol/aa/dailymail/twt/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

Iklan