Camat Helvetia Kesulitan Salurkan Santunan Korban Covid-19, Ini Sebabnya

Foto: Camat Medan Helvetia, Andi Mario Siregar. (Ist)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Menindaklanjuti Surat Edaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Camat Helvetia mengakui mendapat kesulitan.

Pengajuan bantuan dana terhadap keluarga korban meninggal akibat terpapar covid-19 menuai kesulitan. Sebab data yang dimiliki oleh pemerintah tidak lengkap.

Demikian dikatakan Camat Medan Helvetia, Andi Mario Siregar, saat dikonfirmasi Waspada Online, Kamis (1/10).

“Kita mendapat kesulitan dalam menyalurkan santunan untuk korban covid-19, karena data lengkap yang meningal belum kita ketahui,” katanya.

Andi menyebutkan, tingkat kematian akibat covid-19 di kecamatan Medan Helvetia cukup tinggi. Terhitung sejak Februari sudah hampir 30 orang yang meninggal dunia.

iklan

“Yang menjadi masalahnya saat ini kami belum tahu siapa aja yang 30 orang itu. Siapa namanya, di mana alamatnya, kami belum tahu, sebab datanya belum terbuka,” ungkapnya.

Selain itu, proses sosialisasi terkait surat edaran Pemko, menurut Andi kurang tepat jika dilakukan dengan tatap muka. Karena hal tersebut akan bersinggungan dengan Perwal tentang protokol kesehatan.

“Langkah yang kita lakukan kedepan, akan membuat slebaran. Yang mana nanti akan kita teruskan kepada lurah dan kepling,” ujarnya.

Andi juga membeberkan, sebelumnya Kecamatan Helvetia sudah pernah menyalurkan bantuan sembako dalam bentuk pangan.

“Pada bulan Mei sampai Juni kita lakukan kemaren, tapi setelah itu tidak ada lagi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengeluarkan surat ederan perihal bantuan berupa uang senilai Rp 15 juta untuk keluarga korban yang meninggal akibat terpapar covid 19. (wol/man/data3)

Editor: Agus Utama

Iklan