Berkas Gugatan Bawaslu Medan Tak Lengkap, Tren Positif Covid-19 Sumut, Tahanan Polsek Sunggal Tewas

Ilustrasi (WOL Photo)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Sidang gugatan yang diajukan oleh GNPF-Ulama kepada Bawaslu Medan dan KPU Medan terkait penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020 digelar di Ruang Cakra V, Pengadilan Negeri Medan, Selasa (10/6).

Sidang gugatan ini dipimpin oleh majelis hakim yang Diketuai Denny L Tobing dan dua hakim anggota, Morgan Simanjuntak dan Saidin Bagariang.

Berdasarkan pantaun Waspada Online, sidang gugatan ini dihadiri oleh penggugat yaitu GNPF-Ulama Sumut, dan tergugat, KPU Medan maupun Bawaslu Medan.

Baca Selengkapnya

Tren Positif Kasus Covid-19 di Sumut

iklan

Angka perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara terus membaik, termasuk angka kesembuhan yang terus meningkat dan angka kematian dan kasus positif yang berhasil ditekan. Hal tersebut karena upaya penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilakukan.

Demikian disampaikan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi saat mengikuti video conference bersama Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan sejumlah gubernur lainnya dari Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (5/10).

Gubsu menyampaikan kondisi di Sumut mengalami tren perbaikan sejak langkah operasi penegakan disiplin protokol kesehatan dilakukan di sejumlah tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan seperti pasar, rumah makan, tempat hiburan, dan kawasan jalanan. Disebutkan, ada penurunan pada sepekan terakhir ini di Sumut karena terus operasi (razia) protokol kesehatan.

Baca Selengkanya

Penjelasan Kapolsek Sunggal Soal Meninggalnya Tahanan

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak, membantah kematian tersangka JDK akibat dianiaya oknum petugas, Selasa (6/10)

Budiman mengatakan, awalnya tersangka ditahan di RTP Polsek Medan Sunggal atas kasus pencurian dengan kekerasan dengan modus mengaku sebagai petugas kepolisian bersama dengan beberapa orang temannya.

Menurutnya, setelah ditahan tersangka JDK mengalami sakit beberapa kali, yaitu pada 23 September 2020, tersangka mengalami sakit dengan keluhan lambung dan kepala selanjutnya penyidik membawa tersangka ke RSU Bhayangkara Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan setelah diperiksa dokter, tersangka diperbolehkan pulang.

Baca Selengkapnya

(Wol/Ega/data3)

Iklan