Ini Perbedaan Fenomena Alam El Nino dan La Nina

FFoto: BMKG
Iklan
agregasi

Waspada.co.id – Fenomena alam La Nina tengah berkembang. Ini berdasarkan hasil pemantauan iklim global di Samudera Pasifik Ekuator.

Fenomena La Nina diprediksi akan memberikan pengaruh terhadap wilayah Indonesia, salah satunya meningkatkan curah hujan. Selain La Nina, Anda mungkin pernah mendengar fenomena El Nino. Tahukah Anda perbedaan La Nina dan El Nino?

Dikutip dari website BMKG, La Nina merupakan fenomena yang berkebalikan dengan El Nino. Ketika La Nina terjadi, Suhu Muka Laut (SML) di Samudera Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya.

Pendinginan SML ini mengurangi potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum.

Sementara El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah. Pemanasan SML ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.

iklan

Singkatnya, El Nino memicu terjadinya kondisi kekeringan untuk wilayah Indonesia secara umum.

BMKG dan pusat layanan iklim lainnya seperti NOAA (Amerika Serikat), BoM (Australia), serta JMA (Jepang) memperkirakan La Nina bisa berkembang terus hingga mencapai intensitas La Nina Moderate pada akhir tahun 2020. Diperkirakan mulai turun pada Januari–Februari dan berakhir sekira Maret–April 2021.

“Catatan historis menunjukkan La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia hingga 40 persen di atas normal,” kata Kabag Humas BMKG Taufan Maulana saat dihubungi Okezone, Minggu 11 Oktober 2020.

Ia menerangkan, namun demikian dampak La Nina tidak akan seragam di seluruh wilayah Indonesia. Pada Oktober hingga November, peningkatan curah hujan bulanan akibat La Nina bisa terjadi hampir di seluruh wilayah Tanah Air, kecuali Sumatera.

Sementara pada Desember sampai Februari 2021, peningkatan curah hujan akibat La Nina dapat terjadi di Kalimantan bagian timur, Sulawesi, Maluku-Maluku Utara, dan Papua.

Iklan