HIGHLIGHTS: Satgas Covid-19 Kelurahan Bakal Dibentuk, Miskin Jadi Komoditi Kampanye, dan Jumlah Pasien Sembuh 4.768 Orang

Ilustrasi/WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar SIP berencana akan membentuk Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan. Niat itu ia sampaikan saat berkunjung ke Balai Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 2 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Kamis (22/10) lalu.

Dikatakan, pola pembentukan ini menggunakan metode padat karya yang telah direncanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pastinya akan melibatkan langsung kelompok masyarakat.

Gayung bersambut, rencana ini pun disambut baik Pjs Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho. Secara konsep dibentuknya Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan dengan Metode Padat Karya sudah sangat baik. Apalagi ini sudah diterapkan di Kota Jakarta dan berhasil. Selain itu program yang dicanangkan BNPB ini juga melibatkan TNI tentunya akan lebih efektif.

Baca selengkapnya

“Kemiskinan, Kawasan Kumuh, dan Banjir Selalu Jadi Komoditi Jelang Pilkada Medan”

iklan

Kemiskinan, stagnannya pembangunan di suatu wilayah hingga persoalan-persoalan klasik seperti banjir kerap menjadi bahan komoditi setiap calon kepala daerah yang hendak bertarung dalam kontestasi. Tak terlepas isu ini menjadi bahan kampanye pasangan petahana Akhyar-Salman maupun menantu Presiden Jokowi Bobby-Aulia.

Pengamat Sosial dan Politik dari Universitas Sumatera Utara, Muryanto Amin, menilai pilkada identik dengan penyampaian gagasan atau ide namun memiliki format yang berbeda-beda dalam kontestasi tersebut. Dari kesemuanya itu, yang terpenting adalah track record-nya.

“Apakah sosok yang menyampaikan gagasan itu orang yang sudah memiliki experience (pengamalan)? Experience ini bukan hanya ucapan, melainkan bukti. Jadi, kemiskinan hingga masalah sosial tetap akan menjadi komoditi dan pasti dilakukan oleh para calon di tiap Pilkada. Tetapi yang perlu dilihat, bagaimana sesuatu yang baru itu menjadi lebih penting untuk diperhatikan, ketimbang yang lama tidak memberikan bukti,” ungkapnya kepada Waspada Online, Jumat (23/10).

Baca selengkapnya

Update Covid-19 Kota Medan 23 Oktober: Total Sembuh 4.768 Orang

Pemerintah Kota Medan melalui media sosial resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan merilis data terbaru penyebaran Covid-19, Jumat (23/10). Di mana pada diagram menjelaskan bahwa jumlah pasien suspek totalnya mencapai 8.894 orang dengan rincian 405 orang yang masih dalam perawatan, 8.271 orang pasien sudah dipulangkan dan 218 orang pasien meninggal dunia.

Pada diagram tersebut juga menjelaskan kalau penderita positif Covid-19 terkonfirmasi totalnya sebanyak 6.543 orang. Dengan rincian 4.768 orang dinyatakan sembuh, 291 orang meninggal dunia dan 1.484 orang pasien masih dalam perawatan.

Baca selengkapnya
(wol/mrz/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan