Bulan Inklusi Keuangan 2020, Pengrajin Sumut Dibekali Literasi Keuangan dan Digital

Foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Upaya menjadikan ekonomi kreatif sebagai kekuatan ekonomi nasional membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Salah satu bentuknya adalah membekali para pelaku ekonomi kreatif dengan keahlian yang relevan saat ini, seperti digital dan literasi keuangan.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara Nawal Edy Rahmayadi saat membuka Webinar Sosialisasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan Marketplace kepada UMKM binaan Dekranasda se-Sumut dalam rangka Peringatan Bulan Inklusi Keuangan 2020, Senin (5/10).

“Karena itu, Dekranasda sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya webinar ini. Hal ini menjadi komitmen dan sinergi bersama mendukung eksistensi dan kemajuan pelaku usaha kreatif di Sumut,” ujar Nawal didampingi Wakil Ketua Dekranasda Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Kekuatan ekonomi kreatif Sumut, khususnya kriya atau kerajinan tangan, menurut Nawal, tidak hanya terletak pada melimpahnya bahan baku. Tetapi juga keunikan tradisi dan budaya yang tercermin dalam hasil kerajinan.

“Dekranasda berkomitmen untuk terus mendukung pelaku ekonomi kreatif Sumut untuk menguatkan branding nasional dan meningkatkan kesejahteraan pengrajin,” ucapnya.

iklan

Direktur Utama PT Bank Sumut, Muchammad Budi Utomo, menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa komit menyalurkan kredit sehat dan tepat sasaran terhadap sektor UMKM. Penyaluran KUR oleh Bank Sumut akhir September 2020, lanjut Budi, sebesar Rp1,1 triliun dan kredit UMKM lainnya Rp856 miliar dengan jumlah nasabah 33.063 debitur.

“Selain akses permodalan, PT Bank Sumut juga mendukung pengembangan UMKM melalui pembinaan, membantu promosi usaha, pengadaan sentra UMKM. Ke depan, kami juga akan siapkan pojok UMKM untuk membantu promosi dan perluas pangsa pasar, serta peningkatan penjualan melalui online,” terang Budi.

Kepala OJK Regional V Sumut, Yusup Ansori, menjelaskan bahwa Bulan Inklusi Keuangan yang diperingati pada bulan Oktober bertujuan mendorong perluasan akses keuangan bagi masyarakat serta mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN). Tema yang diangkat adalah Satukan Aksi Keuangan Inklusif untuk Indonesia Maju (AKSESSKU).

“Untuk mempercepat pemerataan dan perluasan akses keuangan bagi masyarakat telah dibentuk TPAKD. Alhamdulillah, per Maret 2020, TPAKD Provinsi Sumut dan seluruh kabupaten/kota telah terbentuk,” tutur Yusup.

Salah satu program TPAKD adalah mewujudkan UMKM yang bermartabat dan bersaing global. Untuk itu, kata Yusup, webinar yang terselenggara atas kerja sama dengan Dekranasda Sumut, TPAKD Sumut, dan PT Bank Sumut bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta asistensi menuju platform digital atau marketplace. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

Iklan