DPP Demokrat Harapkan Pilwakot Medan Fair dan Aparat Netral

Foto: Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief saat memberikan keterangan kepada media di depan posko Tim Pemenangan AMAN, Rabu (21/10/2020). (Ist)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Pemilihan Walikota (Pilwakot) Medan menjadi pemilihan kepala daerah yang turut menjadi perhatian nasional. Hal ini disebabkan, salah satu Calon Walikota Medan Bobby Nasution merupakan menantu dari Presiden RI, Joko Widodo.

Menjawab ini, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arif dan Politikus Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengakui bahwa Pilwakot Medan memang menjadi isu nasional, dan menjadi perhatian penting. “Inilah kami berkeliling ke Medan untuk memastikan kemenangan untuk pasangan yang kami usung yakni Akhyar-Salman menang di Kota Medan,” kata Andi Mallarangeng di Posko Tim Pemenangan Aman, Rabu (21/10).

Andi Arief menyampaikan, pelaksanaan Pilwakot Medan ini diharapkan bisa berjalan fair, aman, dan aparat netral. Tujuannya agar masyarakat lebih baik. “Disini ada potensi yang cukup besar, dan kita berharap pilkada di Medan fair,” ucapnya.

Andi Mallarangeng menambahkan, kehadirannya ke Medan untuk memastikan mesin Partai Demokrat dari dari pengurus DPD Partai Demokrat, DPC, DPAC di kecamatan dan hingga ke ranting-ranting.

“Kami tadi mendapatkan laporan, relawan-relawan terus bergerak bekerja secara sukarela memenangkan Akhyar-Salman, dan ada juga system door to door ke masyarakat yang dilakukan relawan menyapa masyarakat, dengan mematuhi protokol Kesehatan. Alhamdulillah, sambutan masyarakat terhadap pasangan AMAN ini luar biasa,” katanya.

iklan

Dia menyebutkan, laporan yang kami terima, relawan-relawan yang mendukung pasangan AMAN di Pilwakot Medan ini beragam komunitas, mulai dari kelompok-kelompok agama, tokoh masyarakat dan adat, komunitas etnis, komunitas profesi, buruh, ojek online, emak-emak dan milenial Bersatu padu memilih pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan nomor urut 1.

Mantan Juru Bicara SBY ini menyatakan, Pak Akhyar dan Ustad Salman ini diusung oleh Partai Demokrat dan PKS, kebetulan kedua partai inilah yang menolah UU Omnibus Law. “Jalannya kebijakan Demokrat dan PKS sudah benar, dan masyarakat sudah mendukungnya. Jika Anda menolak Omnibus Law di Medan, maka pilihlah pasangan AMAN, supaya Medan Aman, dan Insya Allah negeri akan Aman,” ucapnya.

Saat disinggung wartawan mengenai politik oligarki, Andi Mallarangeng hanya tertawa. “Sudahlah, kita sudah tahu sama tahulah,” katanya sambal berjalan bersama Andi Arief diikuti Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu dan sejumlah pengurus DPD Partai Demokrat. (wol/ags/data3)

Editor: Agus Utama

Iklan