HIGHLIGHT: Kematian Tahanan Polsek Sunggal Janggal, Pelajar Terlibat Unras Cacat SKCK dan Masyarakat Bisa Laporkan Pelanggaran Kampanye

Ilustrasi
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Kematian dua tersangka di Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Medan Sunggal menimbulkan tanda tanya. Pasalnya pihak keluarga menganggap kematian kedua korban tersebut dalam keadaan tidak wajar.

Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irvan Syahputra, mendesak Kapoldasu membuka kembali kasus ini. Hal itu dikarenakan pihak rumah sakit belum bisa menjelaskan secara detail penyebab kematian yang dapat dibuktikan, jika mengacu pada hasil surat kematian, hasil ronsen, dan resume medis yang didapatkan.

“Bahwa terkait kejanggalan ini LBH telah membuat LP di SPKT Polda dan Propam Polda dan belum ada tindakan lanjut pemeriksaan pelapor/korban,” tegasnya, Sabtu (17/10).

Baca selengkapnya

Tanggapi Isu Ancaman SKCK Bagi Pelajar, Ini Tanggapan LBH Medan dan Praktisi Hukum

iklan

Mencuatnya isu ancaman pencatatan dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) bagi pelajar yang ikut demonstrasi terkait penolakan Omnibus Law beberapa waktu lalu menurut LBH Medan adalah tindakan yang melanggar hukum.

“Demonstrasi adalah hak setiap orang untuk menyampaikan pendapatnya sehingga itu bukanlah kejahatan karena jelas diatur dalam undang-undang. Justru tindakan pengancaman itu yang melanggar undang-undang,” ucap Kepala Divisi Buruh dan Miskin Kota LBH Medan, Maswan Tambak, Sabtu (17/10).

Baca selengkapnya

Paslon Kepala Daerah Langgar Aturan Kampanye, Ini Syarat Pelaporannya

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut Syafrida R Rasahan, menyebut masyarakat dapat melaporkan pelanggaran yang dilakukan masing-masing pasangan calon (paslon). Syaratnya yakni membawa bukti pelanggaran yang disertai identitas diri.

“Perihal laporan pelanggaran pemilu, silahkan laporkan ke Bawaslu dengan membawa identitas diri. Dan warga yang melaporkan harus memiliki hak pilih di wilayah pilkada itu disertai bukti-bukti semisal foto atau video,” katanya, sabtu (17/10).

Baca selengkapnya

(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan