Harapkan Upah Rp200 Ribu, Kurir Sabu Ini Dituntut 6 Tahun Penjara

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Terdakwa kurir sabu 7,9 gram, Nanda Verdino, dituntut hukuman 6 tahun penjara, dalam sidang yang berlangsung di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan.

“Menuntut terdakwa dengan pidana 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” kata jaksa penuntut umum (JPU) Rosinta, Rabu (21/10).

Jaksa mengatakan, terdakwa ditangkap Februari 2020, saat hendak mengantarkan sabu kepada calon pembeli di Desa Pematang Johar.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana Pasal 112 Ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ujar jaksa di hadapan Hakim Ketua, Saidin Bagariang.

Atas tuntutan itu, terdakwa diminta hakim agar menyusun nota pembelaan yang akan dibacakan pada sidang pekan mendatang.

iklan

Kasus yang menjerat terdakwa, bermula dari saksi-saksi polisi Khairi Maulana dan Redi anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya di Dusun 13 Desa Pematang Johar Kec. Labuhandeli Kab. Deliserdang akan ada transaksi narkotika jenis sabu.

Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan menemukan terdakwa dengan gerak-gerik mencurigakan. Polisi lalu melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa dan sepeda motor tersebut dan berhasil ditemukan narkoba jenis sabu itu.

Dari pengakuan terdakwa, sabu itu milik teman terdakwa Fahmi (DPO) yang akan diantarkan kepada pembelinya dipinggir jalan simpang 13 Pematang Johar. Bila berhasil mengantar sabu itu terdakwa akan mendapat upah Rp200 ribu. (wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan