Endang Budi Karya Kagumi Keindahan Ulos Batak

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

SIPANGAN BOLON, Waspada.co.id – Ketua Bidang Usaha Wira Usaha Baru Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang juga istri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Endang Budi Karya Sumadi, mengagumi keindahan kain ulos dari Suku Batak.

Hal itu disampaikan Endang saat mengunjungi Pelatihan Wirausaha Baru Bagi Para Perajin pada Daerah Wisata Danau Toba di Hotel Inna Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (15/10).

“Ulos ini merupakan tradisi kehidupan masyarakat Batak. Saya terkesan dengan keindahannya, motif dan warnanya natural, pasti setiap warna punya filosofi. Ini harusnya sudah layak mendunia,” puji Endang.

Endang berharap ke depan para perajin terus meningkatkan inovasi dan kreasi, sehingga produk yang dihasilkan juga semakin memiliki daya saing, baik di pasar lokal, nasional hingga pasar internasional.

Disampaikan juga, pelatihan wirausaha tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang diprakarsai Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI bekerja sama dengan Dekranas. Kegiatan ini menyasar para wirausaha baru di sekitar wilayah destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba.

iklan

“Kegiatan ini bertujuan mendorong pemasaran produk kerajinan dengan platform online, sehingga dapat memperluas pemasaran produk dan meningkatkan kualitas desain dan kemasan produk,” terangnya.

Pelatihan wirausaha tersebut diikuti 56 orang perajin yang berasal dari Pulau Samosir dan sekitarnya, terutama perajin ulos dan pemahat patung. Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari hingga 19 Oktober nanti.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara, Nawal Edy Rahmayadi, berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat melahirkan wirausaha baru di Sumut, sehingga dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan menjadi kebanggaan Sumut.

“Dengan harapan, usai pelatihan ini akan timbul wirausaha baru untuk menjadi kebanggaan Sumatera Utara,” jelasnya.

Nawal, didampingi Ketua Dharma Wanita Sumut Linda Fauziah A Haris Lubis dan Pjs Bupati Kabupaten Toba Harianto, juga menyampaikan pembuatan kain ulos butuh waktu cukup lama. Untuk menghasilkan ulos terbaik disebutkan harus dari hati, karena ulos terbaik memiliki nilai etnik di dalamnya. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan