Gubsu Lapor Tren Positif Kasus Covid-19 di Sumut

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Angka perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara terus membaik, termasuk angka kesembuhan yang terus meningkat dan angka kematian dan kasus positif yang berhasil ditekan. Hal tersebut karena upaya penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilakukan.

Demikian disampaikan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi saat mengikuti video conference bersama Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan sejumlah gubernur lainnya dari Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (5/10).

Gubsu menyampaikan kondisi di Sumut mengalami tren perbaikan sejak langkah operasi penegakan disiplin protokol kesehatan dilakukan di sejumlah tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan seperti pasar, rumah makan, tempat hiburan, dan kawasan jalanan. Disebutkan, ada penurunan pada sepekan terakhir ini di Sumut karena terus operasi (razia) protokol kesehatan.

Berdasarkan data rekapitulasi minggu pertama Oktober 2020, ada peningkatan 6,46 poin untuk kesembuhan dibanding minggu lalu menjadi 70,63% dan angka kematian turun 0,5 poin menjadi 4,14%. Jumlah kasus sembuh per 4 Oktober 2020 sebanyak 7.666 atau meningkat 1.103 dibanding sepekan lalu, meninggal 446 (tambah 22), suspect 931, dan konfirmasi 10.771 (meningkat 644 kasus).

Untuk kasus Covid-19 aktif per 4 Oktober 2020 sebesar 2.694, menurun 481 poin dibanding minggu sebelumnya (3.175). Dari angka tersebut, 2.147 penderita konfirmasi (79,69%) isolasi mandiri dan 547 penderita konfirmasi (20,30%) dirawat isolasi di rumah sakit.

iklan

Dalam paparannya, Menko Marves meminta laporan perkembangan data penanganan Covid-19, terutama terkait operasi perubahan perilaku di masyarakat pada masa pandemi. Luhut meminta semua gubernur tetap menjalankan operasi penegakan protokol kesehatan, seperti penggunaan masker dan menjaga jarak.

Sebelumnya, Gubsu juga bertemu Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Alexander Ginting, di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut. Edy menyampaikan kasus Covid-19 di Sumut mengalami tren positif karena operasi yustisi yang dilakukan Satgas Covid-19 Medan-Binjai-Deliserdang (Mebidang).

Selain itu, sosialisasi disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Bahkan belum lama ini, Satgas sudah menutup beberapa tempat hiburan malam dan satu tempat rekreasi. Gubsu juga memaparkan kondisi ketersediaan kamar ICU dan kamar isolasi di RS Rujukan Covid-19 Sumut.

Untuk ruang ICU, total 82 kamar yang terpakai sekitar 62,20 % atau 51 ruang. Sementara itu, kamar isolasi yang dipakai 57,58% atau 722 dari 1.254 kamar. Untuk menambah kapasitas kamar, maka di RS Haji akan kita ditambah ICU agar rumah sakit lebih tenang mengantisipasi pasien.

Alexander Ginting menyampaikan apresiasi kepada Satgas Penanganan Covid-19 Sumut yang telah melakukan upaya, seperti operasi yustisi. Hal tersebut sudah sesuai Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Alex menambahkan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh Satgas Covid-19 Sumut, antara lain terus tracing contact di hulu dan pelayanan terbaik dari rumah sakit. Pihak kelurahan juga harus dilibatkan dalam tracing contact dan pendisiplinan protokol kesehatan.

“Hasil PCR dapat dikeluarkan dalam waktu 24-48 jam. Lakukan isolasi dengan cepat seluruh kasus suspect dan konfirmasi. Target minimal 80% kasus baru dilakukan pelacakan kontak dan dikarantina dalam waktu 72 jam sejak dikonfirmasi,” pungkasnya. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan