Aulia Rahman Bersama Fitriani Manurung Silaturahmi ke Majelis Taklim Al Hikmah

WOL Photo
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Majelis Ta’lim DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Dr Hj Fitriani Manurung SPd MPd mendampingi Calon Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman SE bersilaturahmi dan berkunjung ke Majelis Taklim Al Hikmah di Medan Sunggal.

Di hadapan puluhan ibu pengajian Al Hikmah di Medan Sunggal, Fitriani Manurung, mensosialisasikan Kolaborasi Medan Berkah sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang maksimal di Kota Medan. Serta mengajak kalangan ibu Majelis Taklim untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Kota Medan 2020 yang akan dilaksanakan pada Desember mendatang.

“Saat ini Kota Medan membutuhkan seluruh elemen masyarakat tak terkecuali Ibu-ibu untuk menentukan nasib Kota Medan ke depan. Jangan sampai kita tidak peduli dan malah membuat Kota Medan semakin terpuruk ke depannya. Untuk itu mari kita pilih pemimpin yang mampu membuat Kota Medan lebih maju kedepannya,” ucap Fitriani Manurung, Kamis (29/10).

Selain itu alumnus Progam Doktoral Universitas Negeri Medan yang akrab dipanggil Bunda Fitri tersebut, menyampaikan bahwa sudah waktunya Medan berbenah dan perbaiki agar kerusakannya tidak lebih parah lagi.

“Terlalu banyak persoalan sosial di Medan yang butuh penanganan segera, dan salah satu cara untuk membenahi Kota Medan kita mulai dengan memilih pemimpin yang visioner, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap nasib Kota Medan,” Imbuh Bunda Fitri.

iklan

Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman, mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan ibu-ibu pengajian Al Hikmah. Dirinya akan sekuat tenaga memberikan sumbangsih yang terbaik untuk masyarakat jika diizinkan memimpin Kota Medan bersama Bobby Nasution.

Selain menyampaikan visi, misi, dan Progam Kolaborasi Medan Berkah, Aulia Rahman juga menyerap aspirasi dari anggota majelis Taklim Al Hikmah, dan hal tersebut tentu disambut oleh ibu-ibu untuk menyampaikan aspirasi.

Dan yang paling banyak disampaikan adalah terkait bantuan sosial yang tidak tepat sasaran atau bahkan salah sasaran.

“Tolonglah Pak nanti kalau jadi pemimpin di Kota Medan persoalan pendataan penerima bansos ditata ulang karena tidak tepat sasaran,” ujar salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut Aulia Rahman berjanji kedepannya akan menata kelola pendataan penerima Bansos agar tepat sasaran.

“Insya Allah ke depannya akan kita perbaiki,” tukas Aulia Rahman.(wol/ryan/data3)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan